Breaking News
light_mode

Apakah Etika Politik Harus Menunggu Vonis?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • print Cetak

Oleh: Wawan Hidayat

Ketua DPD JPKP Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Hukum dan Etika Politik Tidak Selalu Berjalan Bersamaan

INC MEDIA – Demokrasi tidak hanya berdiri di atas aturan hukum, tetapi juga bertumpu pada kepercayaan publik. Karena itu, setiap persoalan yang menyangkut pejabat publik hampir selalu melahirkan dua ruang penilaian sekaligus: ruang hukum dan ruang etika.

Hukum bekerja melalui proses pembuktian. Sementara etika politik bergerak pada standar kepantasan, integritas, dan tanggung jawab moral kepada masyarakat.

Perbedaan inilah yang kini kembali menjadi perhatian publik setelah mencuatnya perkara dugaan penggunaan dokumen pendidikan bermasalah yang menyeret salah satu anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat berinisial EF.

Publik Mulai Menuntut Standar Integritas

Tentu, dalam negara hukum, setiap orang wajib ditempatkan dalam asas praduga tak bersalah. Tidak seorang pun dapat dinyatakan bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Namun demikian, pertanyaan publik sesungguhnya tidak berhenti pada aspek hukum semata.

Masyarakat mulai mempertanyakan satu hal yang lebih luas: apakah etika politik juga harus menunggu putusan pengadilan?

Pertanyaan itu bukan bentuk penghakiman, melainkan refleksi dari meningkatnya tuntutan publik terhadap kualitas moral pejabat publik dan institusi politik.

Peran Partai Politik Menjaga Kepercayaan Publi

Di titik inilah partai politik semestinya hadir bukan hanya sebagai kendaraan elektoral, tetapi juga sebagai penjaga standar integritas kadernya.

Partai politik memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa kepercayaan publik tetap terjaga ketika muncul persoalan yang dapat memengaruhi kredibilitas lembaga.

Sikap etik tidak selalu identik dengan penghukuman, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah-langkah proporsional, objektif, dan tetap menghormati proses hukum yang berjalan.

Pandangan DPD JPKP Tubaba

DPD JPKP Tulang Bawang Barat memandang bahwa situasi seperti ini seharusnya menjadi momentum pembenahan politik secara menyeluruh, terutama terkait standar etik pejabat publik dan sistem pengawasan internal partai politik.

Menurut JPKP Tubaba, masyarakat memiliki hak untuk memperoleh kepastian bahwa setiap pejabat publik yang menduduki jabatan strategis benar-benar memenuhi syarat administrasi, moral, dan integritas sebagaimana diamanatkan dalam sistem demokrasi.

JPKP Tubaba juga menilai bahwa langkah-langkah etik yang proporsional tidak boleh dimaknai sebagai bentuk penghukuman sebelum putusan pengadilan.

Evaluasi Sistem Verifikasi Politik

Kasus ini juga semestinya menjadi momentum evaluasi terhadap sistem verifikasi administrasi dalam proses politik.

Publik tentu berhak mengetahui sejauh mana mekanisme pengawasan berjalan, bagaimana proses validasi dokumen dilakukan, serta apakah sistem yang ada telah cukup kuat untuk mencegah persoalan serupa terulang di masa mendatang.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan untuk memperkuat kualitas demokrasi itu sendiri.

Demokrasi Membutuhkan Kepercayaan

Demokrasi yang sehat tidak cukup hanya menghasilkan pejabat yang lolos secara administratif, tetapi juga harus mampu menghadirkan pemimpin yang dipercaya secara moral oleh masyarakat.

Karena itu, proses hukum harus tetap berjalan secara objektif, profesional, dan bebas dari intervensi. Namun bersamaan dengan itu, ruang etika politik juga tidak boleh kehilangan makna.

Sebab hukum pada akhirnya memang menentukan seseorang bersalah atau tidak. Tetapi sejarah politik akan mencatat bagaimana sikap moral ditunjukkan ketika kepercayaan publik sedang diuji.

Dan dalam demokrasi, menjaga kepercayaan rakyat sering kali jauh lebih penting daripada sekadar mempertahankan jabatan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPD JPKP Tubaba soroti dugaan penggunaan ijazah orang lain oleh Dua oknum aparatur Tiyuh Terang Mulya

    Ketua DPD JPKP Tubaba soroti dugaan penggunaan ijazah orang lain oleh Dua oknum aparatur Tiyuh Terang Mulya

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat (INC Media) — Dua oknum aparatur Tiyuh Terang Mulya Kecamatan Gunung Terang Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) provinsi Lampung diduga gunakan ijazah sang istri sebagai persyaratan Administrasi untuk menjadi Tiyuh setempat. Kedua aparatur tiyuh tersebut Berinisial S diduga menggunakan Ijazah sang istri Berinisial SR dan IB yang juga diduga menggunakan ijazah sang istri […]

  • Mantan Lurah Kota Alam, Lampung Utara, Bayar Uang Pengganti Korupsi Rp110 Juta

    Mantan Lurah Kota Alam, Lampung Utara, Bayar Uang Pengganti Korupsi Rp110 Juta

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Lampung Utara, INC MEDIA, – Terpidana korupsi Fellix Sulandana, mantan Lurah Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, telah membayar uang pengganti dan denda atas kasus korupsi dana kelurahan terkait gaji RT dan LK. Uang tersebut diserahkan kepada Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Lampung Utara untuk disetorkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari […]

  • Solidaritas ASWIN Pringsewu Warnai Resepsi Pernikahan Nesya dan Ayubi Penuh Haru

    Solidaritas ASWIN Pringsewu Warnai Resepsi Pernikahan Nesya dan Ayubi Penuh Haru

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Doni Ramadana
    • 0Komentar

    Pringsewu, INC MEDIA – Solidaritas ASWIN Pringsewu tampak begitu kuat dan nyata dalam suasana resepsi pernikahan Nesya Tiara Putri, S.Kep. dan Solahudin Al Ayubi yang berlangsung khidmat, meriah, sekaligus mengharukan. Bertempat di Rumah Makan Ibu Gundil, Pekon Sidoharjo, Kabupaten Pringsewu, Selasa (7/4/2026), momen sakral ini tidak hanya menjadi peristiwa bahagia bagi dua keluarga besar, tetapi […]

  • Tokoh Pendiri Pesawaran Minta Bawaslu Tertibkan Baliho yang Menggunakan Fasilitas Pemerintah 

    Tokoh Pendiri Pesawaran Minta Bawaslu Tertibkan Baliho yang Menggunakan Fasilitas Pemerintah 

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) merupakan momen penting bagi kemajuan daerah yang salah satu kesuksesannya bergantung pada partisipasi masyarakat, Hal itulah yang mendasari seorang Tokoh pendiri Pesawaran Menyambangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran, pada Rabu (2/10/2024). Melihat banyaknya komentar masyarakat yang menginginkan pelaksanaan pilkada yang jujur dan adil, tanpa ada […]

  • Nasib Tenaga Honorer Pesawaran menjadi perhatian Khusus Bupati terpilih 

    Nasib Tenaga Honorer Pesawaran menjadi perhatian Khusus Bupati terpilih 

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media — Persoalan kesejahteraan para guru honorer di Kabupaten Pesawaran terus menjadi sorotan. Hingga saat ini, insentif ribuan guru honorer yang tergabung dalam Persatuan Guru Honor Murni (PGHM) dan Forum Tenaga Honor Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) masih tertunggak. Situasi ini menambah daftar persoalan yang belum terselesaikan, selain iuran BPJS dan Siltap aparatur desa […]

  • GRIB JAYA Laporkan adanya Dugaan Korupsi di Dinas Kominfo Pesawaran ke Kejari

    GRIB JAYA Laporkan adanya Dugaan Korupsi di Dinas Kominfo Pesawaran ke Kejari

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media – Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA Provinsi Lampung resmi melaporkan atas adanya dugaan kasus korupsi di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pesawaran ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran, Senin (16/12/2024). Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Divisi Humas GRIB JAYA, Febriyansah, yang menegaskan bahwa temuan tersebut merupakan hasil investigasi […]

expand_less