Polres Kuningan Gandeng Disnakertrans, Program Poliran Buka Akses Kerja bagi Pengangguran
- account_circle Redaksi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

KUNINGAN, INC MEDIA – Polres Kuningan memperkuat kepedulian terhadap persoalan pengangguran melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Program ini diarahkan untuk membantu masyarakat usia produktif memperoleh akses informasi dan kesempatan kerja sesuai keterampilan serta bidang keahlian masing-masing.
Sebagai langkah konkret, Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah melakukan kunjungan sekaligus koordinasi dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan, H. Toto Toharuddin, Kamis (5/11/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Disnakertrans Kabupaten Kuningan, Jalan R.E. Martadinata, Desa Kertawangunan, Kecamatan Sindangagung, tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Kompol Eryda didampingi Kasat Binmas AKP Nurjani, Kasat Reskrim AKP Abdul Azis, serta sejumlah personel Polres Kuningan.
Poliran Dorong Akses Kerja bagi Masyarakat
Kompol Eryda Kusumah menjelaskan, program Poliran merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, termasuk pengangguran. Melalui program tersebut, kepolisian berupaya mengambil peran dengan menjembatani masyarakat usia produktif agar lebih mudah memperoleh informasi mengenai peluang kerja.
“Melalui program Polisi Peduli Pengangguran ini, kami ingin hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berupaya menjembatani warga usia produktif agar mendapatkan informasi dan kesempatan kerja sesuai dengan keterampilan, kemampuan, serta bidang keahlian yang dimiliki,” ungkap Kompol Eryda.
Menurutnya, persoalan pengangguran tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan satu institusi. Dibutuhkan kerja sama lintas sektor, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, perusahaan, hingga elemen masyarakat.
Karena itu, koordinasi dengan Disnakertrans diharapkan dapat membuka ruang kerja sama dalam memperoleh informasi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Data lowongan pekerjaan tersebut nantinya dapat membantu masyarakat menemukan peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi mereka.
“Kami berharap melalui koordinasi dengan Disnakertrans, nantinya dapat terbangun kerja sama dalam mendata perusahaan yang akan membuka lowongan pekerjaan di Kabupaten Kuningan. Dengan begitu, masyarakat bisa memperoleh akses informasi pekerjaan secara lebih mudah dan tepat sasaran,” tambahnya.
Tinjau Pelatihan, Dorong Keterampilan dan Kemandirian Ekonomi
Selain melakukan koordinasi, Wakapolres Kuningan juga meninjau langsung kegiatan pelatihan pra kerja yang diselenggarakan Disnakertrans Kabupaten Kuningan.
Sejumlah bidang pelatihan yang dikunjungi meliputi otomotif, menjahit, komputer, serta pembuatan aneka kue. Pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Peningkatan keterampilan dinilai penting karena kesempatan kerja tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lowongan, tetapi juga kemampuan calon tenaga kerja memenuhi kebutuhan perusahaan maupun dunia usaha.
Di sisi lain, keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan juga dapat dimanfaatkan untuk merintis usaha mandiri. Dengan demikian, masyarakat memiliki alternatif untuk meningkatkan pendapatan dan mengembangkan potensi ekonomi tanpa harus selalu bergantung pada lowongan pekerjaan formal.
Kompol Eryda berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan secara maksimal sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh benar-benar memberikan manfaat setelah kegiatan selesai.
“Harapan kami, para peserta pelatihan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mendapatkan pekerjaan ataupun membuka usaha mandiri. Polri akan terus mendorong kolaborasi dan kepedulian sosial agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Sinergi Jadi Kunci Mengurangi Pengangguran
Program Poliran menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.
Kolaborasi Polres Kuningan dengan Disnakertrans diharapkan mampu mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Langkah tersebut juga membuka peluang bagi warga untuk meningkatkan kompetensi melalui pelatihan kerja.
Ke depan, keberhasilan program ini tentu membutuhkan tindak lanjut yang nyata, terutama dalam penyediaan informasi lowongan kerja, pendataan pencari kerja, serta penguatan hubungan dengan perusahaan di Kabupaten Kuningan.
Melalui sinergi tersebut, Polres Kuningan berharap program Polisi Peduli Pengangguran dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan mendorong masyarakat usia produktif menjadi tenaga kerja yang kompeten, mandiri, serta memiliki daya saing.
Pewarta: Wahidin
- Penulis: Redaksi



