Breaking News

Tanpa BPJS, Dua Warga Tubaba Terbaring Sakit Tanpa Harapan: Akankah Ada Uluran Tangan?

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
  • print Cetak

Tulang Bawang Barat, INC MEDIA – Di tengah gencarnya program kesehatan nasional, masih ada warga yang terjebak dalam kesulitan tanpa akses layanan medis yang layak. Dua pasien dari Tiyuh berbeda di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kini berjuang melawan sakit parah, tetapi terkendala biaya karena BPJS mereka tidak lagi aktif.

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Salah satu pasien, warga Tiyuh Gunung Katun Malay, menderita maag akut yang semakin parah. Tubuhnya terus-menerus demam, dan ia mengalami kesulitan buang air besar maupun kecil. Ia sempat dirawat di RSUD Tubaba dengan biaya umum, tetapi keterbatasan ekonomi membuatnya tak mampu melanjutkan pengobatan. Pihak rumah sakit telah memberikan keringanan sebesar Rp 800.000, namun itu belum cukup untuk menutupi kebutuhan medisnya.

Dulunya, pasien ini memiliki BPJS gratis yang dibiayai oleh APBD Tubaba. Namun, saat kartu BPJS itu dinonaktifkan, keluarga tak sanggup membayar tunggakan agar bisa kembali digunakan.

“Kami sudah berusaha, tapi biaya yang harus dibayarkan terlalu besar untuk kami. Untuk biaya rumah sakit saja, kami harus mengumpulkan uang dari keluarga besar,” ujar salah satu anggota keluarga pasien, Jumat (28/3/2025).

BACA JUGA : Perkuat Sinergi Media dan Kepolisian, Intelkam Polda Lampung Gelar Buka Puasa Bersama FKW-KP

Kondisi pasien saat ini kian memburuk. Ia hanya bisa terbaring lemah, menanti keajaiban agar dapat kembali menjalani pengobatan. Semangatnya untuk sembuh masih kuat, tetapi tanpa bantuan pemerintah, harapan itu semakin redup.

Kasus Serupa di Panaragan Jaya

Di tempat berbeda, Sukiah, warga Kelurahan Panaragan Jaya, RT 001 RW 008, juga menghadapi penderitaan serupa. Ia menderita stroke berat yang membuat separuh tubuhnya lumpuh. Parahnya lagi, penyakit ini telah merambah ke matanya, menyebabkan rasa panas luar biasa sejak dua tahun lalu.

Sukiah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Assyifa, tetapi karena keterbatasan biaya dan BPJS yang tidak aktif, pengobatan itu terhenti. Sejak saat itu, kondisi kesehatannya terus menurun.

Suaminya, Amaludin, kini tak berdaya untuk membiayai perawatan istrinya. Ia hanya bisa berharap kepada pemerintah agar BPJS istrinya dapat diaktifkan kembali.

“Saya sudah tak mampu lagi membiayai pengobatan istri saya. Harapan saya hanya satu, pemerintah bisa membantu mengaktifkan BPJS agar ia bisa berobat lagi,” ucap Amaludin dengan suara penuh harap.

Keluarga Sukiah juga menuturkan bahwa selama ini mereka belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah Tubaba. Mereka hanya ingin keadilan dan perhatian bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Harapan untuk Pemerintah dan Para Dermawan

Kisah dua pasien ini hanyalah potret kecil dari banyak warga yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan karena kendala administratif dan ekonomi. Akankah pemerintah daerah segera turun tangan untuk mengembalikan hak mereka atas layanan kesehatan?

BACA JUGA : 1.604 Aduan THR Masuk ke Kemnaker, Menaker: Perusahaan Bisa Kena Sanksi Berat!

Bagi para dermawan yang tergerak hatinya, inilah saatnya untuk berbagi kepedulian. Bantuan sekecil apa pun dapat menjadi harapan besar bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit.

Penderitaan mereka tidak seharusnya menjadi cerita yang dibiarkan berlalu begitu saja. Saatnya bertindak, sebelum harapan mereka benar-benar sirna.

(Wawan Hidayat)

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.604 Aduan THR Masuk ke Kemnaker, Menaker: Perusahaan Bisa Kena Sanksi Berat!

    1.604 Aduan THR Masuk ke Kemnaker, Menaker: Perusahaan Bisa Kena Sanksi Berat!

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Jakarta, INC MEDIA – Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerima 1.604 aduan terkait pembayaran THR. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengungkapkan bahwa laporan tersebut mencakup konsultasi dan dugaan pelanggaran oleh perusahaan. “Kami sudah menindaklanjuti sekitar 60 persen laporan. Namun, masih ada 127 pengaduan yang sedang kami verifikasi lebih lanjut,” […]

  • Propam Polri Undang Ketum PPWI Terkait Kapolres Pringsewu yang Ancam dan Lecehkan Wartawan

    Propam Polri Undang Ketum PPWI Terkait Kapolres Pringsewu yang Ancam dan Lecehkan Wartawan

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta (INC Media) — Propam Polri mengundang Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, dalam rangka klarifikasi terkait laporannya tentang Kapolres Pringsewu yang sudah melecehkan profesi jurnalis serta mengancam mengusir wartawan dari wilayah kerjanya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, perilaku buruk oknum Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, dilaporkan oleh Ketum PPWI itu ke […]

  • DPD GRIB JAYA Provinsi Lampung Gelar Rapat Kerja Daerah Se-Provinsi Lampung

    DPD GRIB JAYA Provinsi Lampung Gelar Rapat Kerja Daerah Se-Provinsi Lampung

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Metro, INC MEDIA — DPD GRIB JAYA Provinsi Lampung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) se-Provinsi Lampung, bertempat di halaman Gedung Gerasi Bus Generasi Tirta, Jln. Proklamasi 16A Mulyosari, Metro, Minggu (13/10/2024). Hadir dalam Rapat, Pembina dan Penasehat DPD GRIB Jaya Provinsi Lampung, Ketua DPD GRIB Jaya Provinsi Lampung S. Ramelan, Sekretaris DPD GRIB Jaya Provinsi […]

  • Klarifikasi Kades Cilimus – Dituduh Korupsi APBDes, Nurul Listiana Bantah Tegas

    Klarifikasi Kades Cilimus – Dituduh Korupsi APBDes, Nurul Listiana Bantah Tegas

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Klarifikasi Kades Cilimus menjadi sorotan publik setelah Kepala Desa Cilimus, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Nurul Listiana, menyampaikan bantahan tegas atas tudingan dugaan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2023 hingga 2025. Dalam keterangannya pada Kamis (23/4/2026), Nurul Listiana menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan anggaran desa telah dilaksanakan sesuai […]

  • Polres Pesawaran Berhasil Ungkap Kasus Misteri  Penemuan Mayat Terbungkus Kain Merah

    Polres Pesawaran Berhasil Ungkap Kasus Misteri Penemuan Mayat Terbungkus Kain Merah

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Misteri penemuan mayat laki-laki terbungkus kain merah di bawah jembatan di Sungai Binong, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada Selasa (20/8/2024) lalu, kini telah terungkap. Polisi berhasil meringkus dua dari tiga terduga pelaku pembunuh pria tersebut. Kedua pelaku itu adalah pasangan suami istri (Pasutri) inisial AK (24) dan NDR (21). Mereka kini telah […]

  • Tekab 308 Polsek Tegineneng Berhasil Ungkap Peredaran Narkotika 

    Tekab 308 Polsek Tegineneng Berhasil Ungkap Peredaran Narkotika 

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Tim Tekab 308 Polsek Tegineneng berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah Desa Gerning, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. Selasa (29/10/2024). Operasi ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna mencegah tindak Pidana serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat ( Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Tegineneng. Penangkapan dilakukan pada Selasa, […]

expand_less