Breaking News
light_mode

Pembunuhan Gegesik: Oknum PNS Diduga Bunuh Warga demi Kuasai Emas, Satreskrim Polresta Cirebon Ungkap Kasus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • print Cetak

Satreskrim Polresta Cirebon Ungkap Kasus Pembunuhan Gegesik

CIREBON, INC MEDIA – Pembunuhan Gegesik berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon. Aparat mengamankan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial S (55) yang diduga menjadi pelaku pembunuhan disertai pencurian dengan kekerasan terhadap Nur Saeni (48), warga Desa Jagapura Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Peristiwa tersebut sempat menggegerkan masyarakat karena korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya. Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, dugaan tindak pidana dilakukan untuk menguasai perhiasan emas milik korban yang kemudian dijual oleh pelaku.

Pelaku Diduga Masuk Rumah dengan Mencongkel Jendela

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB di Dusun III, Desa Jagapura Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, tersangka telah mempersiapkan aksinya dengan membawa sebuah obeng minus sepanjang 29 sentimeter dari rumah. Alat tersebut digunakan untuk mencongkel jendela samping rumah korban agar dapat masuk tanpa diketahui.

Setelah berada di dalam rumah, tersangka diduga menggeledah beberapa ruangan, termasuk kamar depan dan kamar belakang. Polisi juga mengungkap bahwa pelaku sempat merokok di dalam rumah sebelum memasuki kamar tengah yang saat itu tidak terkunci.

Di kamar tersebut, korban diketahui sedang tertidur seorang diri. Tersangka kemudian diduga berusaha melepaskan gelang emas yang dikenakan korban.

Korban Terbangun, Pelaku Diduga Lakukan Kekerasan

Aksi itu berubah menjadi tindak kekerasan ketika korban terbangun, mengenali pelaku, lalu berteriak meminta pertolongan.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka yang panik kemudian membekap mulut korban menggunakan tangan kiri. Selanjutnya, pelaku diduga menusukkan obeng minus sebanyak dua kali ke bagian belakang kepala korban hingga korban mengalami luka berat dan tidak sadarkan diri.

Setelah korban tidak berdaya, tersangka diduga mengambil seluruh perhiasan emas yang dikenakan korban, terdiri atas satu kalung, dua gelang, dan satu cincin. Pelaku kemudian melarikan diri melalui jendela yang sama saat masuk ke rumah.

Hasil penyelidikan juga mengungkap bahwa seluruh perhiasan tersebut dijual ke salah satu toko emas di Kecamatan Arjawinangun dengan nilai transaksi mencapai Rp29.688.000.

Penyelidikan Ilmiah Berhasil Mengungkap Identitas Pelaku

Kapolresta Cirebon menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja intensif tim penyidik yang mengedepankan pendekatan ilmiah dalam proses penyelidikan.

“Pelaku melakukan perbuatan yang sangat keji terhadap korban hanya demi menguasai harta benda berupa perhiasan emas. Tim Reskrim bekerja secara maraton dan ilmiah untuk mengumpulkan bukti-bukti di TKP, termasuk puntung rokok yang ditinggalkan pelaku, nota transaksi perhiasan, hingga alat bukti obeng yang digunakan untuk melukai korban,” ujar Kombes Pol. Imara Utama, Kamis (23/7/2026).

Dari hasil pengungkapan perkara, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu obeng minus bergagang kuning sepanjang 29 sentimeter, dua unit telepon seluler, nota dan catatan transaksi penjualan emas dari Toko Mas Apel Arjawinangun, satu unit sepeda motor Yamaha Fino, pakaian korban yang berlumuran darah, pengait kalung, serta puntung dan bungkus rokok yang diduga berkaitan dengan keberadaan pelaku di lokasi kejadian.

Tersangka Dijerat Pasal Pembunuhan dan Pencurian dengan Kekerasan

Atas dugaan perbuatannya, tersangka kini menjalani proses hukum di Polresta Cirebon.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 458 ayat (1) jo Pasal 479 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan dan Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Polresta Cirebon menegaskan bahwa proses penyidikan akan terus dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara utuh serta memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.


 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lomba Cepat Tepat: SMPN 1 Belalau Raih Juara 3 HUT Lampung Barat ke-35

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Barat, INC MEDIA – Lomba Cepat Tepat tingkat sekolah dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 Kabupaten Lampung Barat berlangsung meriah di Gedung Pancasila, Kecamatan Balik Bukit, Kamis, 17 September 2026. SMPN 1 Belalau berhasil membawa pulang juara 3 setelah bersaing dengan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Lampung Barat. Kegiatan tersebut dibuka […]

  • Pembangunan Infrastruktur Pekon Gunung Raya: Inovasi Toyim Yusup untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pringsewu (INC Media) — Pekon Gunung Raya, yang terletak di Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, kini tengah berjuang untuk keluar dari keterbelakangan infrastruktur. Meskipun dikenal dengan kondisi jalan yang buruk dan minimnya penerangan listrik, Pekon ini tidak membatasi semangat Kepala Pekon Toyim Yusup untuk membawa perubahan. Justru, tantangan ini menjadi pendorong baginya untuk terus berinovasi […]

  • Dana Sanitasi Pajar Bulan Disorot: 75 Titik Dipertanyakan, Warga Diduga Harus Tambah Biaya Sendiri

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT, INC MEDIA — Dana sanitasi Pajar Bulan untuk pembangunan 75 titik fasilitas sanitasi di Kelurahan Pajar Bulan, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lampung Barat, menjadi sorotan. Sejumlah persoalan mencuat, mulai dari ketidakjelasan nilai anggaran per titik, kecukupan material, dugaan pemotongan upah, hingga pekerjaan septic tank dan resapan yang disebut belum terealisasi. Program bantuan yang […]

  • Pemerintah Pekon Lugusari Genjot Infrastruktur Dana Desa 2025

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pekon Lugusari Realisasikan Infrastruktur Dana Desa 2025 Pringsewu, INC MEDIA — Pemerintah Pekon Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun desa. Melalui realisasi Dana Desa tahun 2025, berbagai proyek infrastruktur fisik telah digarap untuk meningkatkan kenyamanan dan produktivitas masyarakat. Pekon Lugusari yang memiliki luas 407 hektar ini terdiri dari beberapa dusun dengan […]

  • Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel Amankan Mudzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDA ACEH, INC MEDIA — Polda Aceh mengerahkan 1.820 personel gabungan TNI-Polri dan unsur pemerintah daerah untuk mengamankan Mudzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi Ke-II Tahun 2026. Pengamanan ini disiapkan untuk memastikan agenda internasional yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 tersebut berjalan aman, tertib, dan khidmat. Kesiapan pengamanan ditandai dengan apel gelar pasukan di Aula Meuligoe […]

  • Ditreskrimum Polda Lampung Tingkatkan Patroli Hunting jaga Situasi Kamtibmas tetap Kondusif 

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, INC MEDIA — Dalam rangka mendukung asta cita Presiden Prabowo Subianto ke-7 memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta narkoba. Polda Lampung melalui personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) menggelar patroli hunting. Pada Sabtu (2/11/2024). Patroli hunting tersebut dipimpin langsung oleh AKP Muhlisin yang dimulai sekitar pukul 22.00 […]

expand_less