Breaking News
light_mode

Polresta Cirebon Sita 647 Botol Miras Ilegal dalam Operasi Pekat Maraton

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • print Cetak

CIREBON, INC MEDIA – Polresta Cirebon sita 647 botol miras ilegal dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) yang digelar secara maraton selama tiga hari, Senin-Rabu (24-26 Agustus 2026). Operasi ini menyasar sejumlah wilayah yang dinilai rawan menjadi titik peredaran minuman keras (miras) tanpa izin.

Dalam operasi tersebut, petugas menindak 11 pedagang ilegal dan mengamankan ratusan botol minuman beralkohol dari berbagai jenis. Barang bukti terdiri atas miras pabrikan dari sejumlah merek serta minuman keras tradisional seperti ciu dan arak Bali.

Penindakan dilakukan di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon, mulai dari Kecamatan Ciwaringin, Gegesik, Arjawinangun, Depok, Susukan hingga Kedawung.

Polresta Cirebon Sita 647 Botol dari Sejumlah Pedagang

Pada hari pertama, Senin (24/8/2026), petugas menyisir wilayah Kecamatan Ciwaringin dan Gegesik. Polisi mengamankan 158 botol miras dari dua pedagang.

Penindakan dilakukan di Desa Bringin dan Desa Panunggul. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 118 botol miras pabrikan dan 10 botol ciu.

Polisi kemudian melanjutkan penyisiran ke sejumlah titik lain yang diduga menjadi lokasi penjualan miras tanpa izin.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemberantasan peredaran miras tidak berhenti pada satu lokasi. Petugas memperluas sasaran untuk memutus jalur distribusi yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Operasi Pekat Berlanjut pada Hari Kedua

Penindakan semakin masif pada Selasa (25/8/2026). Tim gabungan menyasar sembilan titik pedagang ilegal di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon.

Dari sembilan lokasi tersebut, petugas menyita 303 botol miras. Barang bukti terdiri atas 214 botol ciu dan 89 botol miras pabrikan.

Sembilan pedagang yang ditindak berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon. Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk kepentingan proses penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Operasi ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan peredaran minuman beralkohol ilegal yang dapat memunculkan persoalan sosial dan keamanan di tengah masyarakat.

Hari Ketiga, 186 Botol Miras Kembali Diamankan

Pada Rabu (26/8/2026), petugas kembali melakukan penindakan di sejumlah lokasi. Polisi mengamankan 186 botol miras dari enam pedagang di wilayah Kabupaten Cirebon.

Barang bukti tersebut terdiri atas 79 botol miras pabrikan dari berbagai merek serta 107 botol minuman keras tradisional jenis ciu dan arak Bali.

Jika seluruh hasil penindakan selama tiga hari digabungkan, polisi mengamankan total 647 botol miras.

Angka tersebut menunjukkan bahwa peredaran minuman beralkohol ilegal masih menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Polisi tidak hanya menyasar penjual, tetapi juga berupaya mempersempit ruang peredaran barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Polisi Tegaskan Tidak Ada Toleransi

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa operasi penindakan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk menutup ruang peredaran alkohol ilegal.

Menurutnya, peredaran miras tanpa izin dapat menjadi salah satu faktor yang memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Peredaran minuman keras tanpa izin adalah hulu dari berbagai tindak kejahatan jalanan, aksi premanisme, hingga bentrokan antar golongan. Polresta Cirebon tidak akan memberikan toleransi dan akan terus menggencarkan Razia Pekat di seluruh wilayah hukum Kabupaten Cirebon demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya, Jumat (28/8/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan sikap kepolisian untuk terus melakukan pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol ilegal. Razia juga menjadi instrumen pencegahan agar aktivitas penjualan miras tidak berkembang menjadi persoalan keamanan yang lebih luas.

Dengan operasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Polresta Cirebon menunjukkan bahwa pemberantasan penyakit masyarakat membutuhkan penindakan konsisten. Terlebih, peredaran miras ilegal kerap berlangsung secara tersembunyi dan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Polisi pun mengingatkan bahwa upaya menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Masyarakat memiliki peran penting dengan memberikan informasi apabila menemukan dugaan peredaran miras ilegal di lingkungannya.

Langkah kolaboratif antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu mempersempit ruang gerak peredaran miras sekaligus menjaga Kabupaten Cirebon tetap aman dan kondusif.

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langgar Edaran Bupati, Tempat Hiburan Malam di Tubaba Masih Beroperasi Saat Ramadan

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, INC MEDIA, – Meski telah ada surat edaran Bupati Tulang Bawang Barat yang mengatur penutupan tempat hiburan malam selama bulan suci Ramadan, beberapa tempat karaoke di wilayah tersebut masih nekat beroperasi. Bahkan, minuman beralkohol dan keberadaan wanita pemandu lagu masih terlihat di beberapa lokasi hiburan malam. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin […]

  • Abah Goteng Soroti Penanganan ODGJ di Baradatu: Masyarakat Harus Aman, ODGJ Tetap Harus Dilindungi

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    WAY KANAN, INC MEDIA — ODGJ di Baradatu yang sempat meresahkan warga Kelurahan Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, mendapat perhatian serius dari tokoh masyarakat Abah Goteng. Ia menilai penanganan terhadap orang dengan gangguan jiwa tidak boleh berhenti pada upaya mengamankan situasi, tetapi harus dilanjutkan dengan pendekatan kemanusiaan dan penanganan yang berkelanjutan. Sebelumnya, […]

  • UMKM Naik Kelas, Pemkot Cirebon Dorong Pelaku Usaha Perkuat Bisnis melalui AKSARA Jabar 2026

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    CIREBON, INC MEDIA – UMKM naik kelas menjadi perhatian Pemerintah Kota Cirebon melalui pelaksanaan Regional Offline AKSARA (Akselerasi Wirausaha) Jawa Barat 2026. Program tersebut tidak sekadar diarahkan untuk menambah pengetahuan pelaku usaha, tetapi juga memperkuat tata kelola bisnis, legalitas, akses pembiayaan, jejaring hingga perluasan pasar. Wali Kota Cirebon Effendi Edo membuka Regional Offline AKSARA Jabar […]

  • Pembersihan Krueng Langsa Dipercepat, Dua Excavator Angkat Material Sisa Banjir

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kota Langsa, INC MEDIA – Pembersihan Krueng Langsa dipercepat Pemerintah Kota (Pemko) Langsa setelah banjir melanda sejumlah wilayah. Dua unit excavator dikerahkan untuk mengangkat tumpukan kayu dan material sisa banjir yang terbawa arus dan berpotensi menghambat aliran sungai. Langkah tersebut dilakukan pada Sabtu (12/9/2026) di kawasan bantaran Krueng Langsa. Petugas bekerja menggunakan alat berat untuk […]

  • Gudang BBM Ilegal umbul kunci: Polda Lampung Didesak Bertindak, Pengelola Klaim Pengurus Gudang Anggota TNI AL

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA – Gudang BBM ilegal yang diduga beroperasi di Jalan Umbul Kunci Nomor 14 Blok I, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, kembali menjadi sorotan publik. Meski informasi mengenai dugaan aktivitas di lokasi tersebut telah diberitakan dan beredar di berbagai platform media sosial, masyarakat menyebut aktivitas diduga masih terus berlangsung, […]

  • Situasi Terkini Pesawaran Usai MK Diskualifikasi Aries Sandi

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Pesawaran, (incmedia.site)–Polres Pesawaran mengeklaim situasi terkini di wilayahnya tetap aman usai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi Cabup pemenang Pilkada 2024 Aries Sandi Darma Putra. “Situasi di Pesawaran aman dan kondusif,” kata Kapolres Pesawaran AKBP Maya Heny Hitijahubessy, awal pekan ini. Sebagai langkah antisipasi, Polres Pesawaran telah meningkatkan pengamanan dengan menggelar patroli ke sejumlah titik. […]

expand_less