Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Warga Desa Sinar Mulia Dambakan Jembatan, Namun diduga Pemkab Pringsewu “Cuek”

Warga Desa Sinar Mulia Dambakan Jembatan, Namun diduga Pemkab Pringsewu “Cuek”

  • account_circle Haris
  • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
  • print Cetak

Pringsewu (INC Media)Adanya sarana infrastruktur di Desa bertujuan untuk meningkatkan taraf perekonomi masyarakat desa, Majunya suatu Desa berada pada perekonomian nya,

namun di Desa Sinar Mulia, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu sangatlah berbeda. Pasalnya banyak warga yang mengeluhkan ketiadaan jembatan sebagai akses penghubung.

Kepala Desa (Kades) Sinar Mulia, Azhar Annas mengungkapkan bahwa jembatan tersebut sangat vital bagi mobilitas masyarakat ke arah perkebunan namun pihaknya sudah beberapa kali mengajukan usulan ke Pemerintah Kabupaten namun hingga kini belum terealisasi.

BACA JUGA : Seorang IRT dilampung timur tega bacok anak kandungnya usia 5 bulan hingga tewas

“Saya sudah beberapa kali mengajukan pembuatan jembatan penghubung Desa dengan perkebunan kepada Pemkab Pringsewu tapi sampai saat ini belum ditanggapi ucap Kepala Pekon (Kakon) Sinar Mulia, Azhar Annas saat berbincang-bincang santai dengan media ini di kediamannya, Minggu ,(12/1/2025).

Menurut Annas, terkait kondisi Desa nya yang memprihatinkan, salah satunya akses jembatan yakni jembatan penghubung antara Desa dengan perkebunan, sering kali dirinya menerima keluhan dari masyarakat dan hingga kini masyarakat harus menyebrangi sungai saat hendak melakukan aktivitas berkebun.

“terkait sulitnya dalam mengakses jalan menuju perkebunan, saat ini warga melalui sungai tanpa jembatan sebagai alat transportasi untuk mengangkut hasil bumi warga,” terangnya.

Dalam hal ini, Kepala pekon mengambil sikap dengan mengalokasikan anggaran pembangunan jembatan secara berkala atau bertahap melalui Anggaran Dana Desa (ADD) karna mengingat sampai saat ini desanya belum menerima bantuan berupa jembatan yang sudah dari jauh-jauh hari ia ajukan kepada Pemkab setempat namun terkesan tidak ditanggapi

Kondisi sungai tersebut, sambung Annas, sangatlah menakutkan ketika musim hujan datang, dikarenakan sungai yang banjir dengan arus yang cukup deras membuat masyarakat tidak berani berkebun ataupun pulang kerumah dan lebih memilih menginap di gubuk kebun milik mereka guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Seingat saya tepat dua tahun yang lalu di sungai itu nyaris menelan korban, salah satu dari masyarakat kami yang sedang berkebun hampir meninggal karna melewati Sungai dalam keadaan banjir, derasnya air menyebabkan korban terjatuh dan tertimpa sepeda motor yang memuat kayu bakar, beruntung nya ada salah satu warga yang melintas dan melihat jika tidak kemungkinan iya meninggal, apakah harus menelan korban dulu baru akan dibangun,”paparnya.

BACA JUGAGedung Aula Kecamatan Tegineneng Ambruk Total. Yusak : ini tidak bisa dicover dengan anggaran Rehab

Ia juga berharap, kepada pemerintah setempat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang membidangi urusan pekerjaan umum agar segera membantu desa nya dan jangan sampai kejadian ini terjadi di desa lain.(Zainal/Nizar)

 

 

  • Penulis: Haris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gemar Dugem dan Punya Hubungan Gelap

    Gemar Dugem dan Punya Hubungan Gelap

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA – Oknum Jaksa Kejaksaan Agung (Kejagung) berinisial SFS, diduga memiliki hubungan gelap dengan DJ inisial AA. Kabar hubungan gelap antara oknum Jaksa SFS dengan DJ AA, masuk ke meja Redaksi INC Media pada tanggal 24 Desember 2023. Informasi yang berhasil didapat INC Media, diduga jaksa SFS sering kali berfoya foya. Kehidupan gemerlap […]

  • Bejat, Paman Di Lamteng Cabuli Keponakan Sendiri Hingga Hamil 5 Bulan

    Bejat, Paman Di Lamteng Cabuli Keponakan Sendiri Hingga Hamil 5 Bulan

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard

  • Increase Your Productivity as an Online Web Designer

    Increase Your Productivity as an Online Web Designer

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2019
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Sine sed diffundi proximus. Super minantia praeter temperiemque scythiam. Posset: nix aliis acervo magni acervo temperiemque formaeque. Pinus locis? Liquidum montibus quia dedit sui orba margine reparabat. Evolvit mundum nuper pontus. Liquidum iunctarum regna pontus totidem freta qui hominum frigore. Tumescere quae suis. Qui quisquis. Omni possedit seductaque sibi. Densior undis habitabilis peragebant passim mea. […]

  • Aksi Jumat Bersih: Babinsa dan Warga Tanjung Karang Kompak Wujudkan Lingkungan Sehat

    Aksi Jumat Bersih: Babinsa dan Warga Tanjung Karang Kompak Wujudkan Lingkungan Sehat

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Semangat gotong royong kembali menggema di Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung. Pada Jumat (16/5/2025), Babinsa Kelurahan Tanjung Karang, Sertu Heri Hernawan, bersama Lurah Tanjung Karang Bapak Fikri, S.H., Kaling, RT, Linmas, dan warga setempat bahu-membahu dalam kegiatan Jum’at Bersih. BACA JUGA : Ciptakan Rasa aman, Polsek Padang Cermin […]

  • Markup: HTML Tags and Formatting

    Markup: HTML Tags and Formatting

    • calendar_month Sabtu, 15 Sep 2018
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Header one Header two Header three Header four Header five Header six Default Text Align – Left Align This is a paragraph. It is left aligned. Because of this, it is a bit more liberal in it’s views. It’s favorite color is green. Left align tends to be more eco-friendly, but it provides no concrete […]

  • Dewan Pers: Konten Rp484 Juta di TV Swasta Bukan Produk Jurnalistik, Terkait Kasus Obstruction of Justice

    Dewan Pers: Konten Rp484 Juta di TV Swasta Bukan Produk Jurnalistik, Terkait Kasus Obstruction of Justice

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Dok. Foto ist: Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu di sebuah Hotel Kawasan Kuningan Jakarta Selatan pada Selasa (5/11/2024).  Jakarta, INC MEDIA – Kasus dugaan perintangan penyidikan (obstruction of justice) dalam mega skandal korupsi timah dan importasi gula kini menyeret nama Direktur Pemberitaan salah satu televisi swasta, Tian Bahtiar. Dewan Pers mengungkap bahwa sejumlah tayangan yang […]

expand_less