Breaking News
light_mode

Antrean Panjang BBM Heboh, Bahlil Ungkap Penyebab dan Dugaan Penimbunan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

MAKASSAR, INC MEDIA — Antrean BBM Makassar di sejumlah SPBU menjadi sorotan setelah kendaraan mengular dan mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap persoalan tersebut bukan semata-mata berkaitan dengan ketersediaan stok BBM, tetapi dipengaruhi perubahan pola konsumsi serta dugaan penyalahgunaan BBM subsidi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena antrean panjang terjadi di sejumlah titik SPBU. Fenomena ini muncul ketika sebagian masyarakat yang sebelumnya menggunakan BBM nonsubsidi beralih membeli BBM subsidi akibat perubahan harga.

Bahlil menjelaskan, peralihan atau shifting konsumsi tersebut membuat permintaan terhadap BBM subsidi meningkat. Lonjakan permintaan kemudian memberikan tekanan terhadap pelayanan di SPBU.

Antrean BBM Makassar Dipicu Perubahan Pola Konsumsi

Menurut Bahlil, terdapat perubahan perilaku konsumen yang sebelumnya tidak menggunakan BBM subsidi. Kenaikan harga BBM nonsubsidi membuat sebagian masyarakat beralih menggunakan BBM subsidi.

“Masalahnya sekarang adalah banyak orang yang awalnya tidak memakai BBM subsidi, sekarang shifting pindah ke subsidi. Ini karena harganya melonjak. Itulah yang terjadi sebagian di Makassar,” kata Bahlil dalam acara InTech SEA 2026 di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Perubahan pola konsumsi tersebut menjadi salah satu faktor yang meningkatkan tekanan terhadap permintaan BBM subsidi. Dengan jumlah kendaraan yang mengakses SPBU meningkat, antrean pun semakin panjang.

Pemerintah menilai kondisi tersebut perlu ditangani melalui pengaturan distribusi dan pengawasan konsumsi, bukan hanya dengan menambah pasokan.

Antrean BBM Makassar Juga Disorot karena Pengisian Berlebihan

Selain fenomena shifting, Bahlil mengungkap adanya kendaraan yang diduga menggunakan tangki berkapasitas sangat besar untuk mengisi BBM subsidi.

“Dan ternyata ada mobil-mobil Pajero, mobil-mobil truk bikin tangki gede besar sampai 700 liter, 1 ton, isi minyak di situ,” kata Bahlil.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan antrean tidak hanya menyangkut peningkatan jumlah konsumen. Pemerintah juga perlu memastikan BBM subsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Sebelumnya, pengawasan di sejumlah SPBU Sulawesi Selatan menemukan berbagai dugaan pelanggaran. Di antaranya kendaraan dengan tangki modifikasi, transaksi berulang dalam sehari, penggunaan barcode yang tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan, hingga penggunaan beberapa barcode untuk melakukan transaksi.

Kondisi tersebut menjadi persoalan serius karena BBM subsidi merupakan instrumen kebijakan pemerintah untuk membantu kelompok masyarakat tertentu. Jika distribusinya disalahgunakan, masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru berpotensi kesulitan memperoleh BBM.

Pemerintah Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Di tengah antrean BBM Makassar, muncul kekhawatiran di tengah masyarakat mengenai kemungkinan kelangkaan BBM.

Namun, Bahlil menegaskan persoalan antrean tersebut tidak berarti cadangan BBM nasional bermasalah. Ia menyebut cadangan nasional berada di kisaran 20 hari.

“Jadi, untuk cadangan nasional kita nggak ada masalah,” ujar Bahlil dalam acara InTechSEA di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Pernyataan tersebut penting untuk meluruskan persepsi masyarakat agar antrean tidak berkembang menjadi kepanikan yang justru meningkatkan pembelian secara berlebihan.

Di sisi lain, Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengambil sejumlah langkah untuk mengurai antrean. Pertamina mencatat peningkatan kebutuhan solar sekitar 10–15 persen sejak Juni hingga Agustus 2026. Kondisi itu dipengaruhi aktivitas logistik, pelebaran disparitas harga, serta indikasi aktivitas pelangsiran.

Antrean BBM Makassar Mulai Ditangani

Untuk mengatasi kepadatan, Pertamina menambah alokasi BBM sekitar 10–15 persen dari rata-rata penyaluran harian pada wilayah yang membutuhkan.

Selain itu, Pertamina menerapkan marshalling di SPBU dengan antrean padat untuk mengarahkan kendaraan menuju SPBU lain yang antreannya lebih rendah.

Sebanyak 16 SPBU di Kota Makassar juga akan mendapat tambahan jam operasional menjadi 24 jam. Dengan 11 SPBU yang sebelumnya telah beroperasi 24 jam, total terdapat 25 SPBU yang melayani masyarakat sepanjang hari.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah dan Pertamina tidak hanya berupaya mengatasi antrean dari sisi pasokan, tetapi juga melakukan pengaturan lalu lintas kendaraan dan pengawasan transaksi.

Pengawasan BBM Subsidi Harus Diperketat

Persoalan antrean BBM Makassar memberikan pesan penting bahwa distribusi BBM subsidi membutuhkan pengawasan berlapis.

Pemerintah perlu memastikan kendaraan yang membeli BBM subsidi sesuai dengan ketentuan. Penggunaan tangki modifikasi, transaksi berulang, penggunaan barcode tidak sesuai kendaraan, maupun pembelian dalam jumlah tidak wajar harus menjadi perhatian serius.

Pertamina juga telah memblokir ribuan nomor polisi yang terindikasi melakukan transaksi tidak sesuai ketentuan. Berdasarkan keterangan Pertamina kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sebanyak 6.023 nomor polisi telah diblokir terkait indikasi transaksi yang tidak sesuai ketentuan dalam penyaluran BBM bersubsidi.

Dengan demikian, antrean BBM Makassar tidak semestinya hanya dilihat sebagai persoalan teknis pelayanan SPBU. Fenomena ini juga memperlihatkan pentingnya pengendalian konsumsi, ketepatan sasaran subsidi, serta pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan.

Pemerintah dituntut memastikan masyarakat tidak menjadi korban dari distribusi yang tidak tepat sasaran. Di saat yang sama, masyarakat juga perlu menghindari pembelian berlebihan dan tetap mengikuti ketentuan pengisian BBM subsidi.

Penanganan yang konsisten diperlukan agar antrean tidak kembali berulang dan subsidi energi benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat yang berhak.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zoom Nasional Investigasi: DPP ASWIN Gelar Pelatihan Intensif SDM Jurnalis

    Zoom Nasional Investigasi: DPP ASWIN Gelar Pelatihan Intensif SDM Jurnalis

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Doni Ramadana
    • 0Komentar

    Zoom Nasional Investigasi: DPP ASWIN Perkuat SDM Jurnalis Investigatif JAKARTA, incmedia.site — Zoom Nasional Investigasi menjadi langkah strategis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ASWIN dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) anggota. Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan kompetensi investigasi yang berintegritas melalui pelatihan intensif berbasis daring yang digelar pada 14 Juni 2026. Pelatihan ini diikuti oleh […]

  • Kedekatan Aries Sandi Dengan AHY akan Berdampak Positif Bagi Percepatan Pembangunan Pesawaran 

    Kedekatan Aries Sandi Dengan AHY akan Berdampak Positif Bagi Percepatan Pembangunan Pesawaran 

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Calon Bupati Pesawaran nomor urut 1 Aries Sandi Darma Putra, diketahui memiliki hubungan baik dengan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang juga merupakan Ketua umum partai Demokrat. Kedekatan ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Pesawaran, terutama dalam bidang infrastruktur jika pasangan […]

  • Obat Keras Ilegal Disita, Polresta Cirebon Tangkap Pengedar dan Kejar Pemasok Utama

    Obat Keras Ilegal Disita, Polresta Cirebon Tangkap Pengedar dan Kejar Pemasok Utama

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    CIREBON, incmedia.site – Obat keras ilegal disita oleh Satresnarkoba Polresta Cirebon dalam penggerebekan sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Dalam operasi yang digelar pada Senin (1/6/2026) malam tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial IP (27) yang diduga menyimpan dan mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar. Pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan […]

  • Dorong Percepatan Pembangunan, Aries Sandi Titip “Surat Cinta” ke Menko Infrastruktur Pembangunan Wilayah dan Menteri PU

    Dorong Percepatan Pembangunan, Aries Sandi Titip “Surat Cinta” ke Menko Infrastruktur Pembangunan Wilayah dan Menteri PU

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media — Calon Bupati Pesawaran Aries Sandi Darma Putra, telah menunjukkan komitmen serius untuk memajukan Kabupaten Pesawaran terutama di sektor infrastruktur. Mantan orang nomor satu Pesawaran ini melakukan langkah strategis dengan menyampaikan permohonan langsung kepada Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, melalui sebuah “Surat […]

  • Polresta Jaring Puluhan Kendaraan Knalpot Brong

    Polresta Jaring Puluhan Kendaraan Knalpot Brong

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    INC MEDIA, BANDAR LAMPUNG – Akhir pekan ini, kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dari Polresta Bandar Lampung berhasil menjaring 47 kendaraan knalpot brong. Dari jumlah tersebut, sebanyak 43 unit merupakan sepeda motor dan 4 unit lainnya mobil. Pelanggaran didominasi oleh penggunaaan knalpot brong. Kegiatan razia yang dilakukan di Jalan Z.A. Pagar Alam, Raja Basa, Bandar Lampung, […]

  • Dokter Residen Unpad Bius dan Perkosa Anak Pasien: Terungkap Aksi Bejat di Balik Ruang Perawatan RSHS

    Dokter Residen Unpad Bius dan Perkosa Anak Pasien: Terungkap Aksi Bejat di Balik Ruang Perawatan RSHS

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandung, INC MEDIA — Kasus mengejutkan terjadi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Seorang dokter residen dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjajaran (Unpad), Priguna Anugrah Pratama (PAP), diduga telah memperkosa anak dari seorang pasien dengan modus memanfaatkan profesinya sebagai tenaga medis. Insiden tragis ini terjadi pada Selasa, 18 Maret 2025, sekitar pukul […]

expand_less