Breaking News
light_mode

Pamapta Polresta Cirebon Jadi Ujung Tombak Pelayanan dan Respons Awal Kamtibmas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • print Cetak

CIREBON, INC MEDIA – Pamapta Polresta Cirebon ditegaskan sebagai ujung tombak pelayanan kepolisian dan garda terdepan dalam merespons setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Penegasan itu disampaikan Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., saat memimpin Apel Jam Pimpinan sekaligus pemasangan slempang kepada personel Pamapta Polresta Cirebon di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Senin (14/9/2026).

Pamapta Polresta Cirebon Harus Terdepan

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Cirebon secara simbolis memasangkan slempang Pamapta kepada sejumlah personel. Pemasangan itu bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi penegasan atas tugas, kewenangan, dan tanggung jawab personel dalam menjalankan fungsi pelayanan serta penanganan awal berbagai kejadian.

Kapolresta Cirebon menjelaskan, pemasangan slempang secara langsung oleh pimpinan memiliki makna bahwa personel Pamapta menjalankan tugas sehari-hari atas nama Kapolresta Cirebon dengan kewenangan terbatas yang telah diberikan.

“Jika ada suatu kejadian, Pamapta harus terdepan. Mendatangi TKP, menjadi ujung tombak dan etalase pelayanan Polresta Cirebon,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Menurutnya, Pamapta Polresta Cirebon memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu unsur yang menjalankan tugas-tugas awal kepolisian. Karena itu, setiap personel dituntut mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan terukur ketika menghadapi situasi di lapangan.

Personel Pamapta harus mampu mendatangi lokasi kejadian, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menerima laporan dan pengaduan secara profesional.

“Di Pamapta tempatnya melaksanakan tugas-tugas pokok, tugas-tugas awal kepolisian. Karena itu, Pamapta harus mampu berpikir bagaimana menangani TKP, mengamankan TKP, melayani masyarakat yang membutuhkan dan masyarakat yang melaporkan,” jelasnya.

Pamapta Polresta Cirebon Menjadi Etalase Pelayanan

Kapolresta Cirebon juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga kepercayaan yang diberikan. Sebab, masyarakat tidak hanya menilai polisi dari penindakan, tetapi juga dari cara personel memberikan pelayanan ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

Kecepatan merespons laporan, sikap ketika berada di TKP, kemampuan berkomunikasi, serta ketepatan mengambil tindakan menjadi bagian penting dari wajah pelayanan kepolisian.

“Tolong ini dijaga betul karena Bapak-bapak ini adalah etalase Polresta Cirebon,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keberadaan Pamapta tidak dapat dipandang sebatas fungsi patroli. Personel di lapangan menjadi salah satu titik pertama interaksi masyarakat dengan institusi kepolisian.

Karena itu, profesionalitas dan integritas menjadi tuntutan utama. Setiap laporan harus ditangani dengan serius, sementara setiap kejadian harus direspons berdasarkan situasi dan ketentuan yang berlaku.

Antisipasi Kamtibmas, Jangan Underestimate

Dalam arahannya, Kapolresta Cirebon memberikan apresiasi kepada seluruh personel atas pelaksanaan tugas selama sepekan terakhir. Sejumlah kegiatan masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar berkat kesiapsiagaan jajaran kepolisian.

Namun, apresiasi tersebut tidak boleh membuat personel lengah. Dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus bergerak sehingga setiap anggota dituntut tetap waspada.

“Kita lebih baik mengantisipasi sebelum kejadian. Kita tidak boleh underestimate. Kita tetap harus siaga dan sigap terhadap dinamika Kamtibmas yang ada,” katanya.

Pesan tersebut menjadi penekanan penting bagi jajaran. Kepolisian tidak hanya dituntut hadir setelah gangguan Kamtibmas terjadi, tetapi juga harus mampu membaca potensi kerawanan dan melakukan langkah antisipasi sedini mungkin.

Dengan pola kerja tersebut, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak sekadar bersifat reaktif, tetapi juga preventif dan responsif.

Pejabat Baru Diminta Segera Beradaptasi

Selain memberikan arahan mengenai tugas Pamapta, Kapolresta Cirebon menyampaikan ucapan selamat datang kepada sejumlah pejabat yang baru bergabung setelah pelaksanaan serah terima jabatan dan pengukuhan jabatan Kasat serta Kapolsek di jajaran Polresta Cirebon pada Sabtu (12/9/2026).

Para pejabat baru diminta segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, seluruh personel yang berada di satuan fungsi maupun wilayah yang mengalami pergantian pimpinan diminta tetap memberikan dukungan kepada pejabat baru.

Dukungan tersebut harus diberikan secara profesional dan berkesinambungan sebagaimana yang telah diberikan kepada pejabat sebelumnya.

Pelayanan Cepat dan Responsif untuk Masyarakat

Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa masih banyak agenda yang membutuhkan kesiapan seluruh personel. Karena itu, setiap anggota diminta menjalankan tugas dengan keikhlasan dan penuh tanggung jawab.

“Kedepan masih banyak kegiatan yang harus kita amankan. Laksanakan tugas dengan ikhlas, niatkan sebagai ladang ibadah. Semoga Allah SWT selalu bersama kita sekalian,” pungkasnya.

Apel Jam Pimpinan dan pemasangan slempang Pamapta berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Penguatan terhadap Pamapta Polresta Cirebon menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kepolisian yang cepat, responsif, profesional, dan humanis.

Dalam pelaksanaannya, Pamapta diharapkan mampu menjadi representasi nyata kehadiran polisi. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, personel harus hadir dengan cepat. Ketika terjadi suatu peristiwa, petugas harus mampu mengambil langkah awal secara tepat. Ketika masyarakat menyampaikan laporan, pelayanan harus diberikan secara profesional.

Masyarakat juga diimbau tidak ragu menghubungi kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau menemukan adanya gangguan Kamtibmas melalui hotline 110.

Setiap informasi masyarakat memiliki arti penting dalam membantu kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Pada akhirnya, keberhasilan Pamapta tidak hanya diukur dari seberapa cepat personel tiba di lokasi kejadian. Lebih dari itu, kualitas pelayanan, ketepatan penanganan, sikap humanis, serta kemampuan menjaga kepercayaan masyarakat menjadi ukuran penting dari kehadiran kepolisian di lapangan.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Janji Proyek Berujung Tipu-Tipu! Oknum Mantan Sekda Lampung Dilaporkan ke Polda, Korban Rugi Rp 735 Juta

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Seorang pria berinisial ST, yang merupakan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung sekaligus Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) salah satu partai politik, kini harus berurusan dengan hukum. Ia diduga melakukan penipuan dengan modus menjanjikan proyek pekerjaan kepada korban berinisial AA, dengan total kerugian mencapai Rp 735 juta. Berdasarkan Surat Tanda […]

  • Gelar Rapat Ahir Tahun, DPC PWRI Lamsel Fokus Pada Program Kerja 2025 Dan Peran Pers Dalam Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat akhir tahun, serta pembahasan program kerja PWRI tahun 2025, di kantor PWRI Kabupaten Lampung Selatan Senin (21/10/2024). Adapun agenda rapat tersebut diantaranya rapat evaluasi akhir tahun  dan  program kerja DPC PWRI Lampung Selatan di tahun 2025 […]

  • Penggelapan 19 Ton Kopi, Polda Lampung Tangkap Pasutri Terduga Pelaku Kerugian Rp1,3 Miliar

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pasutri Ditangkap di Jawa Tengah Setelah Buron Berbulan-bulan Bandar Lampung, INC MEDIA – Penggelapan 19 ton kopi senilai sekitar Rp1,3 miliar berhasil diungkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung. Dalam kasus ini, polisi mengamankan pasangan suami istri berinisial HS dan HA yang diduga terlibat dalam tindak pidana penipuan dan penggelapan komoditas kopi milik seorang […]

  • Dugaan Keracunan Bubur Sumsum: Polisi Selidiki Penyebab, Sampel Bahan Baku Diuji di Labkesda

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TANGGAMUS, INC MEDIA – Dugaan keracunan bubur sumsum yang menimpa puluhan warga di Pekon Dadimulyo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, masih dalam proses penyelidikan. Aparat kepolisian bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus bergerak cepat melakukan penanganan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta mengambil sampel makanan dan bahan baku untuk diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung. Peristiwa […]

  • Pengerjaan proyek Rehabilitasi gedung Kantor induk Museum ketransmigrasian di duga mark up

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media — Pengerjaan proyek Rehabilitasi gedung Kantor induk Museum ketransmigrasian Lampung,di duga pihak rekanan Kurangi Volume pekerjaan atau di indikasi “Mark’up“. Pasalnya, dari informasi yang di dapat proyek Rehabilitasi gedung Kantor induk Museum ketransmigrasian Lampung yang berada di Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Pesawaran Lampung dikerja kan oleh CV. Cipta Gupit Mandiri, Dengan […]

  • Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA, Siap Jalankan Misi Perdamaian di Afrika Tengah

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, INC MEDIA – Polri lepas 140 personel FPU 8 MINUSCA untuk menjalankan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Afrika Tengah. Sebanyak 140 personel yang terdiri dari 114 polisi laki-laki (Polki) dan 26 polisi wanita (Polwan) akan menjalankan tugas selama 12 bulan di Bangui. Pelepasan Kontingen Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA […]

expand_less