Perbaikan Irigasi Rawajitu Berlanjut, BBWS Mesuji Sekampung Pastikan Air Kembali Mengalir
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

BBWS Mesuji Sekampung Intensifkan Perbaikan Irigasi Rawajitu
RAWAJITU, incmedia.site — Perbaikan Irigasi Rawajitu terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga hari ini, aliran air di kawasan irigasi gantung Rawajitu, perbatasan Mesuji dan Tulang Bawang, dilaporkan kembali mengalir dengan baik setelah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melakukan percepatan penanganan di lapangan.
Dalam proses penanganan tersebut, BBWS Mesuji Sekampung menerjunkan puluhan personel guna melakukan normalisasi saluran, perbaikan pompa air, serta memastikan distribusi air kembali stabil menuju areal persawahan masyarakat.
Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan langsung terhadap progres perbaikan agar kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
“Kami memastikan penanganan irigasi gantung Rawajitu terus berjalan secara maksimal. Saat ini, BBWS Mesuji Sekampung telah menerjunkan sekitar 40 personel di lapangan untuk melakukan normalisasi saluran, perbaikan pompa air, serta memastikan distribusi air kembali berjalan baik hingga ke area persawahan masyarakat,” ujar Elroy Koyari.
Penanganan Dilakukan di Tiga Desa
Tim Operasi dan Pemeliharaan (OP) SDA II BBWS Mesuji Sekampung saat ini tengah melaksanakan normalisasi saluran primer pada Daerah Irigasi Rawa (DIR) Rawajitu di Kabupaten Tulang Bawang dan Mesuji dalam kegiatan SPP IPIL.

Dok/foto Haris Efendi:
Tim Operasi dan Pemeliharaan (OP) SDA II BBWS Mesuji Sekampung melakukan normalisasi saluran primer Daerah Irigasi Rawa (DIR) Rawajitu menggunakan alat berat excavator long arm di wilayah Rawajitu, Kabupaten Tulang Bawang dan Mesuji, guna memperlancar distribusi air bagi lahan pertanian masyarakat.
Normalisasi irigasi dilakukan menggunakan dua unit alat berat jenis excavator long arm guna mempercepat pengerjaan di sejumlah titik yang mengalami sedimentasi dan hambatan aliran air.
Pekerjaan berlangsung di tiga desa, yakni Desa Wono Agung dan Desa Bumi Ratu di Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, serta Desa Bandar Anom di Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji.
Adapun luas layanan irigasi di kawasan tersebut meliputi luas baku sebesar 17.168 hektare, luas potensial 14.756 hektare, dan luas fungsional mencapai 14.756 hektare.
Dalam rencana kegiatan operasi dan pemeliharaan SPP IPIL, target pemeliharaan berkala saluran primer ditetapkan sepanjang 10 kilometer.
Progres Pekerjaan Capai 5,4 Kilometer
Berdasarkan data tim OP di lapangan yang dipimpin PPK OP 2, M. F. Nur Yuniar, ST, MT, progres pekerjaan saat ini telah mencapai 5,4 kilometer dari total pekerjaan sepanjang 10,2 kilometer.
BBWS Mesuji Sekampung berharap melalui kegiatan tersebut sebanyak 14.756 hektare lahan pertanian dapat menerima manfaat suplai air untuk mendukung musim tanam (MT) II tahun ini.
Selain normalisasi saluran primer, tim OP juga melakukan perbaikan saluran irigasi tersier ferosemen dan pompa genset yang sebelumnya mengalami gangguan teknis.
Sekitar 40 pekerja turut diterjunkan dalam kegiatan tersebut guna memperbaiki trase saluran, pompa air, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya pada jaringan irigasi tersier.
“Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan sementara, aliran air sudah kembali normal dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun demikian, kami tetap melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala agar kondisi ini tetap stabil dan tidak kembali mengalami kendala,” lanjut Elroy.
BBWS Pastikan Pemeliharaan Dilakukan Bertahap dan Berkelanjutan
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi agar fungsi saluran tetap berjalan optimal, meskipun konstruksi tersebut disebut belum diserahterimakan oleh pihak pelaksana pembangunan dari tim PJPA.
BBWS Mesuji Sekampung memastikan kegiatan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan demi menjaga distribusi air bagi masyarakat pertanian.
“Kami memahami kebutuhan air bagi petani merupakan hal yang sangat vital. Karena itu, BBWS Mesuji Sekampung berkomitmen untuk bergerak cepat dalam setiap penanganan infrastruktur sumber daya air, khususnya yang berdampak langsung terhadap aktivitas pertanian masyarakat,” tegasnya.
Dengan mulai normalnya aliran air di kawasan Rawajitu, masyarakat berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan agar aktivitas pertanian berjalan lancar dan produktivitas lahan tetap terjaga. (Hrs)
- Penulis: Redaksi
- Editor: Resmi Januari, SH

