Breaking News
light_mode

Diduga Kades Pekondoh Mengukur Tanah milik Warga Desa Banjar Negeri Tanpa izin

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
  • print Cetak

Pesawaran, INC Media — Seorang oknum Kepala Desa (kades) Pekondoh diduga melanggar etika dengan memasuki pekarangan warga Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima kabupaten Pesawaran tanpa izin dan melakukan pengukuran tanah, Kamis (14/11/2024).

Tindakan ini mengundang perhatian masyarakat dan menimbulkan rasa tidak nyaman bagi pemilik tanah yang merasa hak privasinya telah dilanggar.

Baca JugaPolda Lampung Kembali Raih Pin Emas, Berkat Tuntaskan Mafia Tanah

Menurut keterangan beberapa warga setempat dan kerabat pemilik tanah serta hasil rekaman vidio bahwa kepala desa pekondoh atas nama Firlizani yang menjabat sebagai Kepala Desa Pekondoh itu, terlihat memasuki pekarangan salah satu warga desa banjar negeri tanpa memberikan pemberitahuan atau meminta izin terlebih dahulu.

Oknum kades tersebut diduga langsung melakukan pengukuran tanah di lokasi tersebut bersama tim pengukur dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) pesawaran, yang menurut kerabat pemilik tanah Kodriyanto bahwa perbuatan Kades Pekondoh itu merupakan tindakan tidak sesuai prosedur.

Pemilik tanah, yang keberatan dengan tindakan tersebut, merasa terganggu karena tidak ada pemberitahuan maupun izin yang diminta sebelumnya.

Baca JugaDimas Dwi Atmaja Putra Asli Lampung Selatan Berhasil menuju Asian Youth Games 2025 dan Youth Olimpic Games 2026

“Seharusnya, sebagai pejabat desa, beliau memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Jika ingin mengukur tanah, minimalnya meminta izin dan memberikan pemberitahuan terlebih dahulu,” ujar Kodri, kerabat pemilik tanah.

Peristiwa tersebut menuai kritikan dari pemilik tanah yang merasa tindakan itu tidak mencerminkan sikap etis yang seharusnya dimiliki oleh seorang pejabat publik. Mereka berharap tindakan ini mendapatkan perhatian serius dari pihak yang berwenang agar tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Para warga lainnya menyerukan agar pihak kecamatan atau dinas terkait segera melakukan penyelidikan atas dugaan pelanggaran etika ini. Mereka berharap agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Baca JugaSamsudin Menegaskan ASN Harus mengedepankan Netralitas dalam Penyelenggaraan Pilkada

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Pekondoh belum memberikan tanggapan resmi terkait pristiwa tersebut.(Febri)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Omped Ramadhan Race 2025: Gebrakan Balap Lari Malam Hari yang Bikin Desa Bagelen Pecah!

    Omped Ramadhan Race 2025: Gebrakan Balap Lari Malam Hari yang Bikin Desa Bagelen Pecah!

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran (incmedia.site) — Suasana malam di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, berubah menjadi arena penuh semangat dengan digelarnya Omped Ramadhan Race 2025. Balap lari 100 meter yang berlangsung selama tiga hari ini sukses menyedot perhatian ribuan penonton dari berbagai kalangan. Dari anak-anak hingga orang tua, semua larut dalam euforia perlombaan yang berlangsung selepas salat tarawih. […]

  • Polsek Tanjung Bintang Berhasil Tangkap Bandar Sabu di Desa Jati Baru 

    Polsek Tanjung Bintang Berhasil Tangkap Bandar Sabu di Desa Jati Baru 

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC Media — Tim Unit Reskrim Polsek Tanjung Bintang, Polres Lampung Selatan (Lamsel), berhasil menangkap bandar narkoba jenis sabu, SYD (32), dalam sebuah penggerebekan pada Kamis (7/11/2024) malam.  Kapolsek Tanjung Bintang, Kompol M Samsari, mengonfirmasi bahwa tersangka dibekuk sekitar pukul 20.45 WIB di sebuah rumah di Desa Jati Baru, Kecamatan Tanjung Bintang. Baca […]

  • Obat Keras Ilegal Disita, Polresta Cirebon Tangkap Pengedar dan Kejar Pemasok Utama

    Obat Keras Ilegal Disita, Polresta Cirebon Tangkap Pengedar dan Kejar Pemasok Utama

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    CIREBON, incmedia.site – Obat keras ilegal disita oleh Satresnarkoba Polresta Cirebon dalam penggerebekan sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Dalam operasi yang digelar pada Senin (1/6/2026) malam tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial IP (27) yang diduga menyimpan dan mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar. Pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan […]

  • Kadus Pasir Ukir Siap Diganti, Panut Minta Proses Sesuai Prosedur

    Kadus Pasir Ukir Siap Diganti, Panut Minta Proses Sesuai Prosedur

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle Doni Ramadana
    • 0Komentar

    PRINGSEWU, INC MEDIA — Polemik Kadus Pasir Ukir memasuki babak baru. Setelah sebelumnya sejumlah warga Dusun 04 Pasir Ukir Empat, Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, menyampaikan aspirasi pergantian kepala dusun melalui pengumpulan tanda tangan, Kepala Dusun (Kadus) 04 Panut akhirnya memberikan tanggapan. Panut menyatakan tidak keberatan apabila masyarakat memang menghendaki dirinya tidak lagi […]

  • Kabar Gembira!! Insentif ribuan honorer Pesawaran yang tertunda akan segera dibayarkan 

    Kabar Gembira!! Insentif ribuan honorer Pesawaran yang tertunda akan segera dibayarkan 

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran (INC Media) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran menggelar Audensi dengan perwakilan Guru Honor se-kabupaten Pesawaran di ruang rapat kerja ketua DPRD Pesawaran, Rabu (8/1/2025). Kegiatan Audensi tersebut digelar untuk membahas terkait insentif guru honorer yang tertunda pembayarannya hingga lima bulan dan juga BPJS yang terblokir serta pungutan iuran lewat PGHM dan […]

  • Gus Yahya Ingatkan Pengasuh Pesantren soal Tanggung Jawab Dunia Akhirat

    Gus Yahya Ingatkan Pengasuh Pesantren soal Tanggung Jawab Dunia Akhirat

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, incmedia.site — Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengingatkan para pengasuh pesantren agar memahami tanggung jawab besar dalam mendidik santri. Menurutnya, pendidikan pesantren bukan sekadar proses belajar biasa, melainkan amanah dunia dan akhirat yang harus dijaga secara sungguh-sungguh. Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya saat memberikan arahan kepada pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah […]

expand_less