Breaking News

Modus Licik! 13 Motor Curian Disamarkan dengan Kardus Buku, Sopir Truk Ditangkap

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
  • print Cetak

Jakarta (incmedia.site) — Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor yang semakin canggih. Baru-baru ini, polisi berhasil menggagalkan pengiriman 13 unit sepeda motor diduga hasil curian yang hendak dikirim ke Bengkulu dengan modus licik: disamarkan dalam kardus berisi buku!

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Aksi ini terbongkar pada Senin, 24 Februari 2025, ketika petugas kepolisian mencurigai sebuah truk putih bernopol BD 8573 P di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Setelah dihentikan dan diperiksa, isi truk ternyata bukan hanya buku, melainkan belasan motor berbagai merek seperti Honda Vario, Scoopy, Beat, hingga Yamaha Nmax.

BACA JUGA : Omped Ramadhan Race 2025: Gebrakan Balap Lari Malam Hari yang Bikin Desa Bagelen Pecah!

Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, menjelaskan bahwa sopir truk berinisial AMR (45) menerima upah Rp500.000 per unit jika berhasil mengantar motor-motor tersebut ke Bengkulu. Sayangnya, rencananya gagal setelah polisi mengendus modus penyamaran tersebut.

Selain AMR, polisi juga memburu seorang tukang angkut berinisial A yang membantu pengiriman motor curian itu. Sementara seorang pelaku lain berinisial I juga masih dalam pengejaran.

BACA JUGA : Korupsi APBTiyuh Terbongkar! Kepala Tiyuh Suka Jaya Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp272 Juta

Kini, AMR telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 480 KUHP tentang penadahan barang hasil kejahatan. Sementara itu, polisi bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk menelusuri nomor rangka dan mesin motor guna menemukan pemilik sahnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika kehilangan kendaraan. Jangan sampai menjadi korban sindikat pencurian motor yang semakin nekat! (*)

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri PKP Serahkan 1.975 Rumah Subsidi untuk Guru Ngaji dan Dai

    Menteri PKP Serahkan 1.975 Rumah Subsidi untuk Guru Ngaji dan Dai

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Dukungan Nyata Pemerintah untuk Dai dan Guru Ngaji Jakarta, INC MEDIA – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan menyerahkan 1.975 unit rumah subsidi kepada guru ngaji, dai, dan tokoh agama. Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan langsung bantuan tersebut saat menghadiri Milad ke-50 Majelis Ulama Indonesia (MUI) […]

  • Kepala Pekon di Pringsewu Ditahan, Diduga Korupsi Dana Desa Hampir Setengah Miliar

    Kepala Pekon di Pringsewu Ditahan, Diduga Korupsi Dana Desa Hampir Setengah Miliar

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pringsewu, INC MEDIA – Tim Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Pringsewu resmi menahan Kepala Pekon (Kepala Desa) Sukoharjo III Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, berinisial GN, atas dugaan penyalahgunaan dana desa sebesar hampir Rp500 juta. Penetapan tersangka dan penahanan ini diumumkan langsung oleh Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra dalam konferensi pers yang […]

  • Anggota DPRD Lampung Disiram Air Genangan Saat Tinjau Jalan Rusak, Aksi Warga Ini Bikin Tawa

    Anggota DPRD Lampung Disiram Air Genangan Saat Tinjau Jalan Rusak, Aksi Warga Ini Bikin Tawa

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INC Media — Beredar video yang memperlihatkan momen Anggota DPRD Lampung, Mukhlis Basri, disiram air genangan dijalan rusak oleh seorang warga. Peristiwa ini terjadi saat Mukhlis Basri dan rombongan meninjau jalan rusak. Momen unik terjadi saat Ketua Komisi IV DPRD Lampung, Mukhlis Basri, meninjau kondisi jalan rusak di ruas Bangunrejo-Kalirejo, Lampung Tengah. BACA JUGA : Pemkab […]

  • 2 Spesialis Bobol Alfamart Berhasil Diringkus Tekab 308 Polsek Padang Cermin, 3 Buron !!

    2 Spesialis Bobol Alfamart Berhasil Diringkus Tekab 308 Polsek Padang Cermin, 3 Buron !!

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran (incmedia.site) — Unit Reskrim Tekab 308 Presisi Polsek Padang Cermin, dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Sofian S, S.H., dengan dukungan dari Tekab 308 Presisi Polresta Bandar Lampung dan Tekab 308 Presisi Polsek Teluk Betung Selatan, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Alfamart Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Rabu […]

  • Polsek Gedong Tataan Kawal Ketat Festival Budaya Desa Bagelen, Pastikan Kegiatan Berlangsung Aman dan Kondusif

    Polsek Gedong Tataan Kawal Ketat Festival Budaya Desa Bagelen, Pastikan Kegiatan Berlangsung Aman dan Kondusif

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Guna memastikan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Gedong Tataan Polres Pesawaran,—Polda Lampung melaksanakan pengamanan secara menyeluruh kegiatan Festival Budaya dalam rangka HUT Desa Bagelen Ke-120, Minggu (29/6/2025). Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Gedong Tataan, Kompol Mulyadi Yakub, S.Pd., yang mengerahkan Puluhan personel untuk mengamankan seluruh jalur pawai budaya […]

  • Hampir Tiga tahun kasus dugaan ijasah palsu aparat desa, di kejari pesawaran Mak jelas

    Hampir Tiga tahun kasus dugaan ijasah palsu aparat desa, di kejari pesawaran Mak jelas

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, (INC MEDIA) — Sudah tiga tahun berlalu sejak kasus dugaan penggunaan dokumen palsu berupa fotokopi ijazah yang dilakukan oleh empat perangkat Desa Pekondoh, Kecamatan Way Lima, dilaporkan pada tahun 2022 lalu, Namun hingga awal tahun 2025, kasus ini belum menunjukkan kejelasan hukum dan terkesan Mak (tidak-Red) jelas.  Keempat perangkat desa yang diduga menggunakan dokumen […]

expand_less