Breaking News
light_mode

Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Masyarakat Dikawal dengan Pendekatan Humanis

  • account_circle Helmy
  • calendar_month 55 menit yang lalu
  • print Cetak

JAKARTA, INC MEDIAPolri jaga ruang demokrasi dengan memastikan masyarakat tetap memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi pada Kamis, 24 September 2026. Kepolisian menyiapkan pelayanan dan pengawalan agar penyampaian pendapat berlangsung aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab, tanpa mengabaikan hak masyarakat lain yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.

Langkah tersebut menunjukkan upaya Polri menempatkan ruang publik sebagai tempat bersama. Masyarakat memiliki hak menyampaikan pendapat, sementara warga lainnya tetap memiliki hak bekerja, belajar, menjalankan kegiatan ekonomi, mengakses layanan publik, serta melakukan aktivitas sosial.

Polri Jaga Ruang Demokrasi dan Aspirasi Warga

Polri mengarahkan personel di lapangan untuk mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi, serta pengaturan yang terukur. Jajaran kepolisian di kewilayahan juga dilibatkan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Menurutnya, keberadaan polisi bukan semata untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Polri menghormati dan menjamin ruang masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Kehadiran Polri adalah untuk melayani dan mengawal agar penyampaian pendapat dapat berlangsung secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab, dengan tetap memperhatikan hak masyarakat lainnya,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penyampaian aspirasi dan pelayanan keamanan merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Polri berupaya menjaga agar kegiatan masyarakat tidak saling menghilangkan hak satu sama lain.

Ruang Publik Harus Tetap Menjadi Ruang Bersama

Johnny mengatakan, ruang publik tidak hanya digunakan untuk menyampaikan aspirasi. Ruang tersebut juga menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.

Masyarakat menggunakannya untuk bekerja, belajar, menjalankan kegiatan ekonomi dan pemerintahan, hingga melakukan berbagai aktivitas sosial.

Karena itu, pengelolaan kegiatan penyampaian pendapat membutuhkan komunikasi dan kesadaran bersama. Aparat harus menjalankan tugas pelayanan sesuai ketentuan, sementara masyarakat juga diharapkan menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi.

“Demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dan aspirasinya. Pada saat yang sama, ruang publik juga menjadi tempat masyarakat menjalankan berbagai aktivitas. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga agar hak menyampaikan pendapat dapat berjalan, tanpa mengganggu hak masyarakat lainnya,” katanya.

Polri Jaga Ruang Demokrasi dengan Persiapan Lapangan

Untuk pelayanan penyampaian aspirasi pada Kamis (24/9/2026), Polda Metro Jaya telah mematangkan kesiapan personel dan pola pelayanan di sejumlah lokasi kegiatan.

Persiapan tersebut dilakukan melalui Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri pada Rabu (23/9/2026).

TFG menjadi bagian dari persiapan operasi untuk menyamakan persepsi jajaran terkait penempatan personel, pengawalan massa, komunikasi, pengaturan lalu lintas, hingga kendali operasi.

Dengan persiapan tersebut, pola pelayanan dapat menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan. Pengaturan lalu lintas juga disiapkan secara situasional agar mobilitas masyarakat tetap berjalan.

Polri tidak hanya memperhitungkan keberadaan massa yang menyampaikan aspirasi. Kepolisian juga perlu memastikan masyarakat yang tidak terlibat dalam kegiatan tetap dapat menjalankan aktivitasnya.

Pelayanan Ditujukan kepada Seluruh Masyarakat

Johnny menegaskan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya ditujukan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan juga menjadi bagian dari perhatian Polri. Mereka memiliki kepentingan yang harus tetap terlindungi, termasuk aktivitas pekerjaan, pendidikan, mobilitas, kegiatan ekonomi, dan kegiatan sosial.

“Polri hadir untuk melayani seluruh masyarakat. Kepada saudara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi, kami memberikan ruang dan pelayanan agar dapat menyampaikan pendapat dengan aman dan tertib. Kepada masyarakat lainnya, kami juga memastikan aktivitas, mobilitas, pekerjaan, pendidikan, dan kegiatan sosial tetap dapat berjalan,” jelasnya.

Pendekatan tersebut menempatkan keamanan bukan hanya sebagai persoalan pengendalian massa. Keamanan juga berkaitan dengan kemampuan menjaga keseimbangan antara hak menyampaikan pendapat dan hak masyarakat lainnya.

Aspirasi Tegas Tetap Harus Bertanggung Jawab

Johnny menambahkan, keberhasilan menjaga ruang demokrasi membutuhkan kerja sama seluruh pihak.

Masyarakat yang menyampaikan pendapat diharapkan tetap menjaga ketertiban, mengikuti ketentuan yang berlaku, serta menghormati kepentingan warga lainnya.

“Demokrasi akan tumbuh dengan baik ketika ruang perbedaan dapat dikelola dengan saling menghormati. Karena itu, mari kita jaga bersama suasana yang aman, damai, dan tertib. Aspirasi dapat disampaikan dengan tegas, namun tetap dengan cara-cara yang bertanggung jawab dan menghormati hak warga negara lainnya,” ujar Johnny.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kebebasan menyampaikan pendapat berjalan bersama tanggung jawab. Aspirasi yang disampaikan secara tertib dapat menjadi bagian dari proses demokrasi tanpa harus mengganggu kepentingan masyarakat lainnya.

Polri Ingatkan Masyarakat Tidak Terprovokasi Informasi

Selain pengamanan dan pelayanan langsung, Polri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Informasi yang tidak jelas sumbernya berpotensi memperkeruh situasi, terutama ketika beredar cepat melalui media sosial. Karena itu, masyarakat diimbau memastikan kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Polri menyatakan setiap perkembangan di lapangan menjadi perhatian jajaran kepolisian. Langkah pelayanan dan pengamanan akan disesuaikan dengan kondisi yang berkembang.

Pada akhirnya, menjaga ruang demokrasi membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat. Kepolisian bertugas memberikan pelayanan dan pengamanan, sementara masyarakat memiliki peran menjaga ketertiban serta menghormati hak warga lainnya.

“Polri untuk Demokrasi berarti Polri hadir untuk melayani, mengawal, dan menjaga agar ruang demokrasi dapat digunakan masyarakat dengan baik. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan memastikan penyampaian aspirasi maupun aktivitas masyarakat lainnya dapat berjalan secara aman, damai, tertib, dan nyaman,” pungkas Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

INC MEDIA — Tegas, Objektif dan Terpercaya.

 

  • Penulis: Helmy

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bejat, Paman Di Lamteng Cabuli Keponakan Sendiri Hingga Hamil 5 Bulan

    Bejat, Paman Di Lamteng Cabuli Keponakan Sendiri Hingga Hamil 5 Bulan

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard

  • Ribuan Massa Siap Geruduk KPU Pesawaran! Aksi Damai Tuntut Transparansi Pemilu

    Ribuan Massa Siap Geruduk KPU Pesawaran! Aksi Damai Tuntut Transparansi Pemilu

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA – Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat akan turun ke jalan dalam aksi damai yang digelar Senin, 17 Maret 2025. Mereka menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran menjalankan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU). Aliansi Masyarakat Penyelamat Pesawaran (AMP Pesawaran), yang terdiri dari gabungan lembaga, organisasi masyarakat, dan […]

  • Diduga Camat Negri Katon Enggo Pratama Gunakan mobil Dinas Untuk Kampanye 

    Diduga Camat Negri Katon Enggo Pratama Gunakan mobil Dinas Untuk Kampanye 

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Penggunaan mobil dinas milik Camat Negeri Katon, Enggo Pratama, yang diduga untuk membawa Alat Peraga Kampanye (APK) berbentuk Banner milik salah satu calon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran, memicu kontroversi di kalangan masyarakat. Mobil yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik kini dipertanyakan penggunaannya, terutama dalam konteks kampanye politik. “Mobil dinas itu […]

  • Lima kabupaten di Lampung Gugat hasil pilkada 2024 ke MK

    Lima kabupaten di Lampung Gugat hasil pilkada 2024 ke MK

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, INC Media — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung mengungkapkan bahwa terdapat lima pemohon yang menggugat hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Lampung, Hermansyah, menyatakan bahwa kelima pemohon tersebut berasal dari lima kabupaten di Provinsi Lampung. “Lima kabupaten yang memasukkan permohonan perselisihan hasil pemilihan melalui […]

  • Satgas GRIB JAYA Provinsi Lampung Mendapat Kesempatan Ring Terdepan Dalam Pengamanan Proses Pelantikan Presiden RI Ke 8

    Satgas GRIB JAYA Provinsi Lampung Mendapat Kesempatan Ring Terdepan Dalam Pengamanan Proses Pelantikan Presiden RI Ke 8

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA — Pasca resmi dilantiknya Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029. Berakhir juga Gugus tugas pengawalan dari GRIB Jaya se-Provinsi Lampung. “Dengan selesainya dilantik Presiden terpilih dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dengan ini berakhir juga tugas pengawalan dari GRIB Jaya se-Provinsi […]

  • Pelaku Pencurian Handphone Diamankan di Makam Sunan Gunung Jati

    Pelaku Pencurian Handphone Diamankan di Makam Sunan Gunung Jati

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Asep Suparman
    • 0Komentar

    CIREBON, INC MEDIA — Pencurian handphone di kawasan Makam Sunan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, berhasil direspons cepat petugas kepolisian setelah warga melaporkan dugaan tindak pidana tersebut pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 04.57 WIB. Petugas yang sedang melaksanakan patroli di kompleks makam langsung bergerak menuju Halaman Masjid Syarif Abdurachman, Blok Pekauman, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati. […]

expand_less