Kak Na: Kreasi Olahan Ikan Penting untuk Dukung Generasi Emas 2045
- account_circle Helmy
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

BANDA ACEH, INC MEDIA – Kreasi olahan ikan dinilai menjadi salah satu strategi penting untuk memantik kegemaran anak mengonsumsi ikan. Selain memiliki kandungan protein yang dibutuhkan tubuh, ikan juga berperan dalam mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.
Namun, membiasakan anak menyukai ikan bukan perkara sederhana. Selera anak yang beragam membuat orang tua perlu menghadirkan cara baru dalam menyajikan makanan berbahan dasar ikan. Karena itu, kreativitas dalam mengolah ikan menjadi menu yang menarik dinilai penting agar anak tidak mudah bosan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh, Marlina Usman, yang akrab disapa Kak Na, setelah menjadi Juri Kehormatan pada Lomba Masak Serba Ikan tingkat Provinsi Aceh 2026 di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (10/9/2026).
Kreasi Olahan Ikan untuk Anak
Kak Na menilai, penyajian ikan dalam bentuk makanan yang kreatif dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kebiasaan anak mengonsumsi ikan sejak dini.
“Kreasi dalam mengolah ikan sangat penting untuk memantik kegemaran anak-anak kita dalam mengkonsumsi ikan. Dengan demikian, maka segala protein baik pada ikan akan sering dikonsumsi anak-anak kita,” ujar Kak Na.
Menurutnya, konsumsi ikan secara rutin dapat memberikan manfaat penting bagi pertumbuhan anak. Kandungan protein menjadi salah satu unsur yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan tubuh dan otak.
“Kandungan protein pada ikan akan sangat membantu tumbuh kembang fisik dan otak anak. Hal ini tentu sangat mendukung upaya kita dalam menyinsong Generasi Indonesia Emas 2045. Generasi yang sehat, kuat, cerdas dan berdaya saing global,” sambung Kak Na.
Pernyataan tersebut menempatkan konsumsi ikan bukan sekadar persoalan pilihan menu sehari-hari. Lebih jauh, kebiasaan makan ikan sejak usia anak dapat menjadi bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia.
Lomba Masak Serba Ikan Bukan Sekadar Kompetisi
Istri Gubernur Aceh itu menjelaskan, Lomba Masak Serba Ikan merupakan agenda tahunan TP PKK. Menurut dia, kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk mencari peserta terbaik.
Ajang tersebut juga menjadi ruang untuk mendorong lahirnya berbagai inovasi baru dalam mengolah bahan pangan berbasis ikan. Dengan begitu, masyarakat dapat memperoleh lebih banyak pilihan menu yang menarik, bergizi, dan sesuai dengan selera keluarga.
“Lomba Masak Serba ikan merupakan agenda tahunan TP PKK. Kegiatan ini bukan semata mencari pemenang, tetapi lebih pada mencari kreasi-kreasi baru dalam mengolah makanan berbahan dasar ikan.”
Kak Na juga memberikan apresiasi terhadap kreativitas para peserta yang dinilai terus berkembang dari tahun ke tahun.
“Apresiasi tinggi kami sampaikan kepada seluruh peserta, kreasi dan inovasinya sangat beragam. Koreksi tentu ada, dan karena ini perlombaan, maka pemenang juga harus ada. Tapi, secara keseluruhan semuanya keren, enak dan tentu saja kreasinya sangat luar biasa, terima kasih,” ucap Kak Na.
Kreasi Olahan Ikan Dorong Generasi Sehat
Kegiatan tahun ini mengusung tema ‘Kreasi Masakan Serba Ikan, Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas Menuju Aceh Carong’.
Tema tersebut menegaskan bahwa pemanfaatan ikan tidak berhenti pada aspek konsumsi. Kreativitas pengolahan juga menjadi bagian penting untuk memperluas minat masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap makanan berbahan dasar ikan.
Lomba Masak Serba Ikan tingkat Provinsi Aceh 2026 diikuti para pengurus TP PKK dari berbagai daerah se-Aceh. Para peserta membawa kreativitas masing-masing dalam mengolah ikan menjadi berbagai hidangan.
Pembukaan lomba ditandai dengan pemukulan Rapa’i oleh Ketua Forikan Aceh Marlina Usman, Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Safrizal.
Melalui kegiatan tersebut, kreasi makanan berbahan dasar ikan diharapkan tidak hanya menjadi sajian dalam perlombaan. Lebih penting, inovasi tersebut dapat diterapkan di tingkat keluarga sehingga konsumsi ikan menjadi kebiasaan yang menyenangkan bagi anak.
Pada akhirnya, membangun kegemaran anak makan ikan membutuhkan pendekatan yang kreatif. Ketika ikan dapat disajikan dalam bentuk makanan yang menarik dan sesuai dengan selera anak, peluang untuk membangun kebiasaan konsumsi ikan sejak dini semakin terbuka.
Dengan demikian, pesan yang dibawa Lomba Masak Serba Ikan tidak hanya tentang kompetisi memasak. Ada agenda yang lebih besar, yakni mendorong pola konsumsi pangan yang baik sekaligus mendukung lahirnya generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan memiliki daya saing.
Jurnalis: Helmy
- Penulis: Helmy







