Breaking News
light_mode

Temuan DPRD Lampung Timur Diduga Mengarah Korupsi, Pola Penyimpangan Anggaran Berulang Sejak 2022

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • print Cetak

Lampung Timur, INC MEDIA – Temuan DPRD Lampung Timur kembali menjadi sorotan setelah data pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengungkap pola penyimpangan anggaran yang berulang sejak 2022 hingga pertengahan 2025. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang disandang Pemerintah Kabupaten Lampung Timur kini dipertanyakan publik, menyusul munculnya dugaan penyalahgunaan anggaran di lingkungan Sekretariat DPRD setempat.

Temuan-temuan itu bukan lagi dipandang sebagai persoalan administratif biasa. Polanya dinilai serupa, berulang, dan terjadi pada pos anggaran yang sama. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya praktik yang terstruktur dan berpotensi masuk dalam kategori tindak pidana korupsi.

Temuan DPRD Lampung Timur Berulang Tiap Tahun

Berdasarkan penelusuran dokumen pemeriksaan BPK RI, penyimpangan mulai terendus pada 2022. Saat itu, auditor menemukan dugaan manipulasi belanja makan-minum dan kudapan (snack) kegiatan reses melalui penggunaan nota yang diduga fiktif.

Tak hanya itu, terdapat pula temuan honor narasumber kehumasan senilai Rp1,48 miliar yang disebut tidak sesuai ketentuan.

Pada 2023, pola dugaan penyimpangan bergeser ke sektor publikasi. BPK menemukan pengeluaran yang dikenal dengan istilah “uang koran” senilai Rp276,3 juta.

Alih-alih berhenti, temuan serupa kembali muncul pada 2024. Kali ini, belanja makan-minum kembali menjadi sorotan dengan nilai temuan mencapai Rp203,4 juta.

Hingga Agustus 2025, sebagian temuan tersebut disebut belum sepenuhnya dikembalikan ke kas daerah, meskipun BPK telah memberikan batas waktu penyelesaian.

Analisis Hukum: Bukan Lagi Sekadar Administrasi

Ketua LBH PWRI Provinsi Lampung, Darmawan, menilai pola temuan yang terjadi berulang kali tidak bisa lagi dianggap sekadar kesalahan administrasi.

Menurutnya, adanya pengulangan pada modus dan pos anggaran yang sama dapat menjadi indikasi adanya unsur kesengajaan.

“Jika temuan ini terjadi berulang kali pada pos yang sama, seperti makan-minum dan publikasi, kita tidak bisa lagi menyebutnya sebagai kesalahan administrasi atau human error. Ini adalah indikasi kuat adanya mens rea atau niat jahat untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan cara memanipulasi laporan,” tegas Darmawan SH., MH.

Ia juga menegaskan bahwa pengembalian kerugian negara tidak otomatis menghapus unsur pidana dalam perkara korupsi.

“Berdasarkan Pasal 4 UU Tipikor, pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana. Apalagi jika pengembaliannya melewati batas waktu 60 hari yang ditentukan BPK, maka aparat penegak hukum (APH) seharusnya sudah bisa masuk melakukan penyelidikan tanpa harus menunggu,” lanjutnya.

WTP Dipertanyakan, Pengawasan Dinilai Mandul

Darmawan turut menyoroti ironi opini WTP yang terus diraih Pemerintah Kabupaten Lampung Timur di tengah munculnya temuan berulang di lingkungan DPRD.

Menurutnya, predikat tersebut tidak boleh hanya dijadikan simbol administratif tanpa diikuti pengawasan internal yang kuat.

“WTP jangan sampai hanya jadi kosmetik politik. Jika fungsi pengawasan internal di Sekretariat DPRD mandul, maka jangan salahkan publik jika memandang gedung dewan bukan lagi sebagai tempat aspirasi, melainkan tempat pemufakatan jahat melalui nota-nota fiktif,” ujarnya.

Pernyataan itu mempertegas meningkatnya desakan publik agar aparat penegak hukum segera melakukan pendalaman terhadap temuan-temuan BPK yang terus berulang setiap tahun.

Publik Menanti Ketegasan APH

Masyarakat Lampung Timur kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti berbagai temuan tersebut. Publik mempertanyakan sampai kapan dugaan permainan anggaran melalui belanja konsumsi dan publikasi akan terus terjadi tanpa konsekuensi hukum yang jelas.

Tanpa penegakan hukum yang tegas, laporan hasil pemeriksaan BPK dikhawatirkan hanya menjadi dokumen administratif tanpa daya paksa, sementara potensi kerugian keuangan daerah terus berulang dari tahun ke tahun.

 

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca RDP DPRD, Operasional Venos Karaoke Diduga Tak Sah dan Terancam Ditutup

    Pasca RDP DPRD, Operasional Venos Karaoke Diduga Tak Sah dan Terancam Ditutup

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Legalitas Venos Karaoke Dipersoalkan Pasca RDP DPRD BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA — Polemik dugaan Venos Karaoke ilegal di Kota Bandar Lampung kembali mencuat usai digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung pada Senin (04/05/2026). Dalam forum tersebut, persoalan legalitas operasional tempat hiburan malam itu menjadi sorotan setelah muncul penjelasan terkait status […]

  • Perundungan Siswi SMP Berlanjut: Dinas Pendidikan Turun Hari Ini, Sekolah Disorot Minim Respons

    Perundungan Siswi SMP Berlanjut: Dinas Pendidikan Turun Hari Ini, Sekolah Disorot Minim Respons

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Perundungan Siswi SMP Kian Terungkap, Penanganan Disorot Publik Lampung Selatan, INC MEDIA— Perundungan siswi SMP di SMP Purnama, Desa Purwodadi, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, memasuki babak lanjutan. Kasus yang sebelumnya diungkap orang tua korban ini kini menjadi perhatian serius publik setelah korban disebut mengalami tekanan psikologis hingga enggan kembali bersekolah. Dugaan perundungan yang […]

  • Aliansi Masyarakat Pesawaran Tagih Janji Ketegasan Bawaslu Dalam Mencegah Pelanggaran Pemilu 

    Aliansi Masyarakat Pesawaran Tagih Janji Ketegasan Bawaslu Dalam Mencegah Pelanggaran Pemilu 

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Menyikapi maraknya pemberitaan terkait adanya dugaan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melakukan kampanye terselubung untuk memenangkan pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Nanda Indira -Antonius dengan  terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) pada pelaksanaan Pilkada Pesawaran 2024. Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) meminta kepada Bawaslu segera menyikapinya secara serius,dan agar segera melakukan kroscek […]

  • Babinsa Sigap Evakuasi Kecelakaan Dramatis di Kemiling, Nyawa ASN Selamat dari Truk Mundur

    Babinsa Sigap Evakuasi Kecelakaan Dramatis di Kemiling, Nyawa ASN Selamat dari Truk Mundur

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA – Babinsa sigap evakuasi menjadi sorotan dalam kecelakaan lalu lintas dramatis di Jalan Wan Abdurrahman, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Senin sore (18/5/2026). Aksi cepat Babinsa Koramil 410-02/TBS, Serka Nanang, berhasil mengendalikan situasi darurat dan menyelamatkan korban dari mobil yang ringsek usai dihantam truk bermuatan semen 10 ton. Peristiwa […]

  • Dishub Diduga Main Ganti Sepihak, Pengelola Parkir Teriak: Kami Bukan Sampah!

    Dishub Diduga Main Ganti Sepihak, Pengelola Parkir Teriak: Kami Bukan Sampah!

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

      Lampung Selatan, INC MEDIA – Isu pergantian pengelola parkir di Pasar Inpres Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), tengah menjadi sorotan publik. Pengelola lama mulai merasa resah setelah beredar kabar bahwa pengelolaan akan dialihkan ke salah satu organisasi masyarakat (ormas). Ketua Aliansi Kearifan Lokal Indonesia (AKLI) Lamsel, Dadan Hutari, angkat bicara terkait kisruh ini. Ia menilai, […]

  • DPD GRIB Jaya Provinsi Lampung Gelar Rapat Persiapan Roadshow Ke-15 Kabupaten/Kota

    DPD GRIB Jaya Provinsi Lampung Gelar Rapat Persiapan Roadshow Ke-15 Kabupaten/Kota

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, INC MEDIA — Menjelang persiapan Roadshow di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB JAYA Provinsi Lampung menggelar Rapat pemantapan, di Desa Negeri Sakti kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, pada Senin (16/09/2024). Hadir dalam Rapat tersebut S. Ramelan Selaku Ketua DPD GRIB Jaya Provinsi Lampung, Herman Sekertaris DPD GRIB Jaya […]

expand_less