Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Nariyana Jabat Kapusdokkes dan Ikhlas Putro Pimpin Puskeu
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

JAKARTA, INC MEDIA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi lima perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Perubahan jabatan tersebut mencakup posisi strategis Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri serta Kepala Pusat Keuangan (Kapuskeu) Polri.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2414/X/KEP./2026 tertanggal 29 Oktober 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari pembinaan karier sekaligus upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas di lingkungan institusi Polri.
Dalam keputusan tersebut, Brigjen Pol. Nariyana, M.Kes., QHIA., yang sebelumnya menjabat Karumkit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri, dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Kapusdokkes Polri. Ia menggantikan Irjen Pol. Asep Hendradiana yang dimutasi sebagai Pati Pusdokkes Polri dalam rangka memasuki masa pensiun.
Posisi Karumkit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Pol. Syamsul Bahar, M.Kes., M.A.R.S. Sebelumnya, Syamsul bertugas sebagai Pati Bareskrim Polri dalam penugasan pada Badan Narkotika Nasional (BNN).
Perubahan juga terjadi pada jajaran Pusat Keuangan Polri. Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono, S.I.K., M.M., yang sebelumnya menjabat Kabid APK Puskeu Polri, diangkat menjadi Kapuskeu Polri.
Ia menggantikan Irjen Pol. Lukas Akbar Abriari yang selanjutnya dimutasi sebagai Pati Puskeu Polri dalam rangka pensiun.
Mutasi Bagian dari Pembinaan Organisasi
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan mekanisme organisasi untuk melakukan penyegaran sekaligus pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kepolisian.
Menurutnya, penempatan personel pada jabatan tertentu tidak dilakukan secara sembarangan. Sejumlah aspek menjadi pertimbangan, mulai dari kebutuhan organisasi, kapabilitas, kompetensi, hingga rekam jejak masing-masing personel.
“Setiap jabatan memiliki tanggung jawab dan tantangan tersendiri. Karena itu, penempatan personel perlu mempertimbangkan kapabilitas, kompetensi, dan rekam jejak agar pejabat yang diberikan amanah dapat menjalankan tugas sesuai kebutuhan organisasi. Mutasi juga menjadi bagian dari proses pengembangan sumber daya manusia Polri,” ujar Isir dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pejabat yang mengakhiri masa pengabdiannya, khususnya Irjen Pol. Asep Hendradiana dan Irjen Pol. Lukas Akbar Abriari yang memasuki masa pensiun.
Menurut Isir, dedikasi dan kontribusi para pejabat selama menjalankan tugas merupakan bagian penting dari perjalanan organisasi Polri.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan. Pengalaman dan kontribusi para pejabat selama bertugas merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Semoga pengabdian yang telah diberikan dapat terus menjadi inspirasi bagi personel lainnya,” katanya.
Pejabat Baru Diminta Tingkatkan Kinerja
Kepada para pejabat yang memperoleh penugasan baru, Isir berharap kepercayaan organisasi dapat dijawab melalui kinerja nyata, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Para pejabat baru juga diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan.
“Kepercayaan yang diberikan organisasi harus dijawab dengan kinerja dan tanggung jawab. Kami berharap para pejabat yang baru dapat mengoptimalkan pengalaman serta kompetensi yang dimiliki untuk memperkuat pelaksanaan tugas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Mutasi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Polri untuk memastikan fungsi kedokteran dan kesehatan serta pengelolaan keuangan organisasi tetap berjalan optimal.
Dengan penempatan personel berdasarkan kompetensi dan kebutuhan organisasi, Polri diharapkan mampu memperkuat tata kelola internal, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pewarta: Helmy
- Penulis: Redaksi



