Akses Permodalan UMKM Diperkuat, Pemkab Lampung Barat Gandeng OJK Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
- account_circle Irfan - Way Kanan
- calendar_month 54 menit yang lalu
- print Cetak

Lampung Barat, INC MEDIA – Akses Permodalan UMKM menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam memperkuat perekonomian daerah. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Business Matching UMKM, pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung berupaya membuka peluang pembiayaan yang lebih luas, aman, dan berkelanjutan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Kegiatan yang digelar di Aula Kagungan Setdakab Lampung Barat, Senin (27/07/2026), dibuka langsung oleh Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin. Acara tersebut turut dihadiri Ketua OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy serta diikuti sekitar 150 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Barat.
Akses Permodalan UMKM Jadi Prioritas Pemerintah Daerah
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mad Hasnurin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berkomitmen menggerakkan roda perekonomian dari tingkat bawah melalui penguatan sektor UMKM. Salah satu langkah strategis yang ditempuh ialah menjalankan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Lampung Barat Tahun 2026.
“Tujuan utamanya memperluas akses keuangan dan permodalan formal bagi pelaku UMKM. Kita menyadari bersama bahwa salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan UMKM adalah keterbatasan akses terhadap permodalan yang mudah, cepat, dan aman,” ujar Mad Hasnurin.
Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, OJK Provinsi Lampung, dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan berbagai skema pembiayaan formal lainnya, pemerintah ingin memastikan pelaku UMKM memiliki pilihan pendanaan yang legal, terjangkau, dan tidak lagi bergantung pada sumber pembiayaan nonformal yang berpotensi membebani usaha mereka.
Business Matching Dorong UMKM Naik Kelas
Mad Hasnurin menilai kegiatan sosialisasi dan business matching ini menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha. Dengan akses pembiayaan yang semakin terbuka, pelaku usaha diharapkan mampu memperbesar skala bisnis, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ia juga mengajak seluruh lembaga perbankan dan institusi jasa keuangan agar terus menghadirkan layanan yang mudah diakses, disertai pendampingan yang berkelanjutan kepada para pelaku usaha.
Sementara kepada peserta, Wakil Bupati mengingatkan agar memanfaatkan forum business matching sebagai sarana membangun kemitraan dan memperoleh informasi pembiayaan yang tepat.
“Jalin kerja sama yang erat, serap informasi seluas-luasnya, dan jadilah wirausaha yang tangguh, mandiri, serta mampu bersaing,” katanya.
TPAKD Perkuat Ekonomi Daerah Melalui UMKM
Ketua pelaksana kegiatan, Pirwan, menjelaskan bahwa sosialisasi dan business matching merupakan implementasi nyata program kerja TPAKD Kabupaten Lampung Barat dalam memperluas inklusi keuangan di daerah.
Menurutnya, UMKM selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Namun, keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi kendala utama yang menghambat pertumbuhan usaha.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggandeng OJK Provinsi Lampung dan BPD Lampung agar pelaku UMKM lebih mudah memperoleh layanan keuangan formal, sekaligus mendapatkan pendampingan yang berkesinambungan.
“Dengan adanya pendampingan dan akses pembiayaan, diharapkan UMKM di Lampung Barat dapat tumbuh lebih cepat, berdaya saing, dan berkontribusi langsung terhadap peningkatan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator sektor jasa keuangan, dan perbankan diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Dengan semakin luasnya akses pembiayaan formal, UMKM Lampung Barat memiliki peluang lebih besar untuk berkembang, menciptakan lapangan kerja, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
(Irfan/Rls)
- Penulis: Irfan - Way Kanan
- Editor: Euis Novana, SH




