Breaking News
light_mode

Pj Sekda Aceh Dorong Pembangunan Responsif Gender, IPG Capai 93,11

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

BANDA ACEH, INC MEDIA — Pejabat (Pj.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, mendorong penguatan pembangunan yang responsif gender, inklusif, dan berkeadilan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2025 di Ruang Potensi Daerah I, Sekretariat Daerah Aceh, Senin (26/10/2026).

Taufik menyebut verifikasi lapangan tersebut sebagai momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.

“Pemerintah Aceh berkomitmen memastikan pembangunan memberikan kesempatan yang setara bagi laki-laki maupun perempuan untuk berpartisipasi dan memperoleh manfaat pembangunan,” ujarnya.

Menurut Taufik, komitmen terhadap kesetaraan gender perlu diterapkan secara nyata dalam seluruh tahapan pembangunan, bukan sekadar menjadi bagian dari dokumen perencanaan.

Karena itu, perspektif gender perlu diintegrasikan mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) juga didorong berperan aktif menyusun kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara adil dan merata.

IPG Aceh 2025 Capai 93,11

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Gender (IPG) Aceh pada 2025 mencapai 93,11, meningkat dari 92,64 pada 2024. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 0,47 poin dalam setahun. <Cite refs={[“turn957013search0″,”turn957013search4”]}/>

Capaian ini menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat perkembangan kesetaraan hasil pembangunan antara laki-laki dan perempuan. Namun, peningkatan indeks tetap perlu diikuti upaya berkelanjutan untuk memastikan akses, kesempatan, dan manfaat pembangunan semakin merata.

Pemerintah Aceh berharap hasil evaluasi PUG dapat membantu memperkuat kebijakan dan program yang mempertimbangkan kebutuhan kelompok masyarakat secara menyeluruh.

Evaluasi PUG Diharapkan Hasilkan Perbaikan Kebijakan

Verifikasi lapangan menjadi bagian dari proses evaluasi untuk menilai pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di lingkungan pemerintah daerah. Hasil evaluasi dan rekomendasi yang diberikan diharapkan dapat menjadi dasar bagi perbaikan program serta penguatan koordinasi antarperangkat daerah.

Pengarusutamaan Gender menuntut agar kebutuhan dan pengalaman perempuan maupun laki-laki dipertimbangkan dalam penyusunan kebijakan, sehingga pembangunan tidak hanya berorientasi pada capaian umum, tetapi juga memperhatikan pemerataan manfaat.

Melalui proses tersebut, Pemerintah Aceh mendorong setiap SKPA memperkuat komitmen dan tanggung jawab dalam menerapkan perspektif gender di bidang tugas masing-masing.

Pemerintah Aceh berharap penguatan PUG dapat mendorong pembangunan yang semakin inklusif dan berkeadilan, sekaligus memperluas kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan memperoleh manfaat pembangunan.

Pewarta: Helmy


  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-81 Kemerdekaan, Brigjen Ari Wahyu Widodo Pimpin Upacara di Polda Aceh

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDA ACEH, INC MEDIA — HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diperingati jajaran Polda Aceh dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih di Mapolda Aceh, Senin, 17 Agustus 2026. Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan bersejarah tersebut. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti para pejabat utama (PJU) serta personel Polda Aceh. […]

  • Fachruddin Layak Gubernur Lampung, Dinilai Berintegritas dan Bijaksana

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    LAMPUNG, INC MEDIA — Fachruddin Layak Gubernur Lampung menjadi perbincangan di berbagai kalangan menjelang dinamika politik menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Lampung periode 2029–2034. Sejumlah tokoh masyarakat, pengamat, hingga kalangan media mulai menilai sosok Fachruddin sebagai figur yang memiliki karakter kepemimpinan kuat, berintegritas, serta dinilai mampu merangkul berbagai elemen masyarakat di provinsi tersebut. Informasi […]

  • TNBTS Disusupi Ladang Ganja! DPR Desak Tindakan Tegas Demi Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA – Temuan mencengangkan datang dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Sebanyak 59 titik ladang ganja ditemukan di kawasan konservasi tersebut, memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk DPR RI. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto, menegaskan pentingnya peningkatan pengawasan guna mencegah penyalahgunaan lahan konservasi untuk praktik ilegal semacam ini. […]

  • Babinsa Tangani Longsor Cepat, Gotong Royong Warga Pulihkan Saluran Air Nusantara Permai

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Respons Cepat Babinsa Tangani Longsor di Sukabumi Bandar Lampung, INC MEDIA – Babinsa tangani longsor cepat kembali terlihat nyata dalam aksi sigap aparat teritorial di Perumahan Nusantara Permai. Di tengah ancaman cuaca ekstrem, Babinsa Kelurahan Nusantara Permai, Peltu Jajang S dari Koramil 410-01/Panjang, langsung turun tangan memimpin pembersihan material longsor di Jalan Bangau, Blok B […]

  • Taruna Akpol Dampingi 73 Sekolah Rakyat, Polri Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, INC MEDIA – Taruna Akpol menjadi bagian penting dalam penguatan pendidikan karakter melalui Program Taruna Bhakti Tahun 2026. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan 372 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang bergabung bersama Taruna Akademi TNI untuk mendampingi siswa di 73 Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Program ini merupakan bentuk dukungan […]

  • Akibat Harga Singkong yang Ditetapkan, Pabrik Memilih Tutup: Kini, bola panas ada di tangan pemerintah pusat

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Lampung, INC MEDIA, –  Kementerian Pertanian (Kementan) telah menetapkan harga minimal singkong di Lampung sebesar Rp 1.350 per kilogram dengan potongan atau rafaksi maksimal 15%. Aturan ini berlaku sejak 31 Januari 2024, dengan tujuan melindungi petani agar mendapatkan harga yang lebih layak. Namun, kebijakan ini justru menimbulkan polemik baru—banyak pabrik tapioka memilih untuk menutup operasional […]

expand_less