OMI 2026 Lampung Barat Diikuti 396 Peserta dari 69 Sekolah, Kemenag Dorong Siswa Berdaya Saing
- account_circle Edwin
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

Lampung Barat, INC MEDIA — OMI 2026 Lampung Barat menjadi panggung kompetisi akademik bagi ratusan pelajar dari madrasah dan sekolah umum. Sebanyak 396 peserta dari 69 sekolah mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Lampung Barat yang berlangsung selama tiga hari, 7–9 September 2026.
Pelaksanaan OMI 2026 dipusatkan di MTs Negeri 1 Lampung Barat. Pada Selasa (8/9/2026), kompetisi memasuki tahapan untuk jenjang MTs/SMP. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Barat H. Miftahus Surur, S.Ag., M.Si., bersama jajaran turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini tidak hanya diarahkan untuk mencari siswa terbaik. OMI juga menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan akademik, karakter, keberanian, dan daya saing peserta didik.
OMI 2026 Lampung Barat Berlangsung Tiga Hari
Berdasarkan data panitia, pelaksanaan OMI 2026 Lampung Barat dibagi berdasarkan jenjang pendidikan.
Pada Senin, 7 September 2026, kompetisi diperuntukkan bagi tingkat MA. Kemudian pada Selasa, 8 September 2026, giliran peserta tingkat MTs/SMP mengikuti kompetisi.
Sementara pada Rabu, 9 September 2026, kompetisi dilanjutkan untuk jenjang MI/SD.
Pembagian jadwal berdasarkan jenjang tersebut membuat pelaksanaan kompetisi lebih terarah dan memungkinkan peserta mengikuti bidang yang dilombakan sesuai tingkat pendidikannya.
396 Peserta Ikuti OMI 2026 Lampung Barat
Data panitia mencatat total peserta OMI 2026 mencapai 396 siswa.
Peserta tingkat MI/SD berjumlah 116 orang. Jumlah tersebut terdiri atas peserta bidang Matematika sebanyak 58 orang dan IPAS sebanyak 58 orang.
Untuk tingkat MTs/SMP, jumlah peserta mencapai 128 orang. Mereka mengikuti tiga bidang kompetisi, yakni Matematika sebanyak 40 peserta, IPA 43 peserta, dan IPS 45 peserta.
Sementara itu, tingkat MA menjadi jenjang dengan jumlah peserta terbanyak, yakni mencapai 152 orang.
Peserta tingkat MA mengikuti enam bidang kompetisi. Rinciannya, Matematika sebanyak 28 peserta, Biologi 25 peserta, Fisika 19 peserta, Kimia 23 peserta, Ekonomi 28 peserta, dan Geografi 29 peserta.
Dengan demikian, OMI 2026 tidak hanya mempertemukan siswa dalam satu bidang keilmuan. Kompetisi mencakup rumpun matematika, sains, hingga ilmu sosial.
OMI 2026 Lampung Barat Libatkan 69 Sekolah
Partisipasi sekolah dalam OMI 2026 Lampung Barat juga cukup luas. Panitia mencatat terdapat 69 sekolah yang mengikuti kompetisi tingkat Kabupaten Lampung Barat.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 sekolah berasal dari jenjang MI, 23 MTs, dan 16 MA.
Selain madrasah, kompetisi juga melibatkan sekolah umum. Tercatat 2 SMA dan 2 SD turut menjadi bagian dari peserta OMI 2026.
Keterlibatan sekolah umum memperlihatkan bahwa kompetisi ini tidak semata menjadi ruang bagi siswa madrasah. OMI juga membuka ruang kompetisi akademik lintas satuan pendidikan sesuai jenjang dan bidang yang diperlombakan.
Kemenag: OMI Bukan Sekadar Mencari Juara
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Barat, Suherman, mewakili Kepala Kantor Kemenag Lampung Barat Miftahus Surur, membuka secara resmi OMI tingkat Kabupaten di MTs N 1 Lampung Barat, Senin (7/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Suherman menegaskan bahwa OMI tidak hanya berorientasi pada pencapaian juara.
“Untuk mengembangkan kemampuan akademis, terutama dibidang sains, pengetahuan dan akhlakul karimah,” ujar Suherman.
Menurut Suherman, pelaksanaan OMI yang berlangsung pada 7–9 September 2026 menjadi salah satu saluran untuk mendorong siswa madrasah agar semakin kompetitif dan progresif.
“Agar siswa-siswi madrasah pada masa mendatang menjadi yang terdepan, terunggul dan berdaya saing baik ditingkat regional maupun internasional,” katanya.
OMI 2026 Bangun Mental dan Karakter Siswa
Selain kemampuan akademik, OMI juga menjadi sarana untuk membentuk mental peserta didik. Kompetisi menuntut siswa memiliki keberanian, ketekunan, kedisiplinan, dan kemampuan menghadapi tekanan.
Suherman menilai pengalaman mengikuti kompetisi dapat menjadi modal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan maupun kehidupan di masa mendatang.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti kompetisi secara serius dan tetap menjunjung ketertiban.
“agar peserta OMI berkompetisi dengan penuh semangat, tertib dan kesungguhan agar tercipta insan madrsah yang kompetitif dan berpestasi.”
Dari Lampung Barat Menuju Prestasi Lebih Tinggi
Dengan jumlah 396 peserta dari 69 sekolah, OMI 2026 menjadi salah satu ruang penting untuk memetakan potensi akademik pelajar di Lampung Barat.
Kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan siswa-siswa berprestasi yang tidak berhenti pada capaian tingkat kabupaten. Mereka diharapkan dapat berkembang dan membawa nama Lampung Barat pada kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Bagi dunia pendidikan, kompetisi semacam OMI memiliki arti lebih luas daripada sekadar perolehan medali. Ajang tersebut dapat menjadi instrumen untuk membangun budaya belajar, meningkatkan keberanian berkompetisi, sekaligus menemukan talenta akademik yang selama ini mungkin belum mendapatkan ruang yang cukup.
OMI 2026 Lampung Barat dijadwalkan berakhir pada Rabu, 9 September 2026, dengan pelaksanaan kompetisi tingkat MI/SD. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi pelajar yang unggul secara akademik, berkarakter, dan memiliki daya saing. (Edwin)
- Penulis: Edwin







