Green Policing Jadi Program Nasional, Hengky Primana Apresiasi Langkah Kapolri Suyudi
- account_circle Redaksi
- calendar_month 58 menit yang lalu
- print Cetak

JAKARTA, INC MEDIA – Green Policing menjadi perhatian setelah Ketua Umum PHH, Hengky Primana, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang memasukkan pendekatan pemolisian berwawasan lingkungan tersebut ke dalam program nasional. Menurut Hengky, langkah ini dapat memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026), Hengky menilai pengembangan program kepolisian yang berangkat dari pengalaman personel di lapangan perlu mendapat dukungan kebijakan. Dengan dukungan tersebut, pendekatan yang menjawab persoalan nyata masyarakat berpeluang diterapkan secara lebih luas.
“Saya mengapresiasi Bapak Kapolri yang memberikan ruang bagi pengembangan program kepolisian yang berangkat dari pengalaman anggota di lapangan. Gagasan yang tumbuh dari persoalan nyata di tingkat akar rumput perlu mendapatkan dukungan kebijakan agar dapat dikembangkan dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Hengky.
Green Policing Perkuat Pencegahan Karhutla
Green Policing merupakan pendekatan pemolisian yang mengintegrasikan pemeliharaan keamanan dengan perlindungan lingkungan hidup. Pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pencegahan, edukasi, deteksi dini, dan keterlibatan masyarakat.
Dalam upaya mencegah karhutla, pendekatan tersebut dapat mendorong masyarakat menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar. Edukasi dan sosialisasi juga penting untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai risiko kebakaran terhadap lingkungan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi.
Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam melaporkan indikasi kebakaran dapat membantu mempercepat respons petugas. Deteksi dini menjadi penting agar potensi kebakaran dapat ditangani sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Karena itu, keberhasilan Green Policing membutuhkan pelaksanaan yang konsisten, dukungan sumber daya, serta koordinasi antarpihak. Program ini juga perlu disertai evaluasi agar manfaatnya dapat diukur berdasarkan hasil nyata di lapangan.
Program Polda Riau Dorong Kolaborasi Lingkungan
Dalam keterangan yang disampaikan Hengky, Green Policing disebut sebagai program yang dikembangkan Polda Riau dan masuk dalam Commander Wish Kapolri.
Pendekatan tersebut menempatkan pengalaman personel di lapangan dan kebutuhan masyarakat sebagai salah satu pertimbangan dalam mengembangkan upaya perlindungan lingkungan.
Penerapan Green Policing juga membuka ruang kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas lingkungan, pelaku usaha, dan masyarakat. Sinergi ini diperlukan karena persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya melalui penindakan hukum.
Pemerintah daerah dapat berperan dalam edukasi dan pengawasan wilayah, sementara komunitas serta masyarakat dapat membantu menyampaikan informasi mengenai potensi kerusakan lingkungan dan ancaman karhutla.
Di sisi lain, kepolisian tetap memiliki peran penting dalam menindak pelanggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dengan demikian, pendekatan pencegahan dan penegakan hukum dapat berjalan beriringan.
Hengky Primana Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Hengky berharap pengembangan Green Policing tidak berhenti pada penetapan program atau kegiatan seremonial. Menurutnya, penerapan di lapangan harus mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dan memperkuat perlindungan terhadap lingkungan.
Program tersebut juga perlu menjangkau masyarakat di wilayah yang memiliki risiko karhutla, terutama melalui edukasi berkelanjutan, penyampaian informasi yang mudah dipahami, dan mekanisme pelaporan yang responsif.
Evaluasi berkala menjadi bagian penting untuk mengetahui efektivitas program. Indikatornya dapat mencakup pelaksanaan kegiatan pencegahan, keterlibatan masyarakat, kecepatan respons terhadap laporan, serta perkembangan kejadian kebakaran di wilayah sasaran.
Pendekatan yang terukur akan membantu memastikan bahwa kebijakan perlindungan lingkungan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Melalui Green Policing, upaya menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan diharapkan dapat berjalan beriringan. Dukungan lintas sektor, konsistensi pelaksanaan, dan pengawasan yang berkelanjutan menjadi faktor penting agar program tersebut berkontribusi terhadap pencegahan karhutla serta pemeliharaan kamtibmas.
Pewarta: Helmy | INC MEDIA
- Penulis: Redaksi





