Breaking News
light_mode

Kecelakaan Tunggal Sukarame: Jalan Berlubang Makan Korban di Jalur Kampus

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

Bandar Lampung, INC MEDIAKecelakaan Tunggal Sukarame kembali terjadi akibat jalan berlubang di Jalan Endro Suratmin, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Selasa malam (3/3/2026) sekitar pukul 20.41 WIB. Insiden yang berlangsung di jalur 2 samping kampus itu menyisakan ironi di tengah ramainya aktivitas kawasan pendidikan.

Peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan biasa. Di balik jatuhnya seorang pengendara roda dua, tersimpan potret buram infrastruktur yang luput dari sentuhan perbaikan.


Kecelakaan Tunggal Sukarame Terjadi Pukul 20.41 WIB

Korban diketahui bernama Suningsih, warga Jati Mulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Saat melintas di Jalan Endro Suratmin, sepeda motor yang dikendarainya diduga menghantam lubang dengan kedalaman cukup signifikan. Benturan keras membuat korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh di badan jalan.

Arus lalu lintas di kawasan tersebut masih terpantau aktif. Lokasinya yang berada di sekitar kampus dan permukiman menjadikan jalur ini ramai dilintasi mahasiswa, pekerja, hingga warga setempat, terutama pada malam hari.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu langsung memberikan pertolongan pertama. Korban kemudian dilarikan ke untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam perawatan tenaga kesehatan.


Jalan Berlubang dan Minim Penerangan Ancam Keselamatan

Lubang di lokasi kejadian disebut memiliki kedalaman yang membahayakan, khususnya bagi pengendara roda dua. Minimnya pencahayaan malam hari memperparah risiko kecelakaan.

Di lokasi kejadian sebenarnya terdapat beberapa titik lampu jalan. Namun, kondisinya tertutup rerimbunan pohon sehingga cahaya tidak maksimal menerangi badan jalan. Akibatnya, pengendara yang melintas pada malam hari kesulitan melihat kondisi aspal secara jelas, termasuk lubang yang berada di jalur kendaraan.

Dalam kondisi tertentu, pengendara yang belum familiar dengan medan jalan berpotensi tidak menyadari adanya lubang hingga terlambat menghindar. Kombinasi antara jalan rusak dan penerangan yang tidak optimal menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan.

Beberapa warga menyebut kerusakan jalan tersebut telah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait jadwal perbaikan maupun penataan ulang penerangan jalan.

Peristiwa Kecelakaan Tunggal Sukarame ini kembali menyoroti pentingnya perhatian serius terhadap infrastruktur jalan dan fasilitas pendukungnya.


Harapan Warga: Jangan Tunggu Korban Berikutnya

Haris, seorang pengguna jalan yang kebetulan melintas saat kejadian, mengaku prihatin melihat kondisi tersebut.

“Saya sering lewat sini. Lubangnya memang dalam dan cukup berbahaya, apalagi kalau malam hari. Lampu jalannya juga tertutup pohon, jadi gelap. Saya berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini dan merapikan pohon-pohon supaya tidak ada lagi pengendara yang jadi korban,” ujar Haris.

Pernyataan itu mewakili keresahan banyak pengguna jalan lainnya. Mereka berharap instansi terkait segera melakukan peninjauan, perbaikan jalan, serta pemangkasan pohon agar pencahayaan kembali optimal sebelum jatuh korban berikutnya.


Infrastruktur dan Tanggung Jawab Keselamatan

Kecelakaan tunggal memang tidak melibatkan kendaraan lain. Namun dampaknya tetap nyata: luka, trauma, dan potensi kerugian materiil. Di jalur sepadat Jalan Endro Suratmin, satu lubang dan penerangan yang terhalang pepohonan dapat berujung petaka.

Keselamatan berlalu lintas tidak hanya bergantung pada kehati-hatian pengendara. Kondisi jalan yang layak, pencahayaan yang memadai, serta perawatan lingkungan sekitar merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem transportasi yang bertanggung jawab.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa keselamatan publik adalah prioritas. Pemerintah diharapkan segera merespons kondisi jalan rusak dan penerangan yang terhalang di Sukarame demi mencegah terulangnya Kecelakaan Tunggal Sukarame di masa mendatang. (Karim)


  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Lampung Apresiasi Kedewasaan Publik dan Sinergi Pengamanan di Debat Cagub

    Kapolda Lampung Apresiasi Kedewasaan Publik dan Sinergi Pengamanan di Debat Cagub

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengapresiasi peran aktif masyarakat dan pendukung pasangan calon dalam menjaga keamanan saat debat calon gubernur dan wakil gubernur Lampung, pada Sabtu (2/11/2024) malam.  Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas kedewasaan publik dalam mendukung situasi kondusif selama acara berlangsung. Partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi yang […]

  • Patroli Malam Way Kanan: Kasatlantas AKP Sulkhan Pantau Arus Lalin Jalan Lintas Sumatera

    Patroli Malam Way Kanan: Kasatlantas AKP Sulkhan Pantau Arus Lalin Jalan Lintas Sumatera

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Rojali
    • 0Komentar

    Patroli Malam Way Kanan untuk Menjaga Kelancaran Arus Lalu Lintas WAY KANAN, INC MEDIA – Patroli Malam Way Kanan kembali digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Way Kanan sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Way Kanan AKP Sulkhan, S.H., M.H. dengan menyusuri Jalan […]

  • Ketua ASWIN Pesawaran Dorong Polres Tindaklanjuti Pengaduan Yusnizar soal Akun TikTok @wartamedia2

    Ketua ASWIN Pesawaran Dorong Polres Tindaklanjuti Pengaduan Yusnizar soal Akun TikTok @wartamedia2

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PESAWARAN, INC MEDIA — Pengaduan Yusnizar alias Yus Garuda terkait sejumlah konten pada akun TikTok @wartamedia2 mendapat perhatian dari Ketua DPC Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kabupaten Pesawaran, Febriansyah. Ia mendorong Polres Pesawaran menindaklanjuti pengaduan tersebut secara profesional, objektif, dan berbasis bukti. Pengaduan itu disampaikan Yusnizar ke Polres Pesawaran pada Rabu, 26 Agustus 2026. Dalam pengaduannya, […]

  • Pemkab Lampung Selatan Luncurkan Program Makanan Bergizi Gratis di Tanjung Bintang

    Pemkab Lampung Selatan Luncurkan Program Makanan Bergizi Gratis di Tanjung Bintang

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan (incmedia.site) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali meluncurkan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bekerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional Kabupaten Lampung Selatan. Kali ini, program MBG mulai direalisasikan di Kecamatan Tanjung Bintang pada Selasa (25/2/2025). Acara peluncuran dipusatkan di TK Tunas Ceria dan SDN 1 Jatibaru serta […]

  • Mark-up Anggaran DPRD: Bola Panas Kini di Kejari Pringsewu, Publik Tuntut Ketegasan

    Mark-up Anggaran DPRD: Bola Panas Kini di Kejari Pringsewu, Publik Tuntut Ketegasan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Doni Ramadana
    • 0Komentar

    PRINGSEWU, INC MEDIA – Dugaan Mark-up anggaran DPRD Pringsewu kini memasuki babak krusial. Setelah laporan resmi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ASWIN diserahkan, penanganan dugaan penyimpangan anggaran Sekretariat DPRD tahun 2025 resmi berada di tangan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu. Langkah ini menandai pergeseran dari isu publik menjadi proses hukum yang menuntut ketelitian, keberanian, dan integritas […]

  • Realisasi Dana Desa Tiyuh Mulya Sari 2024 Dipertanyakan, Diduga Terjadi Mark-Up, Kepalo Tiyuh Bungkam

    Realisasi Dana Desa Tiyuh Mulya Sari 2024 Dipertanyakan, Diduga Terjadi Mark-Up, Kepalo Tiyuh Bungkam

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, INC MEDIA – Realisasi anggaran Dana Desa (DD) tahun 2024 di Tiyuh Mulya Sari, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menuai sorotan dan pertanyaan publik. Pasalnya, pelaksanaan pembangunan fisik dan non-fisik yang bersumber dari DD tahun ini diduga menjadi ajang korupsi, dengan indikasi kuat adanya praktik mark-up dalam berbagai kegiatan. Saat […]

expand_less