Breaking News
light_mode

DPRD dan Kades Sukanegara Terima Aspirasi Buruh PT Samudera, Warga Khawatir Kehilangan Mata Pencaharian

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • print Cetak

Lampung Selatan, INC MEDIA Buruh PT Samudera menjadi sorotan setelah ratusan tenaga kerja mendatangi kediaman anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, , dan Kepala Desa Sukanegara, , guna menyampaikan surat sekaligus aspirasi terkait nasib mereka yang telah lebih dari satu bulan dirumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja, Rabu (13/5/2026).

Suasana haru tampak menyelimuti pertemuan tersebut. Sekitar 100 pekerja PT Samudera New Indonesia yang mayoritas merupakan warga Desa Sukanegara datang dengan penuh kecemasan memikirkan kondisi ekonomi keluarga mereka yang semakin tertekan.

Perusahaan yang berlokasi di Jalan Ir Sutami, Desa Sukanegara, Kabupaten Lampung Selatan itu selama ini diketahui menjadi salah satu sumber penghidupan utama masyarakat sekitar. Bahkan, sekitar 90 persen tenaga kerjanya berasal dari lingkungan desa setempat.

Buruh PT Samudera Mengaku Kesulitan Penuhi Kebutuhan Keluarga

Kedatangan para pekerja turut didampingi tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kepala dusun. Mereka berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera menghadirkan solusi agar aktivitas perusahaan kembali berjalan dan para pekerja dapat kembali mencari nafkah.

Beberapa pekerja terlihat tidak mampu membendung kesedihan ketika menyampaikan kondisi yang mereka alami. Selain kebutuhan sehari-hari, mereka juga harus memikirkan cicilan rumah tangga hingga biaya pendidikan anak-anak yang saat ini memasuki masa kenaikan kelas dan pendaftaran sekolah.

“Kalau tidak bekerja, kami makan dari mana. Anak-anak juga mau sekolah, kebutuhan terus berjalan, apalagi anak saya baru mengalami kecelakaan kendaraan,” ungkap Hamdan dengan nada lirih.

Menurut masyarakat, keberadaan PT Samudera New Indonesia selama ini memberikan dampak sosial yang besar bagi warga sekitar. Tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, perusahaan tersebut juga dinilai membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dan menekan potensi meningkatnya angka kriminalitas akibat pengangguran.

Warga menyebut perusahaan tersebut menjadi harapan bagi masyarakat kecil, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan pendidikan formal dan sulit bersaing di dunia kerja.

“Sekarang cari kerja susah. Kalaupun ada, harus pakai ijazah. Sedangkan di sini banyak masyarakat yang hanya berharap dari pekerjaan ini untuk bertahan hidup,” ujar tokoh agama, Ustadz Aan Maulana.

Tokoh Agama Apresiasi Perusahaan yang Membuka Peluang Kerja

Hal senada juga disampaikan Ustadz Masturi. Ia menilai keberadaan perusahaan selama ini membawa perubahan positif bagi masyarakat Desa Sukanegara.

Menurutnya, PT Samudera New Indonesia termasuk perusahaan yang memberi kesempatan kerja kepada masyarakat berpendidikan rendah tanpa mempersulit syarat administrasi.

Selain membuka lapangan pekerjaan, perusahaan juga disebut beberapa kali terlibat dalam kegiatan sosial dan membantu masyarakat desa dalam berbagai kebutuhan kemasyarakatan.

“Perusahaan ini telah membantu banyak masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Tidak semua perusahaan mau menerima warga dengan keterbatasan pendidikan. Ini yang harus menjadi perhatian bersama agar solusi terbaik bisa ditemukan,” ujarnya.

Kepala Desa Sukanegara Tegaskan Siap Bela Kepentingan Warga

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa Sukanegara, , menegaskan pemerintah desa akan berdiri bersama masyarakat dan siap menjembatani penyelesaian persoalan tersebut.

“Kami selaku pemerintah desa tidak akan tinggal diam. Aspirasi masyarakat akan kami perjuangkan dan kami siap menjembatani komunikasi dengan seluruh pihak terkait agar tercipta solusi yang adil, manusiawi, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat kecil,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah desa memahami betul dampak ekonomi yang dirasakan warga akibat terhentinya aktivitas kerja di perusahaan tersebut.

Asmara Sebut Perusahaan Jadi Dapur Masyarakat

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, , mengatakan dirinya sejak awal telah memikirkan langkah penyelesaian atas persoalan tersebut.

Asmara dikenal masyarakat sebagai sosok yang aktif memperjuangkan berbagai kepentingan warga, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga pendampingan masyarakat kurang mampu. Ia juga kerap turun langsung membantu warga yang sakit agar mendapatkan akses pengobatan dan pelayanan kesehatan gratis.

“Sebelum kalian ke sini sebenarnya sudah saya pikirkan bagaimana solusinya, bagaimana agar perusahaan tersebut bisa beroperasi kembali mengingat kebutuhan saudara-saudara sekalian, mungkin anaknya ada yang mau sekolah, mungkin istrinya ada yang lagi hamil,” kata Asmara di hadapan warga.

Ia memastikan akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar proses yang sedang berjalan dapat segera menemukan titik terang.

“Nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak dinas terkait. Ini berada di wilayah saya dan saya tahu persis kalau memang perusahaan itu berdampak dan merugikan masyarakat, tapi faktanya itu tidak ada,” lanjutnya.

Asmara juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar karena proses perizinan perusahaan saat ini masih berjalan.

“Dan saat ini perizinan sedang berproses. Saya minta kalian semua bersabar. Saya tahu bahwa perusahaan tersebut adalah dapur kalian semua,” tegasnya.

Pihak Perusahaan Tunggu Proses Perizinan

Di sisi lain, pihak PT Samudera New Indonesia secara umum menyatakan tetap menghormati proses perizinan yang saat ini sedang berlangsung dan berharap operasional perusahaan dapat kembali berjalan normal setelah seluruh tahapan administrasi selesai.

Perusahaan juga disebut tetap membuka ruang komunikasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.

Bagi para pekerja, persoalan ini bukan sekadar soal pekerjaan. Mereka memandang keberlangsungan perusahaan sebagai harapan agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi dan masa depan pendidikan anak-anak mereka tidak terhenti di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.(Hrs)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amankan Debat Kedua Cagub di Novotel, Polda Lampung Terjunkan 285 Personel 

    Amankan Debat Kedua Cagub di Novotel, Polda Lampung Terjunkan 285 Personel 

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Polda Lampung memastikan kesiapan penuh dalam mengamankan debat kedua calon gubernur dan wakil gubernur (Cagub-Cawagub) Lampung 2024 yang dijadwalkan berlangsung di Ball Room Hotel Novotel pada Sabtu, 2 November 2024.  Dalam rangka menjaga kelancaran acara tersebut, Polda Lampung menyiagakan 295 personel yang akan diterjunkan langsung di lokasi. Baca Juga :Sertijab […]

  • Wadansat Brimob Polda Lampung Lepas 54 Atlet Inkanas Piala Kapolri Cup 2024

    Wadansat Brimob Polda Lampung Lepas 54 Atlet Inkanas Piala Kapolri Cup 2024

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC Media — Sebanyak 54 atlet, pelatih dan wasit, Karate Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) Polda Lampung, bertolak ke Malang, Jawa Timur untuk mengikuti kejuaraan Nasional Inkanas Kapolri Cup 2024. Kejuaraan dilaksanakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Ken Arok Malang Jawa Timur pada tanggal 13 s.d 15 Desember mendatang. Pelepasan dilaksanakan di Makosat Brimob Rawa […]

  • Investor China Tertarik Bangun Industri Furniture di Tanggamus, Bupati Beri Respons Positif

    Investor China Tertarik Bangun Industri Furniture di Tanggamus, Bupati Beri Respons Positif

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Peluang Besar! Investor China Lirik Tanggamus untuk Industri Kayu dan Furniture Tanggamus, INC MEDIA – Kabupaten Tanggamus semakin dilirik investor asing! Pada Selasa (18/3/2025), Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi, menerima kunjungan tim investor asal China yang ingin menjajaki peluang investasi di sektor industri furniture dan pengolahan kayu. Pertemuan yang berlangsung di Lamban Bulapis Batang […]

  • Wiraswasta di Bandar Lampung Melapor ke Propam Polda Lampung, Mengaku Dicekik oleh Oknum Penyidik

    Wiraswasta di Bandar Lampung Melapor ke Propam Polda Lampung, Mengaku Dicekik oleh Oknum Penyidik

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Seorang warga Bandar Lampung bernama Sadam Husen (34) melaporkan dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum penyidik inisial AIPTU S kepada Propam Polda Lampung. Laporan tersebut telah diterima dan tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dengan nomor SPSP2/31/III/2025/Subbagyanduan. Polda Lampung pada 10 Maret 2025. Berdasarkan informasi dalam laporan, peristiwa ini terjadi […]

  • POLRES LAMPUNG SELATAN UNGKAP 23 KASUS NARKOBA DAN MUSNAHKAN BARANG BUKTI SENILAI Rp54,8 MILIAR

    POLRES LAMPUNG SELATAN UNGKAP 23 KASUS NARKOBA DAN MUSNAHKAN BARANG BUKTI SENILAI Rp54,8 MILIAR

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Polres Lampung Selatan Polda Lampung menggelar press conference sekaligus pemusnahan barang bukti narkoba periode Januari hingga Maret 2025. Jumat(21/3/25) Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika dan didampingi Pejabat Utama Polda Lampung. Dalam periode Januari hingga Maret 2025, Polres Lampung Selatan berhasil mengungkap 23 kasus narkoba […]

  • Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mesuji Pungli Kelulusan Rp350 Ribu Permurid

    Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mesuji Pungli Kelulusan Rp350 Ribu Permurid

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    MESUJI, INC MEDIA. – Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mesuji diduga melakukan pungutan liar (pungli) dengan dalih sumbangan biaya kelulusan sebesar Rp350 ribu per murid. Penarikan dana tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan kepada wali murid yang ditandatangani Kepala Sekolah Hendro, S.Pd., serta diketahui Ketua Komite Sekolah Syaifudin pada 8 Januari 2025. Surat Pemberitahuan Viral di […]

expand_less