Breaking News
light_mode

Wali Kota Cirebon Lantik 26 Pejabat, Tekankan Amanah, Kompetensi, dan Kinerja

  • account_circle Wahidin
  • calendar_month 21 menit yang lalu
  • print Cetak

CIREBON, INC MEDIAWali Kota Cirebon Effendi Edo melantik 26 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon, Senin (7/9/2026). Prosesi pelantikan berlangsung di Lapangan Upacara Sekretariat Daerah Kota Cirebon.

Pelantikan Wali Kota Cirebon tersebut menjadi bagian dari rotasi dan promosi jabatan dalam rangka memperkuat tata kelola organisasi pemerintahan. Pemerintah Kota Cirebon menempatkan kompetensi, kebutuhan organisasi, dan kinerja sebagai pertimbangan dalam pengisian jabatan.

Wali Kota Cirebon Tekankan Amanah Jabatan

Effendi Edo menegaskan, rotasi dan promosi merupakan dinamika yang wajar dalam organisasi pemerintahan. Namun, setiap keputusan penempatan pejabat harus melalui pertimbangan yang matang.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan pejabat yang ditempatkan pada suatu posisi memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perangkat daerah.

“Hari ini kita melaksanakan rotasi dan promosi, ada 26 orang yang dilantik. Tentunya untuk rotasi maupun promosi tidak sembarangan. Kita harus terus melihat dan memantau mana yang paling pas, mana yang paling mumpuni untuk dilakukan rotasi ataupun promosi,” ujar Wali Kota.

Penataan jabatan juga akan terus berjalan. Kebutuhan tersebut muncul seiring perubahan organisasi dan dinamika kepegawaian, termasuk adanya aparatur sipil negara yang memasuki masa purnabakti.

Pemerintah Kota Cirebon akan melakukan pengisian jabatan secara bertahap berdasarkan kebutuhan organisasi. Langkah itu diharapkan menjaga kesinambungan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

Wali Kota Cirebon: Jabatan Bukan untuk Main-Main

Dalam kesempatan tersebut, Effendi Edo mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Ia menilai jabatan bukan sekadar kedudukan dalam struktur birokrasi. Jabatan merupakan kepercayaan yang harus diwujudkan melalui kinerja dan pelayanan publik.

“Kepada pejabat yang baru, amanah yang diberikan oleh pimpinan tentunya harus bisa dijalankan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Jabatan ini bukan untuk main-main, tetapi merupakan satu ikrar diri kita untuk melakukan yang terbaik bagi Kota Cirebon,” jelasnya.

Pesan tersebut menempatkan integritas dan tanggung jawab sebagai bagian penting dalam menjalankan jabatan. Pejabat tidak hanya dituntut memahami tugas administratif, tetapi juga mampu memberikan hasil kerja yang berdampak bagi masyarakat.

Manajemen Talenta Jadi Dasar Promosi

Pemerintah Kota Cirebon menyatakan proses pengangkatan pejabat dilakukan melalui penilaian yang objektif, transparan, dan berbasis sistem merit.

Manajemen talenta menjadi salah satu instrumen yang digunakan pemerintah dalam mengelola karier ASN. Pendekatan tersebut diarahkan agar pengisian jabatan tidak hanya berdasarkan masa kerja atau kebiasaan, tetapi mempertimbangkan kemampuan dan rekam kinerja.

“Tujuannya satu memastikan bahwa setiap keputusan di birokrasi ini diambil oleh individu yang kompeten, bukan sekadar karena kebiasaan. Kita tidak sedang membagi-bagi kewenangan, melainkan mendistribusikan beban kerja dan tanggung jawab,” tegasnya.

Dengan pendekatan tersebut, setiap pejabat diharapkan mampu menjalankan tanggung jawab sesuai kapasitasnya. Pemerintah juga dapat menempatkan sumber daya aparatur berdasarkan kebutuhan organisasi.

BKPSDM Cirebon: Tiga Kunci Promosi ASN

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno, menjelaskan bahwa proses promosi jabatan kini mengacu pada penerapan manajemen talenta.

Menurut Budi, manajemen talenta telah menjadi bagian dari kebijakan pengelolaan ASN. Karena itu, ASN perlu mempersiapkan diri dengan meningkatkan kompetensi dan menunjukkan kinerja yang konsisten.

“Manajemen talenta sekarang bukan lagi pilihan. Ini sudah menjadi kewajiban bagi seluruh instansi pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia. Jadi, promosi diberikan kepada ASN yang memiliki kompetensi yang cukup atau tinggi, berkinerja baik, dan memiliki integritas. Tiga hal itu menjadi kuncinya,” jelas Budi.

Ia menjelaskan bahwa sistem tersebut mendorong ASN menjadi pribadi pembelajar. Aparatur perlu meningkatkan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan, kemudian membuktikan kemampuan tersebut melalui hasil kerja.

Rekam jejak kompetensi, kinerja, dan potensi menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Ketika terdapat kebutuhan pengisian jabatan atau rencana suksesi, data tersebut dapat menjadi dasar pertimbangan.

ASN Diminta Terus Tingkatkan Kompetensi

Budi mengatakan pengembangan potensi menjadi salah satu aspek penting dalam perjalanan karier ASN. Pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi profesional dapat membantu aparatur memperkuat kompetensinya.

“Yang paling penting adalah meningkatkan potensi. Potensi itu dilakukan dengan belajar, berlatih, kemudian mendapatkan sertifikasi profesional. Setelah itu diikuti dengan kinerja yang tinggi. Dua hal tersebut menjadi kunci bagi ASN untuk mengembangkan kariernya,” ungkap Budi.

Menurutnya, manajemen talenta juga membuka kesempatan yang lebih luas bagi ASN untuk mengembangkan karier berdasarkan kompetensi dan kinerja.

Ia mencontohkan adanya ASN yang telah lama berada pada jabatan yang sama. Setelah memenuhi kriteria dalam sistem manajemen talenta, mereka tetap memiliki peluang untuk memperoleh promosi.

“Dengan manajemen talenta, kesempatan itu selalu ada. Ada yang sudah 10 tahun, bahkan 23 tahun berada pada jabatan yang sama, kemudian dengan adanya manajemen talenta mereka bisa mendapatkan kesempatan untuk promosi,” katanya.

Budi berharap seluruh ASN Pemerintah Kota Cirebon memanfaatkan sistem tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan jenjang karier secara lebih terukur.

Manajemen Talenta Didorong Kurangi Subjektivitas

Budi menilai penerapan manajemen talenta dapat membantu mengurangi subjektivitas dalam pengelolaan karier ASN. Sistem tersebut menggunakan kompetensi, kinerja, dan potensi sebagai bagian dari pertimbangan.

“Manajemen talenta meminimalisir subjektivitas. Ini merupakan rumusan dan pertimbangan terbaik dari pemerintah untuk pengelolaan ASN di seluruh Indonesia. Tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkan sistem tersebut untuk pengembangan karier masing-masing,” pungkas Budi.

Pelantikan 26 pejabat administrator dan pengawas tersebut pada akhirnya bukan hanya soal pergantian posisi. Pemerintah Kota Cirebon menempatkannya sebagai bagian dari penataan birokrasi dan penguatan kinerja aparatur.

Tantangan berikutnya berada pada pelaksanaan tugas. Para pejabat yang telah menerima amanah dituntut membuktikan kompetensi melalui kerja nyata, integritas, serta pelayanan publik yang semakin efektif bagi masyarakat Kota Cirebon.

Sumber: Admin Prokompim, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kota Cirebon.

  • Penulis: Wahidin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur Lampung Diusut, Kemenag Akui Proses Masih Berjalan

    Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur Lampung Diusut, Kemenag Akui Proses Masih Berjalan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    LAMPUNG, incmedia.site – Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur Lampung terus menjadi sorotan publik setelah Kementerian Agama (Kemenag) RI mengakui bahwa laporan terkait dugaan praktik komersialisasi skripsi di Universitas Islam An-Nur Lampung masih dalam proses penanganan dan pendalaman. Kasus ini menyita perhatian karena menyangkut integritas dunia pendidikan tinggi. Jika dugaan tersebut terbukti, praktik yang dipersoalkan tidak hanya […]

  • Akhir Pelarian Kelik, Pembunuh Siti Sulasih: Tertangkap Saat Tidur, Ditembak Saat Melawan

    Akhir Pelarian Kelik, Pembunuh Siti Sulasih: Tertangkap Saat Tidur, Ditembak Saat Melawan

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Tabir kelam di balik kematian tragis Siti Sulasih (31), warga Dusun Purwodadi, Kecamatan Natar, akhirnya terkuak. Perempuan malang itu ditemukan tak bernyawa di tengah rimbunnya perkebunan karet, Sabtu 24 Mei 2025 lalu. Mulut dan tangannya terikat, tubuh terbujur kaku dalam sunyi yang mencekam—sebuah akhir hidup yang begitu memilukan. Hari kelam […]

  • Pencatutan Nama Ketua Wilter GMBI Bikin Geram, Pelaku Akan Ditindak

    Pencatutan Nama Ketua Wilter GMBI Bikin Geram, Pelaku Akan Ditindak

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Way Kanan, INC MEDIA.SITE – Dunia pendidikan di Kabupaten Way Kanan dibuat resah akibat oknum yang nekat mencatut nama Ketua LSM GMBI Wilter Lampung. Korwilcam II GMBI Distrik Lampung Selatan, Siharudin, menegaskan pihaknya geram dan siap mendorong aparat penegak hukum menindak pelaku secara tegas. Kasus ini muncul setelah beredar pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal […]

  • Kapolda Aceh Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Banda Aceh

    Kapolda Aceh Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Banda Aceh

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Helmy
    • 0Komentar

    BANDA ACEH — INC MEDIA | Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengikuti apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Banda Aceh, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Minggu malam, 16 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai tepat pukul 00.00 WIB itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik […]

  • Syaefudin Terkatung-katung di Lampung, Truk Ekspedisi Masih Berada di Polda Lampung

    Syaefudin Terkatung-katung di Lampung, Truk Ekspedisi Masih Berada di Polda Lampung

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Truk ekspedisi menjadi persoalan yang belum selesai bagi Mokhamad Syaefudin, sopir asal Jawa Barat, setelah ia mengaku membawa muatan kain dari Tulang Bawang menuju Jakarta berdasarkan arahan pihak yang mencarikan barang. Perjalanan yang semula hanya pekerjaan ekspedisi itu berujung pada pemeriksaan dan kendaraan yang hingga kini masih berada dalam penguasaan […]

  • Setelah Tertangkap Basah Camat Negri Katon Terkesan Cuek seruan Kapolda Lampung

    Setelah Tertangkap Basah Camat Negri Katon Terkesan Cuek seruan Kapolda Lampung

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Baru- baru ini beberapa organisasi dan juga Instansi pemerintah Menggelar Deklarasi Pilkada Damai 2024. Seperti Belum lama ini dilakukan Pj. Gubernur Lampung Samsudin Dalam Kunjungan Kerjanya Di kabupaten Tanggamus. Ia menegaskan Bahwa Netralitas ASN merupakan Pilar penting dalam menjaga kualitas Demokrasi dan ada sanksi yang telah ditetapkan bagi ASN yang terbukti […]

expand_less