Breaking News
light_mode

Pembunuhan Gegesik: Oknum PNS Diduga Bunuh Warga demi Kuasai Emas, Satreskrim Polresta Cirebon Ungkap Kasus

  • account_circle Wahidin
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

Satreskrim Polresta Cirebon Ungkap Kasus Pembunuhan Gegesik

CIREBON, INC MEDIAPembunuhan Gegesik berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon. Aparat mengamankan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial S (55) yang diduga menjadi pelaku pembunuhan disertai pencurian dengan kekerasan terhadap Nur Saeni (48), warga Desa Jagapura Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Peristiwa tersebut sempat menggegerkan masyarakat karena korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya. Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, dugaan tindak pidana dilakukan untuk menguasai perhiasan emas milik korban yang kemudian dijual oleh pelaku.

Pelaku Diduga Masuk Rumah dengan Mencongkel Jendela

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB di Dusun III, Desa Jagapura Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, tersangka telah mempersiapkan aksinya dengan membawa sebuah obeng minus sepanjang 29 sentimeter dari rumah. Alat tersebut digunakan untuk mencongkel jendela samping rumah korban agar dapat masuk tanpa diketahui.

Setelah berada di dalam rumah, tersangka diduga menggeledah beberapa ruangan, termasuk kamar depan dan kamar belakang. Polisi juga mengungkap bahwa pelaku sempat merokok di dalam rumah sebelum memasuki kamar tengah yang saat itu tidak terkunci.

Di kamar tersebut, korban diketahui sedang tertidur seorang diri. Tersangka kemudian diduga berusaha melepaskan gelang emas yang dikenakan korban.

Korban Terbangun, Pelaku Diduga Lakukan Kekerasan

Aksi itu berubah menjadi tindak kekerasan ketika korban terbangun, mengenali pelaku, lalu berteriak meminta pertolongan.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka yang panik kemudian membekap mulut korban menggunakan tangan kiri. Selanjutnya, pelaku diduga menusukkan obeng minus sebanyak dua kali ke bagian belakang kepala korban hingga korban mengalami luka berat dan tidak sadarkan diri.

Setelah korban tidak berdaya, tersangka diduga mengambil seluruh perhiasan emas yang dikenakan korban, terdiri atas satu kalung, dua gelang, dan satu cincin. Pelaku kemudian melarikan diri melalui jendela yang sama saat masuk ke rumah.

Hasil penyelidikan juga mengungkap bahwa seluruh perhiasan tersebut dijual ke salah satu toko emas di Kecamatan Arjawinangun dengan nilai transaksi mencapai Rp29.688.000.

Penyelidikan Ilmiah Berhasil Mengungkap Identitas Pelaku

Kapolresta Cirebon menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja intensif tim penyidik yang mengedepankan pendekatan ilmiah dalam proses penyelidikan.

“Pelaku melakukan perbuatan yang sangat keji terhadap korban hanya demi menguasai harta benda berupa perhiasan emas. Tim Reskrim bekerja secara maraton dan ilmiah untuk mengumpulkan bukti-bukti di TKP, termasuk puntung rokok yang ditinggalkan pelaku, nota transaksi perhiasan, hingga alat bukti obeng yang digunakan untuk melukai korban,” ujar Kombes Pol. Imara Utama, Kamis (23/7/2026).

Dari hasil pengungkapan perkara, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu obeng minus bergagang kuning sepanjang 29 sentimeter, dua unit telepon seluler, nota dan catatan transaksi penjualan emas dari Toko Mas Apel Arjawinangun, satu unit sepeda motor Yamaha Fino, pakaian korban yang berlumuran darah, pengait kalung, serta puntung dan bungkus rokok yang diduga berkaitan dengan keberadaan pelaku di lokasi kejadian.

Tersangka Dijerat Pasal Pembunuhan dan Pencurian dengan Kekerasan

Atas dugaan perbuatannya, tersangka kini menjalani proses hukum di Polresta Cirebon.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 458 ayat (1) jo Pasal 479 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan dan Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Polresta Cirebon menegaskan bahwa proses penyidikan akan terus dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara utuh serta memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.


 

  • Penulis: Wahidin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelita Ramadan: LSM Peduli Hukum Lampung Selatan Santuni Anak Yatim dengan Cinta dan Kepedulian

    Pelita Ramadan: LSM Peduli Hukum Lampung Selatan Santuni Anak Yatim dengan Cinta dan Kepedulian

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Ramadan adalah bulan penuh berkah, bulan di mana kepedulian dan kasih sayang menjadi lebih nyata. Dalam semangat itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Peduli Hukum (LPH) Lampung Selatan menggelar acara buka puasa bersama sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Acara yang berlangsung di Rumah Makan Pondok Bambu, Sidomulyo, Lampung […]

  • Piala Gubernur Lampung 2025: Lahirkan Bintang Panahan dan Tanamkan Mental Juara Sejak Dini

    Piala Gubernur Lampung 2025: Lahirkan Bintang Panahan dan Tanamkan Mental Juara Sejak Dini

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA — Stadion Pahoman, Bandar Lampung, kembali bergemuruh oleh semangat para pemanah muda dari berbagai penjuru negeri dalam ajang Kejuaraan Panahan Antar Pelajar dan Umum Piala Gubernur Lampung 2025, yang resmi dibuka pada Kamis (24/04/2025). Sebanyak 243 atlet panahan dari berbagai provinsi dan instansi bersaing memperebutkan gelar juara. Mereka datang dari Lampung, […]

  • Satu keluarga di Pesawaran tak pernah tersentuh Bantuan dari pemerintah Meski sering di Data

    Satu keluarga di Pesawaran tak pernah tersentuh Bantuan dari pemerintah Meski sering di Data

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media — Di tengah pertumbuhan ekonomi yang pesat, masih ada sejumlah warga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Mirisnya, nasib mereka tak pernah tersentuh bantuan yang seharusnya mereka terima, seperti yang dialami oleh Sugiono (39) warga Dusun Gunung Rejo, Rt04/Rw05, Desa Wiyono, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran. Padahal Pemerintah telah mengucurkan berbagai bantuan kepada […]

  • Judi Online Jadi Ancaman, Polri, Komdigi, dan UPH Bersinergi Bangun Generasi Digital Berintegritas

    Judi Online Jadi Ancaman, Polri, Komdigi, dan UPH Bersinergi Bangun Generasi Digital Berintegritas

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    TANGERANG, INC MEDIA – Judi online mahasiswa menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian serius Polri. Melalui program Polri Goes to Campus, Kepolisian Republik Indonesia menggandeng Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memperkuat literasi digital sekaligus mencegah maraknya praktik judi online di kalangan generasi muda. Kegiatan bertajuk “Kampus Sehat, Mahasiswa […]

  • GRIB Jaya Lampung Dampingi Tiga Ahli waris Tanah Peta Kepala Burung Desa Sabah Balau untuk mendapatkan Hak

    GRIB Jaya Lampung Dampingi Tiga Ahli waris Tanah Peta Kepala Burung Desa Sabah Balau untuk mendapatkan Hak

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC Media — Lahan di Desa Sabah Balau yang di kenal dengan Peta Kepala Burung yang terbentuk Petanya seperti Kepala burung, Peta Tersebut Keluar dari Pemprov Provinsi Lampung Biro Aset Sudah beberapa kali pengurusan berdasarkan dari kekuatan Peta Pemprov tersebut dan di dukung oleh warkah dari ketiga ahli waris adalah hak milik orang […]

  • Bupati Pringsewu Pimpin Rapat Perdana, Targetkan Efisiensi Rp 150 Miliar untuk Masyarakat

    Bupati Pringsewu Pimpin Rapat Perdana, Targetkan Efisiensi Rp 150 Miliar untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pringsewu (incmedia.site) – Mengawali hari pertama berkantor setelah mengikuti orientasi kepala daerah di Akademi Militer Magelang, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas langsung memimpin rapat koordinasi jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu di Aula Utama Kantor Pemkab, Senin (3/5/2025). Dalam rapat tersebut, Riyanto menegaskan pentingnya sinergi dalam menjalankan program pemerintah daerah. Menurutnya, setiap pemimpin memiliki gaya kepemimpinan dan sudut […]

expand_less