Breaking News

Penerima PKH Kemensos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

Jakarta, INC MEDIA — Penerima PKH Kemensos kini diarahkan untuk menjadi anggota Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai bagian dari upaya pemerintah mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Kebijakan ini menjadi langkah strategis agar bantuan sosial tidak berhenti pada aspek konsumtif, tetapi bertransformasi menjadi penguatan ekonomi produktif berbasis komunitas.

Program ini menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini berada dalam pendampingan Kementerian Sosial. Pemerintah ingin memastikan bahwa para penerima bantuan memiliki akses terhadap sistem ekonomi kolektif yang berkelanjutan melalui koperasi desa.

Penerima PKH Kemensos Masuk Ekosistem Koperasi

Keterlibatan Penerima PKH Kemensos dalam Kopdes Merah Putih bukan sekadar formalitas keanggotaan. Pemerintah menyiapkan skema pembinaan, pelatihan, serta penguatan modal usaha berbasis koperasi. Dengan demikian, KPM tidak hanya menerima bantuan tunai, tetapi juga mendapat peluang meningkatkan pendapatan melalui usaha produktif.

BACA JUGA: Pengawasan THR 2026: Ombudsman RI Dorong Kemnaker Perketat Pengawasan Pembayaran

Secara konseptual, koperasi desa diharapkan menjadi wadah distribusi, produksi, hingga pemasaran hasil usaha masyarakat. Model ini sejalan dengan prinsip ekonomi kerakyatan yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama.

Langkah ini juga dinilai sebagai strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial. Transformasi dari penerima bantuan menjadi pelaku usaha dinilai sebagai indikator keberhasilan program pengentasan kemiskinan.

Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

Kopdes Merah Putih dirancang sebagai koperasi berbasis desa yang mengintegrasikan potensi lokal. Setiap desa didorong untuk mengembangkan unit usaha sesuai karakteristik wilayah, seperti pertanian, peternakan, UMKM, hingga perdagangan sembako.

Dengan bergabungnya Penerima PKH Kemensos, koperasi diharapkan memiliki basis anggota yang kuat dan solid. Selain memperluas partisipasi masyarakat, skema ini juga memperkuat modal sosial di tingkat desa.

Pemerintah menekankan bahwa pelaksanaan program tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pengelolaan koperasi harus sesuai regulasi perkoperasian yang berlaku serta mengacu pada asas kekeluargaan dan gotong royong.

Upaya Kurangi Ketergantungan Bansos

Transformasi Penerima PKH Kemensos menjadi anggota koperasi dinilai sebagai bagian dari reformasi sosial. Pemerintah ingin memastikan bahwa bantuan sosial menjadi jembatan menuju kemandirian, bukan ketergantungan jangka panjang.

Melalui Kopdes Merah Putih, para KPM berkesempatan memperoleh akses pembiayaan mikro, pelatihan kewirausahaan, hingga pendampingan usaha. Skema ini membuka ruang peningkatan kapasitas dan daya saing ekonomi masyarakat desa.

Meski demikian, implementasi di lapangan tetap memerlukan pengawasan dan evaluasi berkala. Pemerintah daerah, pendamping sosial, serta pengurus koperasi memiliki peran penting memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Harapan dan Tantangan Ke Depan

Kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat pengurangan angka kemiskinan sekaligus memperkuat struktur ekonomi desa. Jika dikelola secara profesional dan partisipatif, Kopdes Merah Putih berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Namun tantangan tetap ada, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, tata kelola koperasi, hingga literasi keuangan anggota. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan.

Program ini menegaskan bahwa pemberdayaan sosial harus berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi. Dengan pendekatan kolaboratif, Penerima PKH Kemensos tidak lagi diposisikan sebagai objek bantuan, melainkan subjek pembangunan ekonomi desa.*


TAG:
PKH, Kemensos, Kopdes Merah Putih, Koperasi Desa, Bantuan Sosial, Ekonomi Desa, Keluarga Penerima Manfaat, Pengentasan Kemiskinan

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Tangkap Tiga Pelaku  Pengeroyokan yang mengakibatkan seorang remaja Meninggal dunia

    Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan yang mengakibatkan seorang remaja Meninggal dunia

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC Media – Satreskrim Polresta Bandar Lampung berhasil meringkus 3 orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan yang mengakibatkan seorang remaja berinisial FS (15) meninggal dunia. MRP (14), IS Alias Bagong (15), dan CSG (15), ketiganya diamankan petugas disejumlah lokasi berbeda di Kota Bandar Lampung. “Saksi-saksi yang sudah kita periksa ada tujuh orang, […]

  • Camat di Pesawaran Terjerat Kasus Pelanggaran Netralitas ASN. Iskardo : Netralitas ASN Adalah Harga Mati

    Camat di Pesawaran Terjerat Kasus Pelanggaran Netralitas ASN. Iskardo : Netralitas ASN Adalah Harga Mati

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Timbulnya Kasus Dugaan Pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang Melibatkan salah satu camat Di Kabupaten Pesawaran pada Jum’at 4 Oktober 2024 menimbulkan Keprihatinan dari berbagai Pihak. Camat Negri Katon Kabupaten Pesawaran Enggo Pratama Tertangkap Basah saat Membawa Banner dan Kaos Bergambar salah satu pasangan calon Bupati dan wakil Bupati […]

  • Putra Anggota PAC GRIB Jaya Kecamatan Negri Katon Gelar resepsi pernikahan 

    Putra Anggota PAC GRIB Jaya Kecamatan Negri Katon Gelar resepsi pernikahan 

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media – Putra dari salah satu Anggota PAC GRIB Jaya Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Agus Sucipto, melangsungkan akad sekaligus resepsi pernikahan putra pertamanya bernama Jarot S dengan seorang dara cantik bernama Yuke Puji Lestari di Dusun Pujiwaloyo, Desa Kresno Maju, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Minggu (22/12/2024) pukul 09.00 WIB. Hadir dalam […]

  • Paksa Gadis 9 Tahun, Pria Hidung Belang di bekuk Satreskrim Polres Pesawaran

    Paksa Gadis 9 Tahun, Pria Hidung Belang di bekuk Satreskrim Polres Pesawaran

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Polres Pesawaran, Polda Lampung, Unit PPA Satreskrim Polres Pesawaran berhasil mengamankan Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan atau Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur. Pelaku diketahui berinisial S (44), yang merupakan warga Desa Pejambon, Kec. Negeri Katon Kab. Pesawaran. Pria hidung belang tersebut terpaksa mendekam di jeruji besi Polres Pesawaran lantaran aksi bejatnya merudapaksa […]

  • DPD GRIB JAYA Provinsi Lampung Gelar Rapat Kerja Daerah Se-Provinsi Lampung

    DPD GRIB JAYA Provinsi Lampung Gelar Rapat Kerja Daerah Se-Provinsi Lampung

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Metro, INC MEDIA — DPD GRIB JAYA Provinsi Lampung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) se-Provinsi Lampung, bertempat di halaman Gedung Gerasi Bus Generasi Tirta, Jln. Proklamasi 16A Mulyosari, Metro, Minggu (13/10/2024). Hadir dalam Rapat, Pembina dan Penasehat DPD GRIB Jaya Provinsi Lampung, Ketua DPD GRIB Jaya Provinsi Lampung S. Ramelan, Sekretaris DPD GRIB Jaya Provinsi […]

  • Babinsa Rajabasa Komsos dengan Linmas, Tegaskan Sinergi Keamanan

    Babinsa Rajabasa Komsos dengan Linmas, Tegaskan Sinergi Keamanan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Babinsa Tekankan Kolaborasi TNI, Linmas, dan Warga Bandar Lampung, INC MEDIA – Untuk memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Rajabasa, Babinsa Kelurahan Rajabasa Nunyai, Peltu Joko Pandoyo dari Koramil 410-06/KDT, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama anggota Linmas setempat. Kegiatan berlangsung Rabu pagi (9/7/2025) pukul 09.00 WIB di Jalan Abdul Latif RT 07, Lingkungan […]

expand_less