Kapolda Aceh Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Tegaskan Nilai Persatuan
- account_circle Helmy
- calendar_month 48 menit yang lalu
- print Cetak

Banda Aceh, INC MEDIA – Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi jajaran Polda Aceh untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara dan persatuan bangsa. Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Mapolda Aceh, Kamis, 1 Oktober 2026.
Upacara berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan ideologi serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hari Kesaktian Pancasila di Polda Aceh
Upacara tersebut diikuti para pejabat utama, perwira, bintara, tamtama, serta ASN Polri di lingkungan Polda Aceh.
Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan upacara dengan penuh penghormatan. Momentum tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat tentang tanggung jawab setiap aparatur negara dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
Dalam rangkaian upacara, peserta juga mengikuti pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta ikrar untuk tetap setia mempertahankan dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara.
Komitmen tersebut menjadi penting di tengah kehidupan masyarakat Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan latar belakang sosial.
Hari Kesaktian Pancasila dan Semangat Persatuan
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Tema tersebut menempatkan Pancasila sebagai fondasi penting dalam menjaga persatuan nasional. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak berhenti pada simbol atau hafalan, tetapi perlu diterapkan melalui sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi institusi kepolisian, pengamalan nilai Pancasila juga berkaitan erat dengan pelaksanaan tugas. Polisi dituntut memberikan pelayanan kepada masyarakat secara adil, menjaga ketertiban, serta menghormati perbedaan yang ada di tengah masyarakat.
Karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi ruang refleksi bagi seluruh anggota Polri agar nilai persatuan, keadilan, gotong royong, dan penghormatan terhadap keberagaman benar-benar hadir dalam pelaksanaan tugas.
Pesan Polda Aceh tentang Hari Kesaktian Pancasila
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, nilai-nilai Pancasila perlu terus dihidupkan dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pemersatu bangsa. Karena itu, semangat persatuan, gotong royong, keadilan, dan penghormatan terhadap keberagaman perlu terus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengamalan Pancasila memiliki dimensi praktis. Nilainya dapat diwujudkan melalui pelayanan publik yang bertanggung jawab, penghormatan terhadap hak masyarakat, serta sikap yang mengedepankan persatuan.
Dalam konteks tugas kepolisian, nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Aparat tidak hanya dituntut menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu hadir sebagai pelayan masyarakat yang mengedepankan keadilan dan kepastian dalam menjalankan tugas.
Momentum Mengenang Para Pahlawan
Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Peringatan tersebut berkaitan dengan peristiwa 30 September 1965 sekaligus menjadi momentum untuk mengenang para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam rangkaian peristiwa tersebut.
Peringatan setiap tahun menjadi pengingat bahwa perjalanan bangsa Indonesia tidak terlepas dari sejarah panjang dalam mempertahankan persatuan dan ideologi negara.
Di Polda Aceh, momentum tersebut kembali ditegaskan melalui upacara yang diikuti seluruh unsur personel. Kehadiran jajaran kepolisian dalam peringatan tersebut menunjukkan pentingnya menjaga nilai Pancasila sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada akhirnya, Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya tentang mengenang sejarah. Lebih dari itu, peringatan tersebut menjadi momentum untuk memastikan nilai persatuan, keadilan, gotong royong, dan penghormatan terhadap keberagaman tetap menjadi bagian nyata dari kehidupan masyarakat.
Bagi Polri, pengamalan nilai tersebut dapat diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, pelayanan yang humanis, serta komitmen menjaga keamanan dan keutuhan NKRI.
By. Helmy
- Penulis: Helmy







