Mahasiswa KKM Uniba Pasang Papan Edukasi Bahaya Narkoba di Desa Pulo Panjang
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

Pulo Panjang, INC MEDIA — Bahaya narkoba menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok Bidang 3 Universitas Bina Bangsa (UNIBA). Mereka memasang papan informasi edukatif tentang bahaya narkotika di kawasan Desa Pulo Panjang pada Kamis, 30 Juli, sekitar pukul 14.00 WIB.
Langkah tersebut menjadi bagian dari program kerja Bidang 3 yang bergerak pada sektor sosial, hukum, dan kesehatan masyarakat. Mahasiswa memilih edukasi publik sebagai salah satu cara preventif untuk memperkuat kesadaran warga, terutama kalangan remaja, terhadap risiko penyalahgunaan narkoba.
Bahaya Narkoba Perlu Dicegah Sejak Dini
Pemasangan papan informasi bahaya narkoba dilakukan di lokasi strategis yang kerap dilalui masyarakat dan menjadi titik aktivitas warga serta remaja. Pemilihan lokasi itu bertujuan agar pesan pencegahan dapat dibaca secara berulang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Bagi mahasiswa KKM, pencegahan tidak cukup hanya melalui penyuluhan yang berlangsung sesaat. Edukasi juga perlu hadir di ruang publik agar masyarakat memperoleh informasi secara konsisten.
Papan tersebut menyajikan sejumlah informasi penting mengenai narkotika. Materinya mencakup pengenalan jenis-jenis narkoba, dampak penyalahgunaan terhadap kesehatan fisik dan mental, serta ancaman hukum bagi pihak yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Informasi mengenai layanan pengaduan dan rehabilitasi juga dicantumkan. Dengan demikian, papan edukasi tidak hanya memberikan peringatan, tetapi juga membuka informasi mengenai langkah yang dapat ditempuh masyarakat ketika menemukan persoalan terkait narkoba.
Mahasiswa KKM Dorong Edukasi Bahaya Narkoba
Koordinator KKM Bidang 3, Niken Syachbillah Virjusep, menjelaskan bahwa pemasangan papan informasi tersebut berangkat dari pentingnya edukasi visual yang mudah dipahami dan dapat dilihat masyarakat setiap hari.
Menurut dia, materi dalam papan informasi dirancang agar warga memperoleh pemahaman dasar mengenai jenis narkoba, dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi hukum yang dapat dihadapi pelaku.
Papan tersebut juga memuat imbauan agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan Desa Pulo Panjang dari ancaman peredaran gelap narkoba.
Program bahaya narkoba ini, kata Niken, disusun berdasarkan hasil observasi mahasiswa selama menjalankan kegiatan KKM. Observasi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan informasi publik sebagai bagian dari upaya membangun kewaspadaan masyarakat di tingkat desa.
Melalui media visual yang sederhana, mahasiswa berharap pesan pencegahan dapat diterima berbagai kelompok masyarakat.
Edukasi tersebut juga diharapkan mampu mendorong warga untuk tidak bersikap pasif ketika mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungan sekitar.
Bahaya Narkoba Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Upaya pencegahan narkoba tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum. Keluarga, sekolah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan berbagai elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.
Karena itu, keberadaan papan informasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai simbol kegiatan KKM. Pesan yang disampaikan perlu menjadi pengingat bersama agar masyarakat terus membangun kepedulian terhadap masa depan generasi muda.
Kegiatan mahasiswa KKM Bidang 3 itu mendapat respons positif dan dukungan dari perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat. Dukungan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat gerakan pencegahan di tingkat lingkungan.
Warga juga berharap papan edukasi bahaya narkoba dapat dimanfaatkan secara maksimal. Informasi yang terpampang di ruang publik diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan sekaligus mendorong masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Pencegahan sejak dini menjadi langkah penting. Sebab, lingkungan yang memiliki pengetahuan dan kepedulian lebih kuat akan lebih siap menghadapi ancaman narkoba.
Mahasiswa KKM UNIBA melalui kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berbentuk pembangunan fisik. Edukasi, kesadaran hukum, dan penguatan kesehatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun desa yang aman, sehat, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
(Red)
- Penulis: Redaksi







