Babinsa Korpri Raya Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp75 Juta
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA — Babinsa Korpri Raya, Kodim 0410/KBL, bergerak cepat membantu warga yang tertimpa musibah kebakaran di Kompleks Perum Korpri Blok C 4 Nomor 17, RT 06, Lingkungan II, Kelurahan Korpri Raya, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Selasa (27/10/2026).
Kebakaran yang menimpa rumah milik MP. Silaban (65), seorang pensiunan aparatur sipil negara (ASN), pertama kali diketahui warga sekitar pukul 12.30 WIB. Warga melihat kepulan asap keluar dari bagian kamar tidur dan ruang tengah rumah korban.
Menyadari adanya potensi bahaya, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat dan menghubungi Babinsa untuk meminta bantuan penanganan.
Enam Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Menindaklanjuti laporan itu, Babinsa Korpri Raya bersama aparat kelurahan dan warga langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan upaya awal penanganan, membantu mengamankan lingkungan, serta memastikan akses menuju rumah korban dapat dilalui petugas pemadam kebakaran.
Tak lama kemudian, enam unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Kecamatan Sukarame dan Posko Tandean Kota Bandar Lampung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Di tengah proses penanganan, Babinsa turut membantu mengevakuasi barang-barang berharga milik korban, mengatur akses kendaraan pemadam, dan menenangkan warga yang berada di sekitar lokasi.
Kolaborasi antara Babinsa, aparat kelurahan, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat membuat proses penanganan berlangsung tertib. Berdasarkan informasi yang diterima, penanganan selesai sekitar pukul 14.30 WIB dalam keadaan aman.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Rp75 Juta
Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa berdasarkan informasi awal. Namun, kebakaran diperkirakan menimbulkan kerugian materiil sekitar Rp75 juta.
Penyebab kebakaran sementara diduga berasal dari korsleting listrik di bagian atap plafon kamar tidur dan ruang tengah rumah. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Babinsa yang berada di lokasi menyampaikan bahwa kehadirannya bertujuan membantu warga sekaligus memastikan proses penanganan berjalan aman.
“Kami hadir di tengah warga untuk membantu meringankan beban dan memastikan proses penanganan berjalan aman. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya korsleting listrik di rumah masing-masing,” ujar Babinsa di lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik di lingkungan permukiman. Pemeriksaan instalasi secara berkala dan penggunaan peralatan listrik sesuai standar menjadi langkah pencegahan yang perlu diperhatikan masyarakat.
Kehadiran Babinsa dalam membantu warga yang mengalami musibah juga mencerminkan sinergi TNI dengan masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat sekaligus meringankan beban warga yang terdampak.
Catatan redaksi: Dugaan penyebab kebakaran dan nilai kerugian masih mengacu pada informasi awal. Konfirmasi dari pihak berwenang diperlukan untuk memastikan penyebab serta taksiran kerugian secara resmi.
(Red/rls)
- Penulis: Redaksi





