Breaking News

Tambang Emas Ilegal Pesawaran Disorot, Dugaan Pengepul Belum Tersentuh Sidak DPRD

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • print Cetak

PESAWARAN, INC MEDIATambang emas ilegal di Kabupaten Pesawaran kembali menjadi sorotan tajam. Di tengah inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan jajaran DPRD terhadap sejumlah titik yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI), muncul dugaan adanya sosok pengepul emas yang justru belum tersentuh pemeriksaan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, seorang pria berinisial H, warga Kabupaten Pesisir Barat, diduga membuka dua lokasi usaha di Desa Kali Rejo, Kecamatan Way Ratai, serta Desa Babakan Loa, Kecamatan Kedondong. Ia disebut-sebut berperan sebagai pengepul emas yang kuat dugaan berasal dari aktivitas tambang ilegal.

Tambang Emas Ilegal dan Peran Strategis Pengepul

Dalam praktik tambang emas ilegal, posisi pengepul bukan sekadar pembeli. Mereka merupakan simpul krusial yang menentukan hidup-matinya aktivitas tambang. Tanpa pembeli, emas hasil galian tidak memiliki nilai jual. Tanpa jalur distribusi, praktik ilegal sulit bertahan lama.

Artinya, jika penindakan hanya menyasar lokasi tambang sementara jalur penampungan dan distribusi dibiarkan, maka mata rantai utama tetap berjalan. Pola inilah yang kini menjadi perhatian publik di Pesawaran.

Situasi tersebut mencuat berbarengan dengan sidak yang dipimpin Ketua DPRD Pesawaran, Achmad Rico Julian, bersama anggota Komisi III lintas fraksi. Namun berdasarkan informasi lapangan, dua lokasi yang dikaitkan dengan H tidak termasuk dalam daftar titik pemeriksaan.

BACA JUGA: Dugaan Penipuan P3K Pesawaran, ASWIN Desak Polres Bertindak Tegas dan Transparan

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius: apakah pemetaan jalur distribusi sudah dilakukan secara menyeluruh? Ataukah penindakan baru menyentuh permukaan persoalan?

Belajar dari Pola Nasional Tambang Emas Ilegal

Secara nasional, pola tambang emas ilegal tidak berhenti di lokasi galian. Aparat pusat melalui Bareskrim Polri beberapa waktu terakhir membongkar dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berawal dari tambang ilegal dan berujung pada penampungan serta perputaran emas lintas provinsi, termasuk kasus yang mencuat di Jawa Tengah.

Polanya relatif seragam. Emas dibeli pengepul, dilebur ulang, lalu masuk ke pasar yang tampak legal. Meski belum ada bukti yang mengaitkan langsung dugaan di Pesawaran dengan kasus di Jawa Tengah, pola mata rantai tersebut menjadi alarm serius.

Jika simpul pengepul tidak diawasi, distribusi emas ilegal berpotensi bergerak lebih luas tanpa terdeteksi.

Ketua DPC Kabupaten Pesawaran Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN), Febriansyah, meminta aparat penegak hukum tidak menunggu situasi membesar. Ia menekankan pentingnya langkah cepat dan terukur dari jajaran Polres Pesawaran di bawah kepemimpinan AKBP Alvie Granito Panditha.

“Kalau memang tidak ada pelanggaran, sampaikan ke publik agar jelas. Tapi kalau ada indikasi, jangan berhenti di tambangnya saja. Jalur pengepul harus diperiksa. Mata rantai ini yang menentukan hidup-matinya tambang ilegal,” tegasnya.

Transparansi Penanganan Tambang Emas Ilegal

Desakan tersebut dinilai wajar. Dalam banyak kasus, pembiaran jalur distribusi justru menjadi pintu masuk berkembangnya praktik pencucian uang. Karena itu, pemeriksaan terbuka dan transparan menjadi penting untuk memastikan apakah dugaan ini memiliki dasar hukum atau tidak.

BACA JUGA:Gotong Royong Bersihkan Kali, Babinsa dan Warga Kaliawi Antisipasi Banjir

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun klarifikasi langsung dari H terkait dugaan tersebut. Redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi guna memenuhi asas keberimbangan dan hak jawab sesuai kode etik jurnalistik.

Kini publik menunggu langkah konkret aparat. Apakah dugaan ini akan diuji melalui pemeriksaan lapangan dan pendalaman transaksi? Atau kembali menjadi isu yang berlalu tanpa kepastian?

Penegakan hukum yang menyentuh hulu hingga hilir menjadi kunci agar Pesawaran tidak masuk dalam pola mata rantai tambang emas ilegal yang lebih luas.(Team)


TAG: Tambang emas ilegal, Pesawaran, PETI, DPRD Pesawaran, Polres Pesawaran, Pengepul emas, ASWIN, Way Ratai, Kedondong

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPD Partai Golkar Pesawaran Siap Menangkan Aries Sandi – Supriyanto

    Ketua DPD Partai Golkar Pesawaran Siap Menangkan Aries Sandi – Supriyanto

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Pesawaran Yusak, siap untuk memenangkan Pasangan Bakal Colon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Aries Sandi Darma Putra–Supriyanto Pada Pemilukada Tahun 2024. Ketegasan ini diutarakan para kader Partai Golkar saat menggelar rapat rutin dikantor Golkar yang beralamat di Jalan Raya Kedondong Dusun Suka Marga Desa Gedongtataan,Selasa (10/9/2024). […]

  • Polda Lampung Dukung dan Apresiasi Upaya Bawaslu Cegah Politik Uang

    Polda Lampung Dukung dan Apresiasi Upaya Bawaslu Cegah Politik Uang

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC Media — Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan Bawaslu Provinsi Lampung untuk meminimalisir praktik politik uang dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak Provinsi Lampung Tahun 2024. “Saya mengapresiasi Bawaslu serta pihak-pihak terkait dalam meminimalisir praktik politik uang dalam pemilihan,” kata Kapolda di Bandarlampung, Minggu (10/11/2024). Bawaslu Provinsi Lampung dan 15 […]

  • Ormas PETIR Kota Metro Desak Proses Hukum Debt Collector Tegas

    Ormas PETIR Kota Metro Desak Proses Hukum Debt Collector Tegas

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Orba
    • 0Komentar

    Kasus dugaan penggelapan mobil debitur oleh oknum debt collector berinisial MA alias Ari Ubenz kembali menyita perhatian publik di Kota Metro. Ormas Pasukan Elite Inti Rakyat Kota Metro mendesak aparat memproses hukum tanpa negosiasi. Desakan Tegas Ormas PETIR kepada Aparat Metro, INC MEDIA — Kasus dugaan penggelapan mobil debitur kembali menjadi pembahasan publik di Kota […]

  • Antusias Emak – Emak Berhijab Biru Sambut Kedatangan ASRI

    Antusias Emak – Emak Berhijab Biru Sambut Kedatangan ASRI

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Kehadiran Pasangan Calon Bupati Pesawaran Nomor Urut 01 Aries Sandi- Supriyanto (ASRI) di acara pengukuhan relawan Wonder Woman mendapatkan sambutan meriah dari ratusan relawan Emak-emak Pasukan Wonder Women Se- Kecamatan Way Khilau yang bertempat di Desa Gunung Sari Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran, Rabu (6/11/2024). Para Emak -emak Terlihat antusias dan […]

  • Diserang Netizen, Bos Penghisap darah Kukuh Pinjaman Sesuai Prosedur

    Diserang Netizen, Bos Penghisap darah Kukuh Pinjaman Sesuai Prosedur

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    INC MEDIA – Perusahaan pinjaman online Adakami tengah menjadi pembicaraan karena cerita soal peminjam yang bunuh diri karena frustasi diteror debt collector. Bos Adakami menegaskan perusahaannya selalu taat terhadap standar yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Presiden Direktur Adakami Bernardino Moningka Vega, dalam program Profit di CNBC Indonesia TV, Jumat (22/9/2023), menyatakanbahwa Adakami selalu mengikuti […]

  • Stop Rekrutmen Honorer 2025! Pemda Dilarang Angkat Pegawai Non-ASN Baru

    Stop Rekrutmen Honorer 2025! Pemda Dilarang Angkat Pegawai Non-ASN Baru

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA – Pemerintah resmi menghentikan rekrutmen tenaga honorer baru mulai tahun 2025. Keputusan ini diumumkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, yang menegaskan bahwa seluruh pemerintah daerah (Pemda) dilarang mengangkat pegawai non-ASN atau honorer baru. “Kami tegaskan, tidak boleh ada pengangkatan tenaga honorer baru. Semua proses harus mengikuti skema nasional […]

expand_less