Polri Gelar Sertijab PJU Mabes dan Kapolda, 23 Pati Naik Pangkat
- account_circle Helmy
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

JAKARTA, INC MEDIA — Sertijab PJU Mabes dan Kapolda digelar Polri bersamaan dengan pelantikan sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) yang mendapat penugasan baru. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut mengacu pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan juga diikuti Korps Raport kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri. Kegiatan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.
Sertijab PJU Mabes dan Kapolda Disertai Korps Raport
Sebanyak 23 Pati Polri mengikuti Korps Raport kenaikan pangkat. Mereka terdiri atas tujuh Pati yang naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.), 14 Pati menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dan dua Pati menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.).
Tujuh Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol. yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.
Sementara itu, 14 Pati yang naik pangkat menjadi Irjen Pol. yakni Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.
Adapun dua Pati yang naik pangkat menjadi Brigjen Pol. yakni Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.
Kenaikan pangkat tersebut menjadi bagian dari pembinaan karier sekaligus bentuk kepercayaan organisasi kepada personel yang memperoleh amanah baru.
88 Pati dan Pamen Polri Mengalami Mutasi
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026, sebanyak 88 Pati dan Pamen Polri mengalami mutasi. Dari jumlah tersebut, 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.
Perubahan tersebut tidak hanya menyentuh jabatan struktural di tingkat pusat, tetapi juga sejumlah posisi strategis di tingkat kewilayahan.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan rangkaian mutasi, serah terima jabatan, pelantikan, dan kenaikan pangkat merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus pembinaan karier personel.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).
Sejumlah PJU Mabes Polri Berganti
Pada tingkat Mabes Polri, sejumlah jabatan pejabat utama mengalami pergantian. Jabatan yang terdampak antara lain Kabaintelkam Polri, Kabareskrim Polri, Kabaharkam Polri, Kalemdiklat Polri, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadiv TIK Polri, Kadensus 88 AT Polri, Kadivkum Polri, Kakortastipidkor Polri, serta Koorspripim Polri.
Pergantian tersebut menunjukkan adanya penyegaran pada sejumlah lini strategis organisasi. Setiap pejabat yang menerima penugasan baru memiliki tanggung jawab untuk memastikan fungsi satuan masing-masing tetap berjalan tanpa mengganggu kesinambungan pelayanan kepolisian.
Dalam organisasi kepolisian, jabatan strategis tidak hanya berkaitan dengan struktur komando. Posisi tersebut juga memiliki konsekuensi terhadap pengambilan keputusan, pengawasan internal, penegakan hukum, hingga kualitas pelayanan publik.
19 Jabatan Kapolda Ikut Berganti
Selain PJU Mabes Polri, mutasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda. Pergantian tersebut meliputi Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Perubahan pucuk pimpinan di sejumlah kepolisian daerah tersebut menjadi bagian penting dari konsolidasi organisasi. Kapolda memiliki posisi strategis dalam menerjemahkan kebijakan Kapolri ke tingkat kewilayahan, sekaligus memastikan keamanan, penegakan hukum, dan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan.
Karena itu, pergantian Kapolda tidak semestinya hanya dilihat sebagai perubahan personel. Masyarakat juga akan menunggu bagaimana pejabat baru menerjemahkan amanah tersebut melalui kinerja nyata di lapangan.
Kapolri Tekankan Adaptasi dan Pelayanan Publik
Johnny mengatakan Kapolri berharap seluruh personel yang menerima amanah baru maupun kenaikan pangkat dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Para pejabat baru juga diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing sehingga program yang telah berjalan dapat diteruskan secara efektif.
“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Johnny.
Menurut Johnny, pergantian jabatan dan kenaikan pangkat tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.
“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” katanya.
Dengan rangkaian sertijab, pelantikan, mutasi, dan kenaikan pangkat tersebut, tantangan berikutnya berada pada implementasi. Pergantian jabatan harus mampu diterjemahkan menjadi peningkatan kinerja, soliditas internal, profesionalitas anggota, serta pelayanan publik yang semakin responsif.
Bagi masyarakat, ukuran keberhasilan pejabat baru pada akhirnya bukan hanya pangkat dan jabatan yang disandang, melainkan seberapa jauh amanah tersebut diwujudkan dalam tindakan, kepastian hukum, dan pelayanan kepolisian yang dapat dirasakan secara langsung.
By. Helmy
- Penulis: Helmy







