Breaking News
light_mode

Panjang Jimat Keraton Kesepuhan Cirebon, Tradisi Sakral yang Menggambarkan Makna Kelahiran Manusia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • print Cetak

Panjang Jimat Keraton Kesepuhan Cirebon Jadi Puncak Maulid

Cirebon Kota, INC MEDIA — Panjang Jimat Keraton Kesepuhan Cirebon kembali digelar sebagai puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Tradisi yang berlangsung pada Rabu (26/8/2026) malam itu menghadirkan rangkaian prosesi adat dan keagamaan yang sarat makna tentang kelahiran manusia serta nilai-nilai keislaman yang diwariskan secara turun-temurun.

Prosesi berlangsung khidmat. Keluarga Keraton Kesepuhan, para abdi dalem, serta perangkat adat terlebih dahulu mempersiapkan berbagai perlengkapan yang akan digunakan dalam rangkaian acara. Setelah doa dan kegiatan keagamaan selesai, rombongan bergerak menuju Langgar Agung dengan membawa sejumlah benda pusaka, perlengkapan adat, serta sajian makanan.

Arak-arakan tersebut menjadi salah satu bagian paling menarik dalam Panjang Jimat Keraton Kesepuhan Cirebon. Setiap benda yang dibawa tidak sekadar menjadi pelengkap ritual. Masyarakat memaknainya sebagai bagian dari warisan budaya yang mengandung pesan filosofis dan spiritual.

Panjang Jimat Keraton Kesepuhan Cirebon Sarat Simbol

Tradisi Panjang Jimat memiliki posisi penting dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi di Keraton Kesepuhan. Prosesi tersebut memadukan unsur adat, budaya, dan nilai keagamaan dalam satu rangkaian yang diwariskan lintas generasi.

Patih Sepuh Keraton Kesepuhan Cirebon, Pra Goemelar Soeriadi Ningrat, mengatakan Panjang Jimat merupakan bagian puncak dari seluruh rangkaian kegiatan Maulid Nabi yang telah berlangsung sebelumnya.

“Alhamdulilah malam hari ini di tanggal 26 di malam kamis, kami Keraton Kesepuhan Cirebon bisa mengadakan acara Tradisi panjang Jimat yang intinya memperingati kelahiran Nabi Muhamad SWA.ujar Goemelar.”

Menurut dia, rangkaian Panjang Jimat terbagi dalam beberapa bagian. Dalam prosesi tersebut terdapat Panjang 2 hingga Panjang 7. Rombongan juga membawa zeron atau dongdang serta 38 piring pengiring yang sebelumnya telah melalui proses pencucian benda pusaka.

Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa tradisi Keraton Kesepuhan tidak hanya mempertahankan bentuk ritual, tetapi juga menjaga simbol dan tata cara yang telah diwariskan oleh generasi sebelumnya.

Makna Kelahiran dalam Panjang Jimat

Di balik kemeriahan arak-arakan, Panjang Jimat menyimpan pesan filosofis mengenai perjalanan kehidupan manusia. Prosesi adat menggambarkan makna kelahiran anak manusia sekaligus mengingatkan masyarakat terhadap nilai spiritual yang melekat pada kehidupan.

Karena itu, tradisi ini tidak semata-mata dipandang sebagai pertunjukan budaya. Panjang Jimat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan bagaimana sejarah, adat, dan ajaran Islam bertemu dalam sebuah perayaan yang telah berlangsung secara turun-temurun.

Kehadiran benda pusaka, makanan, perangkat adat, hingga rangkaian doa menjadi simbol yang memperkuat pesan tersebut. Setiap unsur memiliki tempat dalam prosesi dan tidak dapat dipisahkan dari keseluruhan tradisi.

Tradisi Tiga Keraton di Cirebon

Pelaksanaan Panjang Jimat juga menunjukkan kuatnya akar tradisi Maulid Nabi di lingkungan keraton-keraton Cirebon. Pra Goemelar menyebut tradisi serupa tidak hanya berlangsung di Keraton Kesepuhan.

“Inipun bukan di keraton kesepuhan saja melaksanakan Sakral atau panjang jimat di bagi tiga Keraton Yakni Keraton Kesepuhan, Keraton Kanoman Dan Keraton Kecirebonan.ungkapanya.”

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Panjang Jimat menjadi bagian dari khazanah budaya yang hidup di tiga keraton Cirebon. Tradisi itu sekaligus menjadi pengingat bahwa warisan budaya membutuhkan kesinambungan agar tetap dikenal generasi muda.

Bagi masyarakat, prosesi Panjang Jimat menjadi kesempatan untuk memahami kembali hubungan antara sejarah Cirebon, tradisi keraton, dan nilai keislaman. Di tengah perubahan zaman, ritual tersebut tetap dipertahankan sebagai identitas budaya sekaligus bagian dari peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Dengan demikian, Panjang Jimat Keraton Kesepuhan Cirebon bukan hanya sebuah prosesi adat. Tradisi tersebut menjadi cermin perjalanan sejarah, penghormatan terhadap warisan leluhur, serta media untuk menyampaikan pesan spiritual melalui simbol-simbol budaya yang tetap hidup di tengah masyarakat.

(Asep Suparman)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Bandang Terjang Bandar Lampung, Tiga warga meninggal dan Permukiman Terendam

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak Minggu tengah malam (20/4/2025) memicu banjir bandang hebat yang melanda sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Panjang. Dalam musibah ini, tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan rumah warga terendam air hingga setinggi dada orang dewasa. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) […]

  • Pengerjaan proyek Rehabilitasi gedung Kantor induk Museum ketransmigrasian di duga mark up

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media — Pengerjaan proyek Rehabilitasi gedung Kantor induk Museum ketransmigrasian Lampung,di duga pihak rekanan Kurangi Volume pekerjaan atau di indikasi “Mark’up“. Pasalnya, dari informasi yang di dapat proyek Rehabilitasi gedung Kantor induk Museum ketransmigrasian Lampung yang berada di Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Pesawaran Lampung dikerja kan oleh CV. Cipta Gupit Mandiri, Dengan […]

  • Guru yang Cabuli Muridnya Telah Dilakukan Penahanan di Mapolresta Bandar Lampung

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, INC MEDIA — Guru Sekolah Dasar Swasta di Bandar Lampung yang merupakan tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur resmi dilakukan penahanan setelah sebelumnya sempat ditangguhkan. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik mengatakan penahanan terhadap FZ telah dilakukan sejak kemarin. “Sejak kemarin (sabtu), tersangka FZ ini telah dilakukan penahanan di Mapolresta Bandar […]

  • Polres Lampung Barat Ungkap Kasus Curat, Purnawirawan Polri Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT, INC MEDIA – Polres Lampung Barat ungkap kasus Curat (pencurian dengan pemberatan) di wilayah Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang tersangka berinisial ZJ dan E. Salah satu tersangka diketahui merupakan purnawirawan Polri. Pengungkapan dilakukan Team URC Satreskrim Polres Lampung Barat pada Sabtu, 3 Oktober 2026 sekitar […]

  • The laid back approach to develop your Custom Style

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2019
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Sine sed diffundi proximus. Super minantia praeter temperiemque scythiam. Posset: nix aliis acervo magni acervo temperiemque formaeque. Pinus locis? Liquidum montibus quia dedit sui orba margine reparabat. Evolvit mundum nuper pontus. Liquidum iunctarum regna pontus totidem freta qui hominum frigore. Tumescere quae suis. Qui quisquis. Omni possedit seductaque sibi. Densior undis habitabilis peragebant passim mea. […]

  • Dugaan Penipuan Umroh: GRIB Jaya Laporkan Akbar Bintang Putranto ke Polresta Bandar Lampung

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kasus Dugaan Penipuan Umroh Dilaporkan Resmi ke Polisi Bandar Lampung, INC MEDIA – Dugaan penipuan umroh kembali mencuat di Provinsi Lampung. Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Lampung Selatan secara resmi melaporkan seorang pria bernama Akbar Bintang Putranto ke pihak kepolisian atas dugaan tindak pidana penipuan dan/atau perbuatan curang terkait […]

expand_less