IAWP 2026, Polwan Indonesia Perkuat Wawasan dan Jejaring Internasional Hadapi Kejahatan Perdagangan Orang
- account_circle Helmy
- calendar_month 39 menit yang lalu
- print Cetak

BADUNG, BALI, INC MEDIA — International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 menjadi ruang strategis bagi polisi wanita (Polwan) dari berbagai negara untuk bertukar pengalaman, memperluas wawasan, sekaligus memperkuat jejaring profesional dalam menghadapi tantangan kejahatan lintas negara.
Salah satu isu yang mendapat perhatian dalam forum internasional tersebut adalah tindak pidana perdagangan orang atau trafficking, termasuk modus yang menyasar perempuan melalui skema mail ordered bride.
Dalam kegiatan tersebut, Kompol Riza Sativa tampil sebagai salah satu pembicara dengan membawakan materi bertajuk “Trafficking Case Study Involving a ‘Mail Ordered Bride’”.
Dalam pemaparannya, Kompol Riza menjelaskan karakteristik kasus perdagangan orang dengan modus mail ordered bride, termasuk potensi kerentanan perempuan Indonesia yang dapat menjadi sasaran kejahatan tersebut.
“Wanita Indonesia menjadi salah satu sasaran dari tindak pidana kejahatan ini. Jadi, kita memang harus berhati-hati dan waspada terhadap ancaman trafficking tersebut,” ujar Kompol Riza Sativa.
IAWP 2026 Perkuat Pertukaran Pengetahuan
Menurut Kompol Riza, forum seperti IAWP tidak hanya menjadi panggung untuk menyampaikan pengalaman penanganan perkara, tetapi juga menjadi kesempatan bagi aparat penegak hukum untuk mempelajari pendekatan dan praktik dari negara lain.
Pertukaran pengalaman tersebut dinilai penting mengingat perdagangan orang merupakan kejahatan yang dapat melibatkan jaringan dan yurisdiksi lintas negara.
Kompol Riza berharap keterlibatan Polwan Indonesia dalam forum internasional dapat terus berkembang, termasuk dengan semakin banyaknya Polwan yang memperoleh kesempatan menjadi pembicara dalam forum kepolisian internasional.
“Harapan saya, semoga ke depan rekan-rekan kolega saya juga bisa menjadi pembicara di acara yang serupa, baik IAWP maupun acara-acara yang terkait dengan kepolisian lainnya,” katanya.
Polwan Indonesia Didorong Perkuat Jejaring Internasional
Sementara itu, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menilai IAWP Conference 2026 menjadi momentum penting bagi Polwan Indonesia untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring profesional dengan polisi wanita dari berbagai negara.
“Kegiatan IAWP 2026 menjadi momentum strategis bagi Polwan Indonesia untuk memperluas wawasan, membangun jejaring profesional, serta memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan Polwan dari berbagai negara,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.
Menurutnya, interaksi dalam forum internasional tersebut dapat membuka ruang pertukaran pengalaman mengenai berbagai tantangan kepolisian, termasuk penanganan kejahatan yang memiliki dimensi lintas negara.
Pertukaran informasi dan pengalaman tersebut diharapkan memberikan perspektif baru bagi Polwan Indonesia dalam menjalankan tugas sekaligus mendukung penguatan komunikasi dan kerja sama kepolisian antarnegara.
IAWP Conference 2026 dengan demikian tidak hanya menjadi forum pertemuan Polwan dari berbagai belahan dunia, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas, profesionalisme, dan jaringan kerja sama dalam menghadapi perkembangan kejahatan yang semakin kompleks.
By: Helmy
- Penulis: Helmy







