Breaking News
light_mode

Festival Jalur Rempah Dorong Pelestarian Jamu Tradisional Jadi Warisan Budaya Bernilai Ekonomi di Cirebon

  • account_circle Wahidin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

Festival Jalur Rempah Perkuat Pelestarian Jamu Tradisional

CIREBON, INC MEDIAFestival Jalur Rempah kembali menjadi momentum penting dalam memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Hal itu ditunjukkan melalui penyelenggaraan Festival Jalur Rempah Episode 3 Tahun 2026 bertajuk Cirebon Cultural Wellness Workshop Jamu Tradisional dan Jamu Perawatan Pengantin yang berlangsung di Keraton Kacirebonan, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut mempertemukan Pemerintah Kota Cirebon, Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kota Cirebon, Keraton Kacirebonan, serta sejumlah mitra dalam satu kolaborasi untuk menghidupkan kembali tradisi jamu sebagai warisan budaya yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing.

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menegaskan bahwa penyelenggaraan Festival Jalur Rempah yang telah memasuki episode ketiga menunjukkan keseriusan seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan budaya Nusantara.

“Saya sangat bangga dan bahagia karena kegiatan hari ini merupakan bagian dari Festival Jalur Rempah yang sudah memasuki Episode 3. Fakta bahwa kegiatan ini dapat terselenggara hingga tiga kali menunjukkan keseriusan dan komitmen kita bersama dalam melestarikan kebudayaan serta berbagai keterampilan yang diwariskan oleh para leluhur,” ujarnya.

Menurutnya, pembahasan mengenai jamu tradisional dan jamu perawatan pengantin tidak hanya mengenalkan produk herbal kepada masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut mengajak masyarakat memahami kembali kecerdasan leluhur dalam memanfaatkan rempah-rempah dan bahan alami untuk menjaga kesehatan, kebugaran, serta kecantikan.

Festival Jalur Rempah Buka Peluang Ekonomi Kreatif

Siti Farida menilai tren back to nature yang berkembang di berbagai negara menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk mengembangkan produk berbasis rempah dan herbal tradisional.

Ia menambahkan, pelaku usaha di sektor jasa pernikahan memiliki posisi strategis dalam mengembangkan potensi tersebut. Dengan menguasai keterampilan tata rias sekaligus pengetahuan tentang jamu tradisional, mereka dapat menghadirkan layanan yang lebih bernilai sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia.

“Kerja sama antara HARPI Melati, Keraton Kacirebonan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta dukungan dari sektor industri merupakan contoh kolaborasi yang sangat tepat. Melalui sinergi seperti inilah budaya lokal dapat memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha jasa pernikahan di Kota Cirebon,” tuturnya.

Pemerintah Kota Cirebon berharap Festival Jalur Rempah tidak berhenti sebagai agenda budaya semata. Tradisi jamu diharapkan mampu berkembang menjadi bagian dari ekonomi kreatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing produk budaya lokal.

HARPI Melati Komitmen Lestarikan Tradisi Jamu

Ketua HARPI Melati Kota Cirebon, Wiwit Widyawati, mengungkapkan bahwa workshop tersebut diikuti oleh 75 peserta yang berasal dari wilayah Ciayumajakuning.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Festival Jalur Rempah bukan hanya menjadi ajang untuk mengenang kejayaan jalur rempah Nusantara, tetapi juga menjadi momentum untuk melestarikan tradisi meracik jamu sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia,” ujarnya.

Wiwit menambahkan, HARPI Melati Kota Cirebon berkomitmen mendukung pelestarian budaya melalui pemanfaatan bahan-bahan alami dalam perawatan kecantikan, baik untuk perawatan dari luar maupun dari dalam tubuh.

Ia berharap seluruh peserta memperoleh wawasan baru sekaligus semakin bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia.

“Semoga kolaborasi antara HARPI Melati, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Mustika Ratu, serta Keraton Cirebon dapat terus berlanjut pada berbagai kegiatan pelestarian budaya di masa mendatang,” harapnya.

Keraton Kacirebonan Tegaskan Sejarah Jalur Rempah Cirebon

Sultan Keraton Kacirebonan ke-X, Pangeran Sultan Abdul Gani Natadiningrat, menegaskan bahwa Cirebon sejak dahulu merupakan salah satu kawasan penting dalam jalur perdagangan rempah Nusantara. Letaknya yang berada di wilayah pesisir serta keberadaan kerajaan menjadikan Cirebon memiliki sejarah panjang sebagai pusat aktivitas perdagangan dan budaya.

Menurutnya, sejarah tersebut menjadi landasan kuat untuk terus menghidupkan kembali nilai-nilai budaya yang lahir dari tradisi rempah agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

“Sejak dahulu Cirebon merupakan jalur rempah. Karena itu kami mendukung penuh kegiatan ini. Mudah-mudahan menjadi momentum yang produktif, tidak hanya menjaga nilai-nilai kebudayaan, tetapi juga menghadirkan nilai ekonomi bagi masyarakat. Semoga workshop ini membawa manfaat sekaligus mengangkat kearifan lokal yang kita miliki,” ucapnya.

Melalui sinergi pemerintah daerah, komunitas budaya, pelaku industri, dan Keraton Kacirebonan, Festival Jalur Rempah diharapkan terus menjadi wadah pelestarian budaya yang mampu memperkuat identitas bangsa sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif berbasis warisan leluhur.


 

  • Penulis: Wahidin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Lintas Sektor di Jati Agung: Wujud Nyata Kesiapsiagaan Hadapi Konflik Sosial

    Kolaborasi Lintas Sektor di Jati Agung: Wujud Nyata Kesiapsiagaan Hadapi Konflik Sosial

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Pemerintah Kecamatan Jati Agung menggelar sosialisasi Standard Operating Procedure (SOP) Pencegahan dan Penanganan Konflik Sosial pada Kamis, 10 April 2025. Bertempat di aula Kantor Kecamatan, kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi konflik di tengah masyarakat. Kegiatan Dialog Bersama ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimcam […]

  • Kapolda Babel Geram, Tindak Tegas Kasat Lantas yang Rebut Ponsel Wartawan

    Kapolda Babel Geram, Tindak Tegas Kasat Lantas yang Rebut Ponsel Wartawan

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pangkalpinang (INC Media) — Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo Geram dan akan melakukan tindakan tegas kepada Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bangka Barat atas insiden perampasan telepon seluler milik salah satu wartawan saat meliput Operasi Keselamatan Menumbing 2025 di Mentok. “Bagi saya ini masalah serius karena saya sendiri dan pejabat utama di […]

  • THR PT Iconet Dipersoalkan: Mitra Pengamanan Siap Tempuh Jalur Hukum

    THR PT Iconet Dipersoalkan: Mitra Pengamanan Siap Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA – THR PT Iconet dipersoalkan oleh salah satu mitra pengamanan yang mengaku tidak menerima hak sesuai perjanjian kerja sama. Dugaan pelanggaran komitmen ini kini berpotensi berlanjut ke ranah hukum setelah upaya komunikasi dinilai tidak membuahkan kejelasan. Febriyansah (43), warga Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, secara terbuka menyatakan akan […]

  • Maulidah Zauroh Fatayat NU Lampung 2026–2031, Regenerasi Kepemimpinan Perkuat Peran Perempuan

    Maulidah Zauroh Fatayat NU Lampung 2026–2031, Regenerasi Kepemimpinan Perkuat Peran Perempuan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Maulidah Zauroh Fatayat NU Lampung 2026–2031: Momentum Regenerasi dan Penguatan Organisasi Lampung, INC MEDIA — Maulidah Zauroh Fatayat NU Lampung 2026–2031 menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi perempuan Nahdlatul Ulama di Provinsi Lampung. Pergantian kepengurusan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran Fatayat NU di tengah masyarakat. […]

  • Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas Menjelang Pilkada, Polres LamSel Gelar Penertiban Peredaran Miras 

    Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas Menjelang Pilkada, Polres LamSel Gelar Penertiban Peredaran Miras 

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Satuan Samapta Polres Lampung Selatan berhasil mengungkap  penjualan minuman beralkohol di luar ketentuan yang berlaku di Desa Way Gelam, Kecamatan Candipuro. Penertiban dilakukan pada Selasa, 17 September 2024, sekitar pukul 23.30 WIB. Kepala Satuan (Kasat) Samapta Polres Lampung Selatan, AKP Joni Mafira menjelaskan, petugas menemukan saudara CN alias Cokro tertangkap […]

  • Masih Maraknya Korupsi Dana Desa, Ini yang Dilakukan Kejari di Berbagai Daerah

    Masih Maraknya Korupsi Dana Desa, Ini yang Dilakukan Kejari di Berbagai Daerah

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta (INC Media) — Korupsi Dana Desa yang dilakukan oleh sejumlah Kepala Desa dan jajarannya di perangkat pemerintahan desa masih saja marak terjadi. Kejaksaan Negeri di berbagai daerah pun tidak tinggal diam. Berbagai upaya penegakan hukum termasuk pencegahan korupsi terus dilakukan. Di Kabupaten Bone misalnya, Dilansir dari desapedia.id, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone telah menetapkan 3 […]

expand_less