Breaking News
light_mode

Eksekusi Mati Terpidana Kasus Narkoba Bakal Dipercepat Oleh Pemerintah 

  • account_circle arif
  • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
  • print Cetak

Jakarta, INC Media, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan menyebut pemerintah tengah mengkaji percepatan eksekusi hukuman mati terhadap para narapidana kasus narkotika.

Budi mengatakan percepatan eksekusi itu nantinya akan diterapkan bagi mereka yang telah mendapatkan putusan hukum tetap dari pengadilan.

” Mengkaji percepatan eksekusi hukuman mati bagi terpidana narkotika yang sudah inkrah atau berkuatan hukum tetap,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/12/2024).

Budi mengatakan keputusan untuk mempercepat eksekusi putusan itu juga telah disepakati dalam rapat koordinasi desk pemberantasan narkoba di Mabes Polri, pada Kamis (5/12/2024) kemarin.

Melalui percepatan itu, ia menyebut pemerintah berharap kedepannya tidak akan ada lagi kasus-kasus pengendalian narkoba oleh para bandar yang berada di dalam Lapas.

” Sehingga tidak ada lagi ruang peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan terdapat tiga komitmen utama pemerintah dalam upaya prioritas memberantas narkoba. Pertama, kata dia, seluruh kementerian lembaga terkait bakal fokus melakukan upaya preventif, penegakan hukum, rehabilitasi, hingga edukasi sesuai bidangnya masing-masing.

Kedua, Budi mengatakan pemerintah nantinya juga akan semakin meningkatkan penelusuran serta pemblokiran dana rekening yang berkaitan dengan peredaran narkoba.


Baca Juga : 21 Narapidana Narkotika dipindahkan dari Lapas Way Hui ke Lapas Nusakambangan


Terakhir, ia menyebut nantinya pemerintah juga akan terus meningkatkan edukasi serta kampanye bahaya narkoba kepada masyarakat, pelajar dan mahasiswa guna mencegah penyalahgunaan narkotika sejak usia dini.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menyebut jumlah pengguna narkotika di Indonesia saat ini telah mencapai angka 3,3 juta pengguna.

Budi menjelaskan saat ini peredaran barang haram narkoba di Indonesia saat ini tidak hanya menyasar kota besar semata melainkan juga sudah masuk ke daerah-daerah terpencil.

“Jumlah pengguna narkoba cukup besar dan peredaran semakin meluas, tidak hanya di kota besar tapi juga menjangkau wilayah terpencil,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan dari total jumlah pengguna di tahun 2024 yang mencapai 3,3 juta warga, rata-rata didominasi oleh kelompok generasi muda dari usia 15 hingga 24 tahun.

Budi menyebut banyaknya pengguna itu juga sejalan dengan angka perputaran uang hasil transaksi narkotika di Indonesia. Dalam periode 2022 hingga 2024, kata dia, hasil intelijen keuangan mencatat nilai perputaran uangnya mampu mencapai angka Rp 99 triliun. (Redaksi)

  • Penulis: arif

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Pelaku Pencuri Hewan Ternak Milik Warga Jatiagung Ditangkap Polisi

    Empat Pelaku Pencuri Hewan Ternak Milik Warga Jatiagung Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    JATIAGUNG, incmedia.site –  Unit Reserse Kriminal Polsek Jati Agung, Polres Lampung Selatan, menangkap empat pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) pada Jumat Jumat 21 Februari 2025. Penangkapan yang dilakukan Polsek Jatiagung bermula dari aksi pencurian hewan ternak di Jalan Gemilang, Gang Anumerta, Dusun II B, Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, pada […]

  • Upaya Tingkatkan Partisipasi Masyarakat, KPU Pesawaran Gelar Senam Sehat Demokrasi dan Pembagian Doorprize

    Upaya Tingkatkan Partisipasi Masyarakat, KPU Pesawaran Gelar Senam Sehat Demokrasi dan Pembagian Doorprize

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media — Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pesawaran 2024, KPU Pesawaran menggelar acara Senam Aerobik dengan tema “Senam Sehat Demokrasi” yang di laksanakan di Lapangan Desa Cipadang Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (9/11/2024). Dilokasi terlihat nampak ribuan warga masyarakat Pesawaran dari berbagai kecamatan bersama perwakilan anggota KPU se-kabupaten Pesawaran dengan semangat […]

  • Tambahan Anggaran PU Rp34,33 Triliun, Menteri PU Dorong Program Prioritas Prabowo Berjalan Optimal

    Tambahan Anggaran PU Rp34,33 Triliun, Menteri PU Dorong Program Prioritas Prabowo Berjalan Optimal

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Mentri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo Tambahan Anggaran PU Rp34,33 Triliun Jadi Fokus Penguatan Infrastruktur JAKARTA, incmedia.site – Tambahan Anggaran PU Rp34,33 Triliun menjadi usulan yang diajukan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kepada pemerintah untuk mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Usulan tambahan anggaran tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dalam pembahasan terkait kebutuhan […]

  • Warga Taman Sari Diperiksa Polisi, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kriminalisasi PTPN VII

    Warga Taman Sari Diperiksa Polisi, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kriminalisasi PTPN VII

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pemanggilan Warga Dinilai Janggal Kuasa hukum menduga ada pola kriminalisasi berulang oleh PTPN VII Pesawaran, INC MEDIA — Sejumlah warga Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, memenuhi panggilan Polres Pesawaran pada Rabu (9/7/2025). Pemanggilan itu buntut dari laporan dugaan perusakan sekitar 200 batang pohon karet di Tanjung Kemala, wilayah yang selama ini menjadi titik […]

  • Mulan Jameela Soal Lagu “Bayar Bayar Bayar”: “Itu Kebebasan Berekspresi!

    Mulan Jameela Soal Lagu “Bayar Bayar Bayar”: “Itu Kebebasan Berekspresi!

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Jakarta (incmedia.site) — Penyanyi sekaligus anggota DPR RI, Mulan Jameela, ikut angkat bicara soal polemik lagu “Bayar Bayar Bayar” milik band Sukatani yang sempat dilarang peredarannya. Sebelumnya, lagu tersebut menuai kontroversi karena liriknya yang berisi kritik terhadap kepolisian. Para personel band Sukatani bahkan harus meminta maaf secara terbuka di hadapan publik, yang justru memancing reaksi […]

  • Gedung Aula Kecamatan Tegineneng Ambruk Total. Yusak : ini tidak bisa dicover dengan anggaran Rehab

    Gedung Aula Kecamatan Tegineneng Ambruk Total. Yusak : ini tidak bisa dicover dengan anggaran Rehab

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran (INC Media) — Anggota Komisi lll DPRD Kabupaten Pesawaran, Yusak bersama Perwakilan PU cipta Karya melakukan peninjauan langsung kelokasi Bangunan Aula Kantor Kecamatan Tegineneng yang Roboh, pada Jum’at (10/1/2024). Gedung Aula Kantor Kecamatan Kabupaten Pesawaran tersebut roboh karena mengalami kerusakan sejak lama dan tidak layak lagi untuk digunakan. Menyikapi dari hasil kroscek dan kunjungannya […]

expand_less