Breaking News
light_mode

Ziarah Muslimat NU Jati Agung: 100 Jamaah Teladani Jejak Dakwah KH Gholib dan Ulama Lampung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • print Cetak

Lampung Selatan, INC MEDIA — Ziarah Muslimat NU Jati Agung kembali menjadi agenda religius yang sarat makna. Sebanyak 100 jamaah yang terdiri atas pengurus dan anggota Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Jati Agung mengikuti ziarah tahunan ke makam Maulana Syaikh KH Gholib di Kabupaten Pringsewu serta makam Al-Maghfurlah Syeikh Muhammad Nur Abdurrohim Busthomil Karim di Kabupaten Lampung Tengah, Ahad (26/7/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan religi. Bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama, ziarah menjadi media memperkuat tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, mengenang perjuangan para ulama, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah dan menanamkan kecintaan kepada para pewaris dakwah Islam.

Ziarah Muslimat NU Jati Agung Berlangsung Khidmat

Rombongan berangkat dari Kecamatan Jati Agung sekitar pukul 08.30 WIB menggunakan dua bus. Mustasyar MWCNU Jati Agung sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darussalamah Desa Sidoharjo, KH Nurkholis Ahmad, memimpin langsung kegiatan tersebut.

Bus pertama dipimpin Ketua PAC Muslimat NU Jati Agung, Nyai Siti Munawaroh, sedangkan bus kedua dipimpin Wakil Ketua I PAC Muslimat NU Jati Agung, Nyai Mulyani. Turut mendampingi seluruh rangkaian kegiatan, Rois Syuriah MWCNU Jati Agung Kyai Masduki dan Sekretaris MWCNU Jati Agung Ustadz Nurrohim.

Sekitar pukul 10.30 WIB, rombongan tiba di kompleks makam Maulana Syaikh KH Gholib di Kabupaten Pringsewu. Seluruh jamaah kemudian mengikuti pembacaan tahlil yang dipimpin KH Nurkholis Ahmad, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin Abah Yai Masduki.

Suasana berlangsung penuh kekhusyukan. Lantunan tahlil dan doa menggema di area pemakaman, sementara para jamaah memanjatkan doa dengan penuh harap kepada Allah SWT.

Mengenang Perjuangan Dakwah KH Gholib

Sebelum tahlil dimulai, KH Nurkholis Ahmad mengajak seluruh jamaah mengenang jasa para ulama yang telah mengabdikan hidupnya untuk menyebarkan agama Islam di Provinsi Lampung.

“Alhamdulillah atas izin Allah pada pagi hari ini kita semua berada di makam Waliyyun min Auliyāillāh, Maulana Syaikh KH Gholib. Beliau merupakan pejuang Islam di Pulau Sumatera, khususnya di Provinsi Lampung. Mungkin kita semua memiliki hutang jasa kepada beliau, karena keberkahan perjuangannya masih kita rasakan hingga hari ini di Tanah Sai Bumi Ruwa Jurai,” tutur KH Nurkholis Ahmad.

KH Gholib merupakan ulama asal Mojosantren, Krian, Jawa Timur, yang hijrah ke Pringsewu pada akhir dekade 1920-an. Di Lampung, beliau membangun masjid, mendirikan madrasah, membina masyarakat melalui pendidikan, serta aktif menyebarkan syiar Islam.

Tidak hanya berdakwah, KH Gholib juga dikenal sebagai pejuang kemerdekaan. Pada masa revolusi, beliau memimpin Laskar Hizbullah di wilayah Lampung dalam perjuangan mempertahankan Republik Indonesia dari penjajah. Jejak perjuangan di bidang dakwah, pendidikan, dan kebangsaan menjadikan beliau dikenang sebagai salah satu ulama besar yang memiliki kontribusi penting bagi perkembangan Islam di Provinsi Lampung.

Ziarah Muslimat NU Jati Agung Perkuat Tradisi Aswaja

Dalam tausiyahnya, KH Nurkholis Ahmad menegaskan bahwa ziarah kubur bukan hanya mengunjungi makam, melainkan menjadi sarana mengenang perjuangan para ulama sekaligus memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT melalui wasilah para kekasih-Nya.

“Oleh karena itu, marilah kita memohon kepada Allah dengan wasilah beliau. Mudah-mudahan apa yang menjadi hajat kita, baik hajat dunia maupun hajat akhirat, semuanya dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.

Ia juga mengutip hadis yang masyhur mengenai kemuliaan para ulama.

مَنْ زَارَ عَالِمًا فَكَأَنَّمَا زَارَنِي، وَمَنْ جَالَسَ عَالِمًا فَكَأَنَّمَا جَالَسَنِي، وَمَنْ صَافَحَ عَالِمًا فَكَأَنَّمَا صَافَحَنِي.

“Barang siapa mengunjungi seorang alim, maka seakan-akan ia mengunjungiku. Barang siapa duduk bersama seorang alim, maka seakan-akan ia duduk bersamaku. Dan barang siapa berjabat tangan dengan seorang alim, maka seakan-akan ia berjabat tangan denganku.”

KH Nurkholis juga mengingatkan pentingnya menjaga adab ketika berdoa.

“Ketika kita berziarah ke makam kekasih-kekasih Allah, salah satunya Maulana Syaikh KH Gholib ini, mudah-mudahan kita semua pulang membawa keberkahan. Yang belum mendaftar haji semoga Allah mudahkan rezekinya sehingga bisa berhaji, dan yang belum umrah semoga segera menjadi tamu Allah di Tanah Suci Makkah dan Madinah,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan agar setiap doa diawali dengan mendoakan kedua orang tua, guru, serta para ulama.

“Gunakan adab ketika meminta kepada Allah. Doakan kedua orang tua kita, guru-guru kita, khususnya Maulana Syaikh KH Gholib. Setelah itu mintalah kepada Allah agar anak cucu kita diberikan keturunan yang saleh dan salehah. Mudah-mudahan seluruh hajat kita, baik urusan dunia maupun akhirat, dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pesannya.

Muslimat NU: Tradisi yang Menumbuhkan Cinta Ulama

Ketua PAC Muslimat NU Jati Agung, Nyai Siti Munawaroh, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat kecintaan kepada ulama.

“Alhamdulillah, ziarah ini bukan sekadar mengunjungi makam para ulama, tetapi menjadi momentum mengenang perjuangan mereka, mempererat ukhuwah, serta memohon keberkahan kepada Allah SWT,” ujar Bu Nyai Siti Munawaroh.

Ia berharap kegiatan serupa terus menjadi tradisi yang memberikan manfaat bagi seluruh jamaah.

“Semoga tradisi ini terus terjaga dan semakin menumbuhkan kecintaan kepada para ulama serta semangat berkhidmah di Nahdlatul Ulama,” tambahnya.

Dilanjutkan ke Makam KH Busthomil Karim

Usai berziarah di makam KH Gholib, rombongan melanjutkan perjalanan menuju makam Al-Maghfurlah Syeikh Muhammad Nur Abdurrohim Busthomil Karim di Kabupaten Lampung Tengah.

KH Busthomil Karim dikenal sebagai ulama kharismatik, mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyah, sekaligus pendiri Pondok Pesantren Raudlatus Sholihin Purwosari, Kecamatan Padang Ratu.

Hijrah dari Kebumen, Jawa Tengah, ke Lampung pada 1952, beliau mengabdikan hidupnya untuk berdakwah, membina umat, dan mengembangkan pendidikan pesantren hingga melahirkan banyak ulama serta tokoh agama di berbagai daerah.

Hingga kini, kompleks makam KH Busthomil Karim menjadi salah satu tujuan ziarah ulama di Lampung. Ribuan jamaah dari berbagai wilayah rutin datang, terutama saat pelaksanaan haul, sebagai bentuk penghormatan atas jasa beliau dalam membangun pendidikan Islam, membimbing umat, dan menyebarkan syiar Islam.

Menjelang siang, dua bus kembali melanjutkan perjalanan menuju Lampung Tengah. Lantunan shalawat terus mengiringi perjalanan. Bagi PAC Muslimat NU Jati Agung, ziarah ini menjadi pengingat bahwa perjuangan para ulama harus diteruskan melalui penguatan ilmu, akhlak, ukhuwah, serta pengabdian kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.


 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Camat Kemiling Bergerak Cepat, Tindak Lanjuti Nasib Anak Pemulung yang Putus Sekolah

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA – Camat Kemiling bergerak cepat menindaklanjuti informasi mengenai Dini, seorang anak pemulung yang terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi. Kurang dari 1×24 jam setelah menerima informasi dari awak media, Camat Kemiling langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi Dini dan keluarganya. Camat Kemiling Bergerak Cepat Cek Kondisi Dini Dini tinggal di […]

  • Batik Motif Aceh Jadi Fokus Dekranasda, Kak Na Dorong Perajin Aceh Utara Naik Kelas

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ACEH UTARA, INC MEDIA — Batik motif Aceh menjadi salah satu peluang ekonomi kreatif yang didorong Ketua Dekranasda Aceh Marlina Muzakir untuk dikembangkan para perajin di Kabupaten Aceh Utara. Pengembangan motif khas daerah dinilai dapat memperkuat identitas produk sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. Hal itu disampaikan Marlina Muzakir atau yang akrab disapa Kak […]

  • Tenaga Ahli Pemprov Lampung Sedot Rp18 Miliar APBD, Mirip Investasi Bodong

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    INC MEDIA — Belanja tenaga ahli Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung Tahun Anggaran (TA) 2025 menyedot anggaran hingga Rp18 miliar. Ironisnya, aliran anggaran ini dinilai tidak efisien dan berpotensi menimbulkan kepentingan pribadi atau kelompok, ibarat skema investasi bodong yang menjanjikan keuntungan besar tanpa kejelasan hasil. Alokasi anggaran jumbo ini muncul sebagai sisa dari rencana kerja (Renja) […]

  • Taman Kerukunan Ekoteologi Way Kanan Diluncurkan, Kemenag Perkuat Toleransi dan Pelestarian Alam

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    WAY KANAN, INC MEDIA – Taman Kerukunan Ekoteologi Way Kanan resmi diluncurkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, dan Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah. Program ini menggabungkan penguatan moderasi beragama dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Peluncuran berlangsung di lingkungan Kantor Kemenag Way Kanan, Rabu (21/10/2026). […]

  • PCNU Lamsel Gelar PMKNU Perdana Di Jati Agung

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC Media – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Selatan membuka secara resmi Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) pertama pada Jumat, 9 Mei 2025.  Kegiatan ini dipusatkan di aula Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Universitas Islam An-Nur, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jati Agung. Tokoh NU dan Pejabat Daerah Hadiri Acara Sejumlah tokoh penting […]

  • Jumat Bersih Tanjung Senang, Babinsa Pimpin Gotong Royong Warga di Bandar Lampung

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Jumat Bersih Tanjung Senang Perkuat Sinergi TNI dan Warga Bandar Lampung, INC MEDIA – Jumat Bersih Tanjung Senang menjadi momentum nyata memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui aksi gotong royong membersihkan lingkungan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Serma Usmawan, Babinsa Kelurahan Tanjung Senang, bersama masyarakat di Jalan Raflesia, RT 13 Lk 1, Kecamatan Tanjung Senang, […]

expand_less