Breaking News
light_mode

Ormas PETIR Kota Metro Desak Proses Hukum Debt Collector Tegas

  • account_circle Orba
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

Kasus dugaan penggelapan mobil debitur oleh oknum debt collector berinisial MA alias Ari Ubenz kembali menyita perhatian publik di Kota Metro. Ormas Pasukan Elite Inti Rakyat Kota Metro mendesak aparat memproses hukum tanpa negosiasi.


Desakan Tegas Ormas PETIR kepada Aparat

Metro, INC MEDIA — Kasus dugaan penggelapan mobil debitur kembali menjadi pembahasan publik di Kota Metro. Warga memperhatikan perkembangan perkara tersebut setiap hari. Banyak pihak menilai kasus ini menyangkut rasa aman masyarakat.

Organisasi kemasyarakatan PETIR Kota Metro menyampaikan sikap tegas. Mereka meminta aparat penegak hukum memproses perkara secara serius. Mereka juga meminta aparat tidak membuka ruang negosiasi hukum.

Ketua PETIR Kota Metro, Bayu Hendrix Faluma, menyampaikan pernyataan resmi kepada publik. Ia menegaskan pentingnya proses hukum yang berjalan sesuai aturan. Selain itu, ia menilai masyarakat menunggu ketegasan aparat.

“Kami meminta aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan, agar tidak membuka ruang negosiasi atau upaya meringankan tuntutan terhadap oknum debt collector berinisial MA alias Ari Ubenz. Proses hukum harus berjalan sebagaimana mestinya tanpa kompromi,” ujar Bayu, Minggu (22/2/2026).

Ia menilai perkara ini memiliki dampak luas bagi masyarakat. Banyak warga merasa resah terhadap praktik penagihan tertentu. Karena itu, PETIR menilai kasus ini menjadi momentum penting.

Momentum Penertiban Praktik Debt Collector

Menurut Bayu, kasus ini dapat menjadi langkah awal penertiban praktik penagihan. Warga sering mengeluhkan tindakan oknum debt collector di wilayah tersebut. Oleh sebab itu, aparat perlu bertindak tegas.

Selain itu, masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan. Mereka ingin aparat menunjukkan komitmen yang jelas. Kejelasan proses hukum dapat meningkatkan kepercayaan publik.

Bayu juga menyampaikan harapan masyarakat secara langsung. Ia menilai publik ingin perubahan nyata. Warga berharap aparat melindungi masyarakat dari praktik merugikan.

Ia mengatakan masyarakat menaruh harapan besar pada penanganan kasus tersebut. Publik menunggu hasil nyata dari proses hukum yang berjalan. Karena itu, PETIR terus memantau perkembangan perkara.

Sorotan terhadap Restorative Justice

Selain proses hukum, Bayu juga menyoroti kemungkinan penerapan Restorative Justice. Ia menilai langkah tersebut dapat menimbulkan persoalan baru. Terutama jika kasus sudah memicu keresahan luas.

“Jika ada upaya Restorative Justice, itu berpotensi menimbulkan konflik sosial. Tindakan oknum debt collector seperti ini bukan hanya merugikan satu pihak, tetapi sudah menimbulkan keresahan publik,” katanya.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian hukum yang tegas. Oleh karena itu, aparat harus mempertimbangkan dampak sosial. Keputusan hukum harus melindungi kepentingan publik.

Selanjutnya, ia menegaskan pentingnya keadilan bagi masyarakat. Ia menilai penyelesaian yang kurang tegas dapat memicu ketidakpercayaan. Karena itu, aparat perlu berhati-hati dalam menentukan langkah.

Keluhan Warga Soal Praktik Penagihan

Bayu menyebut praktik penagihan bermasalah bukan hal baru di Kota Metro. Banyak warga mengeluhkan tindakan tertentu dalam proses penagihan. Keluhan tersebut muncul sejak beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sebagian praktik penagihan memicu ketidaknyamanan masyarakat. Warga sering merasa tertekan oleh cara penagihan tertentu. Oleh sebab itu, masyarakat meminta perubahan.

“Masyarakat sudah lama resah dengan praktik seperti ini. Jangan sampai hukum terlihat bisa dinegosiasikan,” tegasnya.

PETIR menilai kasus ini harus berjalan hingga tahap persidangan. Organisasi tersebut mengingatkan pentingnya konsistensi penegakan hukum. Mereka ingin proses berjalan tanpa hambatan.

Selain itu, mereka mengingatkan potensi intervensi yang dapat mengganggu proses hukum. Mereka juga menolak dugaan praktik suap dalam perkara ini. PETIR berharap aparat menjaga integritas.

Menurut Bayu, masyarakat terus mengikuti perkembangan kasus tersebut. Kepercayaan publik bergantung pada ketegasan aparat. Oleh karena itu, proses hukum harus berjalan jelas.

“Jangan sampai penegakan hukum melemah atau berhenti di tengah jalan karena munculnya dugaan suap atau hal-hal yang meringankan tuntutan tersangka. Ini menjadi ujian bagi aparat penegak hukum dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Permintaan Penertiban Kelompok Debt Collector

Selain kasus utama, PETIR juga menyampaikan permintaan lain kepada kepolisian. Mereka meminta aparat menindak kelompok debt collector lain. Kelompok tersebut diduga masih aktif beroperasi.

Menurut Bayu, beberapa kelompok sering terlihat di area tertentu. Ia menyebut rumah sakit dan pusat perbelanjaan sebagai lokasi yang sering disebut warga. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

“Kami juga mendesak kepolisian untuk menindak kelompok oknum debt collector yang kerap mangkal di sejumlah rumah sakit dan pusat perbelanjaan. Keberadaan mereka cukup meresahkan warga,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa beberapa warga telah melapor. Laporan tersebut menyebut adanya intimidasi dan perampasan kendaraan. Situasi itu membuat masyarakat merasa tidak aman.

“Banyak warga yang melapor terkait intimidasi dan perampasan kendaraan. Ada juga yang mengaku diancam dengan mengatasnamakan beking dari institusi tertentu seperti kepolisian maupun polisi militer,” jelasnya.

Menurut PETIR, tindakan tersebut masuk kategori tindak kejahatan. Karena itu, aparat perlu bertindak menyeluruh. Penanganan tidak boleh berhenti pada satu tersangka.

“Masyarakat berharap polisi bisa memburu begal berkedok debt collector yang masih beroperasi di Kota Metro. Jika praktik seperti ini tidak diberantas secara menyeluruh, maka rasa aman masyarakat akan terus terganggu,” tegas Bayu.

Ujian Kepercayaan Publik terhadap Penegakan Hukum

Kasus yang melibatkan oknum debt collector tersebut kini menjadi perhatian publik luas. Warga menilai kasus ini sebagai ujian bagi aparat. Terutama dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Publik menunggu langkah konkret aparat penegak hukum. Proses penyidikan harus berjalan jelas dan terbuka. Selanjutnya, persidangan harus berlangsung transparan.

Selain itu, masyarakat juga menunggu konsistensi aparat. Mereka berharap komitmen penegakan hukum benar-benar dijalankan. Langkah tegas dapat memberi rasa aman bagi warga.

Sementara itu, kepolisian sebelumnya menyampaikan komitmen penindakan tegas terhadap tindak pidana. Komitmen tersebut mencakup kasus yang melibatkan oknum debt collector. Masyarakat kini menunggu realisasi komitmen tersebut.

Jika aparat menjalankan penegakan hukum secara tegas, masyarakat akan merasa lebih aman. Praktik debt collector yang merugikan dapat berkurang. Namun sebaliknya, proses hukum yang lemah dapat menurunkan kepercayaan publik. (Orba_Battik).

  • Penulis: Orba

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Semaka dan Warga Tanggamus Berjuang Giring Gajah Liar Kembali ke Hutan

    Polsek Semaka dan Warga Tanggamus Berjuang Giring Gajah Liar Kembali ke Hutan

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Tanggamus (incmedia.site) — Personel Polsek Semaka bersama pihak terkait melakukan langkah penggiringan kawanan gajah liar memasuki wilayah pemukiman warga di Umbul 8, Pekon Karang Agung, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus. Upaya penggiringan ini menindaklanjuti peristiwa serangan kawanan gajah terjadi di wilayah setempat, Senin (3/3/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. “Benar, dilaksanakan koordinasi kepada unsur terkait untuk melakukan […]

  • Stok Darah PMI Langsa Menipis, Pasien Butuh Transfusi Mendesak Hadapi Kendala

    Stok Darah PMI Langsa Menipis, Pasien Butuh Transfusi Mendesak Hadapi Kendala

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Helmy/Jefri
    • 0Komentar

    LANGSA, INC MEDIA — Stok darah PMI Langsa yang kerap kosong kembali menjadi perhatian setelah keluarga pasien harus mencari donor secara mandiri ketika pasien membutuhkan transfusi darah segera. Kondisi ini menunjukkan kebutuhan darah di sejumlah rumah sakit di Kota Langsa masih menghadapi tantangan, terutama ketika permintaan transfusi meningkat sementara persediaan di Unit Transfusi Darah Palang […]

  • Program Paham AI Polres Cirebon Kota Bekali Pelajar Hadapi Ancaman Siber

    Program Paham AI Polres Cirebon Kota Bekali Pelajar Hadapi Ancaman Siber

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Asep Suparman
    • 0Komentar

    CIREBON KOTA, INC MEDIA — Program Paham AI Polres Cirebon Kota menjadi bagian dari langkah edukatif kepolisian untuk membekali generasi muda menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan sekaligus berbagai risiko di ruang digital. Polres Cirebon Kota menggelar Sosialisasi Program Paham AI kepada perwakilan siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Cirebon, Senin (28/9/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Seni […]

  • Pencurian Rel Kereta di Natar Terbongkar, Polisi Tangkap Pelaku dan Ungkap Kerugian PT KAI

    Pencurian Rel Kereta di Natar Terbongkar, Polisi Tangkap Pelaku dan Ungkap Kerugian PT KAI

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Siswandi
    • 0Komentar

    Natar, INC MEDIA — Pencurian rel kereta di wilayah Natar, Lampung Selatan, akhirnya terungkap. Polsek Natar, Polres Lampung Selatan, Polda Lampung, mengamankan seorang pria berinisial R alias Rusman (37), warga Kecamatan Natar, yang diduga terlibat dalam pencurian batangan rel milik PT Kereta Api Indonesia (KAI). Kasus ini bukan sekadar perkara pencurian besi. Material rel merupakan […]

  • GRIB JAYA DPC Tanggamus Gelar Buka Puasa Bersama: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Strategi Organisasi

    GRIB JAYA DPC Tanggamus Gelar Buka Puasa Bersama: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Strategi Organisasi

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Tanggamus, INC MEDIA — Suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan mewarnai acara buka puasa bersama yang digelar oleh Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB JAYA) DPC Tanggamus di Rumah Makan Bukit Pasir, Sabtu (22/3/2025). Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkokoh solidaritas antara anggota organisasi. Lebih dari 100 anggota, termasuk pengurus DPC, […]

  • Kapolresta Cirebon Tekankan Amanah Jabatan, Pejabat Baru Diminta Perkuat Pelayanan Masyarakat

    Kapolresta Cirebon Tekankan Amanah Jabatan, Pejabat Baru Diminta Perkuat Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle Wahidin
    • 0Komentar

    CIREBON, INC MEDIA – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pergantian jabatan di lingkungan Kepolisian bukan sekadar proses rotasi organisasi. Pergantian tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat kinerja, meningkatkan soliditas internal, sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin cepat dan humanis bagi masyarakat. Penegasan itu disampaikan Kapolresta Cirebon saat memimpin Upacara Korps […]

expand_less