Kebakaran Gudang Wifi Dipadamkan Polsek Seltim Bersama Damkar Kota Cirebon
- account_circle Asep Suparman
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Cirebon Kota, INC MEDIA – Kebakaran Gudang Wifi milik PT Quantum Nusatama di Jalan Lapangan Udara Penggung Selatan RT 001 RW 007, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, berhasil dipadamkan setelah masyarakat, perangkat lingkungan, kepolisian, dan Pemadam Kebakaran Kota Cirebon bergerak cepat, Rabu (09/09/2026).
Respons cepat tersebut menjadi faktor penting dalam mengendalikan api yang sempat membesar dan merembet ke bangunan penyimpanan perlengkapan Wifi.
Kebakaran Gudang Wifi Kembali Membesar
Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 11.45 WIB. Sebelumnya, api muncul di area belakang gudang setelah dilakukan pembakaran sampah sekitar pukul 09.00 WIB.

Petugas kepolisian bersama warga melakukan pengecekan di lokasi kebakaran Gudang Perlengkapan Wifi PT Quantum Nusatama di Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon. Petugas Damkar dan kepolisian turut memastikan kondisi bangunan setelah api berhasil dipadamkan. (Foto: Ist/INC MEDIA)
Api yang semula diduga telah padam ternyata kembali menyala beberapa jam kemudian. Kobaran api kemudian membesar hingga merembet ke bangunan yang digunakan untuk menyimpan perlengkapan Wifi.
Informasi mengenai kejadian tersebut segera disampaikan kepada Ketua RT setempat. Laporan itu kemudian dikoordinasikan dengan kepolisian dan Pemadam Kebakaran Kota Cirebon agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.
Situasi tersebut menunjukkan pentingnya kewaspadaan terhadap aktivitas pembakaran sampah. Api yang terlihat kecil sekalipun dapat kembali menyala apabila masih terdapat bara dan material mudah terbakar di sekitarnya.
Polsek Cirebon Selatan Timur Bergerak ke Lokasi
Setelah menerima informasi, personel Polsek Cirebon Selatan Timur langsung mendatangi lokasi.
Personel yang dipimpin Panit I Reskrim IPTU F. Heru, S.H., bersama piket Reskrim dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalijaga melakukan pengecekan di lokasi sekaligus mendukung koordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon.
Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penanganan kebakaran Gudang Wifi tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai unsur.
Menurutnya, masyarakat dan perangkat lingkungan berperan penting dalam menyampaikan informasi awal. Kepolisian kemudian membantu memastikan koordinasi dengan instansi terkait berjalan sehingga proses pemadaman dapat segera dilakukan.
Kesaksian Karyawan PT Quantum Nusatama
Saksi pertama, Achmad Alawy, karyawan swasta, menerangkan bahwa dirinya sebelumnya melakukan pembakaran sampah di belakang gudang penyimpanan perlengkapan Wifi sekitar pukul 09.00 WIB.
Setelah itu, ia meninggalkan lokasi karena mengira api telah padam. Namun, beberapa jam kemudian api kembali menyala dan membesar.
Kobaran api selanjutnya merembet hingga membakar bangunan gudang.
Melihat kondisi tersebut, Achmad segera memberitahukan kejadian kepada Ketua RT setempat, Saripudin, yang berada di sekitar depan gudang.
Langkah tersebut membuat informasi mengenai kebakaran dapat segera diteruskan kepada pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran.
Ketua RT Teruskan Informasi Kebakaran
Saksi kedua, Saripudin selaku Ketua RT 001 RW 007 Kelurahan Kalijaga, menerangkan bahwa dirinya menerima informasi dari Achmad Alawy mengenai kebakaran Gudang Perlengkapan Wifi PT Quantum Nusatama.
Setelah menerima informasi tersebut, Saripudin langsung meneruskannya kepada pihak kepolisian dan Pemadam Kebakaran Kota Cirebon.
Koordinasi cepat itu menjadi bagian penting dalam proses penanganan. Petugas pemadam kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman terhadap api yang telah membakar bangunan gudang.
Tiga Unit Damkar Dikerahkan
Pemadam Kebakaran Kota Cirebon mengerahkan tiga unit mobil pemadam untuk menangani kobaran api.
Di lokasi, personel Polsek Cirebon Selatan Timur melakukan pengecekan sekaligus mendukung koordinasi selama proses penanganan berlangsung.
Kolaborasi tersebut akhirnya berhasil mengendalikan api hingga kebakaran Gudang Wifi dapat dipadamkan.
Keberhasilan penanganan ini sekaligus memperlihatkan bahwa kecepatan laporan masyarakat memiliki peran penting dalam menghadapi situasi darurat. Semakin cepat informasi diterima petugas, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan.
Polisi Ingatkan Bahaya Pembakaran Sampah
Polsek Cirebon Selatan Timur mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya ketika melakukan aktivitas yang melibatkan api.
Masyarakat diminta tidak meninggalkan api sebelum benar-benar dipastikan padam. Bara yang masih tersisa dapat kembali menyala dan menyebar ke material yang mudah terbakar.
Polisi juga meminta warga segera menyampaikan informasi apabila melihat api, asap, atau kondisi lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Masyarakat dapat menghubungi Layanan Polisi 110 agar informasi segera diterima petugas dan dapat dikoordinasikan dengan instansi terkait.
Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H., mengapresiasi kerja sama masyarakat, perangkat lingkungan, kepolisian dan Pemadam Kebakaran Kota Cirebon dalam menangani kejadian tersebut.
“Kecepatan informasi dan kerja sama seluruh pihak sangat membantu proses pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Kami mengajak masyarakat apabila menemukan kebakaran atau melihat tanda-tanda kebakaran agar segera menghubungi Layanan Polisi 110 sehingga petugas dapat segera merespons dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas. Kewaspadaan masyarakat, kecepatan melaporkan kejadian, serta koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting untuk mencegah api berkembang dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
(Asep/Wahidin)
- Penulis: Asep Suparman
- Editor: Wahidin







