Breaking News
light_mode

Tanpa Bebani Warga, Sertifikat Tanah Digadaikan Demi Pemekaran Tiyuh Mekar Asri

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
  • print Cetak

Tulang Bawang Barat, INC MEDIA — Sebuah keputusan berani diambil oleh mantan Pj Kepalo Tiyuh Mekar Asri, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung. Demi mewujudkan pemekaran tiyuh menjadi tiyuh definitif, sertifikat tanah milik masyarakat digadaikan sebagai solusi pendanaan tanpa membebani warga.

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Dwi Suryanto, mantan Pj Kepalo Tiyuh Mekar Asri, menjelaskan bahwa pada tahun 2021, saat proses pemekaran dimulai, berbagai kebutuhan operasional harus segera dipenuhi. Dari pengukuran lahan, pemetaan, hingga penyambutan tim dari Kementerian Dalam Negeri, semuanya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

BACA JUGA : Anggaran Ratusan Juta untuk Ketahanan Pangan Diduga Salah Sasaran, Inspektorat Turun Tangan!

Menyadari kondisi ini, rapat bersama tokoh masyarakat, ketua BPT, dan aparatur tiyuh menghasilkan keputusan untuk mencari dana melalui penggadaian sertifikat tanah. Keputusan ini didokumentasikan dalam berita acara yang ditandatangani oleh perwakilan masyarakat dan dirinya.

“Dana sebesar Rp150 juta itu hasil dari penggadaian sertifikat tanah milik masyarakat, bukan milik tiyuh. Langkah ini diambil agar masyarakat tidak terbebani oleh pungutan atau sumbangan,” jelas Dwi.

Sertifikat tanah tersebut atas nama Budhi Susanto dengan alamat di Gunung Batin Udik, Lampung Tengah.

“Alhamdulillah, berkat perjuangan bersama, Tiyuh Mekar Asri kini telah resmi menjadi tiyuh definitif. Tanpa langkah ini, pemekaran mungkin tak akan terwujud,” tambahnya.

Namun, setelah Dwi tidak lagi menjabat sebagai Pj Kepalo Tiyuh pada September 2024, pengembalian sertifikat masih tertunda lantaran belum ada anggaran. Kini, setelah kesepakatan bersama tokoh masyarakat, sertifikat tersebut telah berhasil ditebus dan dikembalikan kepada tokoh masyarakat Made Widianto yang juga menjabat sebagai Badan Permasyarakatan Tiyuh (BPT).

BACA JUGA : Warga Pekon Kemilin Mendesak Pemerintah dan PLN: Keselamatan Listrik dan Infrastruktur Harus Segera Dibangun

Marjuki, salah satu tokoh masyarakat, membenarkan adanya kesepakatan tersebut dan menegaskan bahwa sertifikat kini telah kembali ke masyarakat.

“Itu tanah milik masyarakat dan untuk kepentingan masyarakat. Kalau tidak ada aset yang bisa digadaikan, mungkin pemekaran tiyuh tidak akan terwujud,” katanya.

Langkah ini pun dianggap sebagai kebijakan unik yang berhasil, mengingat pemekaran Tiyuh Mekar Asri menjadi satu-satunya yang tidak membebani warganya dengan pungutan atau sumbangan.

(Tim liputan)

 

 

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Warga di Palas Rusak Parah Disambar Petir

    Rumah Warga di Palas Rusak Parah Disambar Petir

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    LAMPUNG SELATAN, INC MEDIA, – Sebuah rumah milik warga di Dusun 04, RT 004, Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mengalami kerusakan parah akibat sambaran petir pada Sabtu (1/3/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. Kejadian ini terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Kapolsek Palas, AKP Andi Yunara, membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan […]

  • Rahmat Mirzani Djausal menyambangi Markas DPD GRIB JAYA Lampung 

    Rahmat Mirzani Djausal menyambangi Markas DPD GRIB JAYA Lampung 

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Metro, INC MEDIA – Calon Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan kunjungan di tempat Saung PT. Generasi Tirta Abadi, Kelurahan Mulyosari – Metro Barat, yang juga merupakan markas DPD GRIB JAYA Lampung. Rabu (16/10/ 2024). Kedatangan Calon Gubernur Lampung RMD ini, langsung disambut hangat oleh Ketua DPD GRIB JAYA Provinsi Lampung, S. Ramelan yang didampingi […]

  • Paska Pilkada 2024, Majelis Taklim Husnul Hotimah Zikir dan Istighosah Adakan Ziarah Ke Makam Waliyullah 

    Paska Pilkada 2024, Majelis Taklim Husnul Hotimah Zikir dan Istighosah Adakan Ziarah Ke Makam Waliyullah 

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media — Sebagai upaya menjaga persatuan dan kesatuan sekaligus mempererat hubungan antar jama’ah pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 kabupaten Pesawaran, Majelis Taklim Husnul Hotimah Dzikir dan istighosah lakukan Ziarah Ke lima makam Waliyullah yang ada di provinsi Lampung.  Terkait hal itu, Menurut KH. Endang Zainal Khaidir Ketua Dewan Pertimbangan Majelis […]

  • DP3AP2KB Pesawaran Gelar Rembuk Stunting

    DP3AP2KB Pesawaran Gelar Rembuk Stunting

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar
  • Bejad! Oknum Kepala Sekolah di Tanjung Sari Diduga Perkosa Gadis Muda, Terancam Hukuman Berat!

    Bejad! Oknum Kepala Sekolah di Tanjung Sari Diduga Perkosa Gadis Muda, Terancam Hukuman Berat!

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC Media – Seorang oknum kepala sekolah SDN di Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, berinisial SJR, diduga melakukan kejahatan seksual terhadap seorang gadis muda, sebut saja Pelangi, yang tak lain adalah tetangganya sendiri. Mirisnya, kejadian tragis ini berlangsung sejak tahun 2022 hingga 2024, ketika korban masih berusia 18 tahun hingga kini menginjak 21 […]

  • Gindha Ansori Minta Pemkot Bandar Lampung Fasilitasi Pencairan TPG Guru Non ASN

    Gindha Ansori Minta Pemkot Bandar Lampung Fasilitasi Pencairan TPG Guru Non ASN

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Kantor Hukum Gindha Ansori Wayka kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, bukan karena laporan viralnya terhadap Bima Yudho Saputro yang berujung pada turunnya bantuan Inpres senilai Rp800 miliar dari Presiden Jokowi, melainkan karena perannya dalam mendampingi para guru Non ASN Kota Bandar Lampung yang memperjuangkan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). […]

expand_less