Gotong Royong Warga Sukamakmur Perkuat Akses Penghubung Antar-Pekon
- account_circle Edwin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

LAMPUNG BARAT, INC MEDIA — Gotong royong kembali menjadi kekuatan masyarakat dalam mendorong pembangunan di tingkat pekon. Antusiasme masyarakat Pekon Sukamakmur, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, terlihat dalam kegiatan gotong royong pembangunan jalan penghubung menuju Pekon Hujung, Kamis, 27 Agustus 2026.

Warga bersama aparatur Pekon Sukamakmur, Kecamatan Belalau, Lampung Barat, bergotong royong mengerjakan pembangunan badan jalan penghubung menuju Pekon Hujung, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan serta kemajuan pekon. (Dok.foto: Edwin).
Kegiatan tersebut melibatkan Peratin Pekon Sukamakmur, Saukani, jajaran aparatur pekon, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Mereka bersama-sama mengerjakan pembangunan badan jalan yang berada di wilayah Pemangku 4 dan menjadi salah satu akses penghubung menuju pemangku lainnya hingga ke arah Pekon Hujung.
Kegiatan gotong royong itu tidak sekadar menjadi aktivitas pembangunan fisik. Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang lebih baik, keterlibatan warga menunjukkan bahwa pembangunan pekon dapat berjalan kuat ketika pemerintah dan masyarakat bergerak dalam satu kepentingan.
Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Pembangunan badan jalan tersebut terlaksana di atas tanah yang telah dihibahkan oleh masyarakat setempat. Hibah itu menjadi bentuk nyata dukungan warga terhadap upaya membuka dan memperbaiki akses yang dinilai penting bagi kepentingan bersama.
Bagi masyarakat, keberadaan jalan penghubung memiliki nilai strategis. Akses jalan yang lebih baik dapat mempermudah mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, memperlancar hubungan antarwilayah, serta membantu masyarakat dalam mengakses berbagai pelayanan dan kegiatan sosial.
Karena itu, partisipasi warga dalam kegiatan gotong royong menjadi bagian penting dari proses pembangunan. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut mengambil peran dalam mewujudkan pembangunan yang dibutuhkan lingkungan mereka.
Antusiasme masyarakat Pekon Sukamakmur juga memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan di tengah pembangunan desa yang membutuhkan dukungan banyak pihak.
Peratin Sukamakmur Apresiasi Warga
Peratin Pekon Sukamakmur, Saukani, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan jalan tersebut. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada warga yang bersedia menghibahkan tanah untuk kepentingan pembangunan.
“Terima kasih kepada masyarakat yang telah menghibahkan tanahnya demi kemajuan Pekon,” ujar Saukani.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kemajuan Pekon Sukamakmur. Ia juga mengapresiasi warga yang hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan gotong royong.
“Terima kasih kepada warga yang turut serta dalam gotong royong,” kata Saukani.
Dukungan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah pekon. Partisipasi masyarakat menjadi modal sosial yang dapat memperkuat pelaksanaan berbagai program pembangunan di tingkat lokal.
Jalan Penghubung untuk Kepentingan Bersama
Jalan yang dibangun merupakan akses penghubung antara Pekon Sukamakmur dan Pekon Hujung. Dengan terbukanya akses tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan membangun hubungan sosial maupun ekonomi antarpekon.
Gotong royong juga memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pekerjaan fisik. Tradisi tersebut memperkuat komunikasi, kepedulian, dan rasa memiliki masyarakat terhadap fasilitas yang dibangun untuk kepentingan bersama.
Semangat itu terlihat dari keterlibatan aparatur pekon bersama tokoh masyarakat dan warga. Mereka bekerja secara bersama-sama untuk mewujudkan akses yang diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Pembangunan jalan melalui dukungan masyarakat juga menjadi contoh bahwa pembangunan berbasis partisipasi dapat tumbuh dari kebutuhan nyata di lingkungan warga. Ketika masyarakat merasa memiliki terhadap sebuah pembangunan, proses pengerjaan dan pemeliharaannya berpeluang mendapatkan dukungan yang lebih kuat.
Kebersamaan untuk Kemajuan Pekon
Antusiasme masyarakat Pekon Sukamakmur dalam kegiatan gotong royong menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan. Pemerintah pekon dapat menjalankan program dengan lebih efektif ketika masyarakat ikut memberikan dukungan dan pengawasan.
Semangat kebersamaan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kemajuan pekon tidak hanya diukur dari pembangunan fisik. Kekuatan masyarakat dalam menjaga persatuan, membantu sesama, dan mengambil bagian dalam pembangunan juga menjadi indikator penting bagi tumbuhnya kehidupan masyarakat yang lebih mandiri.
Dengan adanya hibah tanah dari masyarakat dan partisipasi warga dalam pembangunan badan jalan, akses penghubung Sukamakmur menuju Pekon Hujung diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Gotong royong yang berlangsung pada Kamis tersebut akhirnya bukan hanya tentang membangun jalan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana kepedulian masyarakat dapat menjadi energi bagi pembangunan dan kemakmuran Pekon Sukamakmur.
Penulis: Edwin
- Penulis: Edwin







