Breaking News
light_mode

Organisasi Sehat untuk Rakyat: Pilar Perubahan dari Akar Desa

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
  • print Cetak

Oleh: Wawan Hidayat – Kepala Divisi Pengawasan DPP FORMADES

INC MEDIA — Dalam setiap denyut pembangunan, suara rakyat seharusnya menjadi kompas arah. Namun, kenyataan di lapangan masih menunjukkan ketimpangan: rakyat hanya dijadikan objek, bukan penggerak. Di sinilah pentingnya kehadiran organisasi yang sehat—bukan sekadar wadah, tetapi lokomotif perubahan yang benar-benar berpihak pada rakyat.

1. Apa Itu Organisasi Sehat?

Organisasi sehat bukan soal nama besar atau gemerlap atribut. Ia adalah entitas yang hidup dalam nilai, bekerja dengan etika, dan berpijak pada kepentingan masyarakat.

Ciri organisasi sehat antara lain:

Akuntabel dalam pengelolaan keuangan dan program,

Transparan dalam proses dan hasil keputusan,

Partisipatif, melibatkan anggota dan masyarakat secara aktif,

Memiliki mekanisme kontrol internal yang efektif,

• Dan berkomitmen pada kepentingan rakyat, bukan segelintir elit.

2. Mengapa Rakyat Butuh Organisasi yang Sehat?

Pembangunan sejati lahir dari bawah, bukan dari podium kekuasaan. Sayangnya, desa-desa kita masih terlalu sering menjadi sasaran kebijakan yang tidak melibatkan mereka sejak awal. Tanpa organisasi yang sehat, suara rakyat akan tenggelam di tengah hiruk-pikuk kepentingan.

Organisasi sehat berperan sebagai:

• Alat advokasi untuk memperjuangkan hak-hak warga,

• Mediator antara rakyat dan pemerintah,

• Penggerak ekonomi lokal melalui pemberdayaan mandiri,

• Penjaga nilai lokal yang menjadi identitas masyarakat.

3. FORMADES: Gerakan dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat

Forum Membangun Desa (FORMADES) lahir dari keresahan kolektif masyarakat akar rumput. Didirikan bukan untuk sekadar eksistensi, tapi sebagai respons terhadap minimnya ruang partisipatif yang sejati dalam pembangunan desa.

Kami di FORMADES meyakini:

Pengawasan internal harus kuat, bukan simbolik,

Kaderisasi harus berbasis integritas, bukan kepentingan,

Organisasi tidak boleh tunduk pada transaksi,

• Dan kerja kolaboratif lintas sektor adalah keharusan.

Pembangunan yang adil tidak bisa didikte dari atas. Rakyat desa harus menjadi subjek dalam narasi besar bangsa, bukan hanya figur pelengkap.

4. Menjaga Nyala di Tengah Badai

Kami tidak menutup mata. Menjadi organisasi sehat di tengah sistem yang sudah lama dikooptasi bukan perkara mudah. Politik uang, tekanan elit, dan godaan pragmatisme menjadi rintangan yang nyata.

Namun, kami percaya:

Organisasi yang sehat tidak diwariskan, tapi diperjuangkan.

Ia dibangun dengan keteladanan, dipelihara dengan kesabaran, dan diperkuat dengan keberanian.

FORMADES berdiri bersama rakyat. Dan kami mengajak seluruh pemuda, warga desa, serta elemen bangsa lainnya untuk tidak hanya bergabung, tapi menjadi penjaga nilai—agar organisasi rakyat tetap sehat, kuat, dan setia pada perjuangan.

Jika organisasi rakyat lumpuh, maka suara rakyat dibungkam.

Tapi jika organisasi rakyat kuat, tak satu pun kekuasaan mampu mengabaikannya.

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • I Dont Have A Featured Image :(

    I Dont Have A Featured Image :(

    • calendar_month Sabtu, 15 Sep 2018
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Fusce neque. Phasellus volutpat, metus eget egestas mollis, lacus lacus blandit dui, id egestas quam mauris ut lacus. Fusce a quam. Nunc egestas, augue at pellentesque laoreet, felis eros vehicula leo, at malesuada velit leo quis pede. Phasellus a est. Aenean leo ligula, porttitor eu, consequat vitae, eleifend ac, enim. Vestibulum ullamcorper mauris at ligula. […]

  • Tragedi Pantai Titian Mutiara: Korban ke-8 Ditemukan, Pencarian Resmi Dihentikan

    Tragedi Pantai Titian Mutiara: Korban ke-8 Ditemukan, Pencarian Resmi Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Suasana duka masih menyelimuti Pantai Titian Mutiara, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, pasca-tragedi yang merenggut nyawa empat anak akibat ombak besar. Setelah pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban ke-8, Rafli bin Fadilah (12), dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (21/03/2025) malam, sekitar 1,1 km dari lokasi kejadian. Pencarian yang […]

  • Lampung Raih Penghargaan Nasional, Tegaskan Perang Melawan Terorisme

    Lampung Raih Penghargaan Nasional, Tegaskan Perang Melawan Terorisme

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Pemerintah Provinsi Lampung kembali membuktikan komitmennya dalam memerangi terorisme dan radikalisme yang mengancam keamanan dan keutuhan bangsa. Melalui berbagai program inovatif dan kolaboratif lintas sektor, Lampung berhasil menjadi pelopor dalam pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Pencegahan Ekstremisme (RAN PE) dan meraih penghargaan nasional sebagai Inisiator dan Pemerintah Daerah Paling Berkomitmen dalam […]

  • Aries Sandi Memiliki Visi-Misi yang Jelas. Organisasi PEKAT Lampung Berikan Dukungan Penuh

    Aries Sandi Memiliki Visi-Misi yang Jelas. Organisasi PEKAT Lampung Berikan Dukungan Penuh

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PESAWARAN, INC MEDIA — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Organisasi Masyarakat Pembela Kesatuan Tanah Air (PEKAT) 1B Provinsi Lampung menyatakan sikap untuk mendukung Pasangan Calon (paslon) nomor urut satu Aries Sandi – Supriyanto sebagai Bupati Pesawaran. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPW Pekat -IB Novianti, S.H, di Posko Pemenangan Paslon “ASRI” di Desa Bernung, Kecamatan Gedong […]

  • Tenaga Ahli Pemprov Lampung Sedot Rp18 Miliar APBD, Mirip Investasi Bodong

    Tenaga Ahli Pemprov Lampung Sedot Rp18 Miliar APBD, Mirip Investasi Bodong

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    INC MEDIA — Belanja tenaga ahli Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung Tahun Anggaran (TA) 2025 menyedot anggaran hingga Rp18 miliar. Ironisnya, aliran anggaran ini dinilai tidak efisien dan berpotensi menimbulkan kepentingan pribadi atau kelompok, ibarat skema investasi bodong yang menjanjikan keuntungan besar tanpa kejelasan hasil. Alokasi anggaran jumbo ini muncul sebagai sisa dari rencana kerja (Renja) […]

  • Rp60 Miliar untuk Kebebasan: Skandal Suap Mengguncang Dunia Peradilan

    Rp60 Miliar untuk Kebebasan: Skandal Suap Mengguncang Dunia Peradilan

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Penampakan M Arif Nuryanta (kenakan topi putih) pernah menjabat sebagai wakil ketua PN Tipikor Jakpus dan kini jabat sebagai ketua PN Jaksel. Arif dalam pusaran perkara Tipikor CPO atau bahan baku minyak goreng bertindak sebagai pengatur agar perkara tersebut bebas. Dok. Foto istimewa. Jakarta, INC MEDIA — Dunia peradilan kembali diguncang skandal besar. Kejaksaan Agung […]

expand_less