Breaking News

Pelaku Pencabulan di Pesawaran Masih Bebas, BPDI Desak Polisi Bertindak Cepat!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
  • print Cetak

BPDI Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Pencabulan Anak di Pesawaran

Bandar Lampung (incmefia.site) – Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang pria berinisial E.M di Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, menjadi perhatian publik. Organisasi Masyarakat (Ormas) Barisan Pemuda Demokrasi Indonesia (BPDI) mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan menegakkan hukum seadil-adilnya.

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP BPDI, Angga Brawijaya, menegaskan bahwa tidak boleh ada toleransi bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak.

“Keadilan harus ditegakkan, dan perlindungan anak harus menjadi prioritas utama. Kami akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” ujar Angga, Selasa (25/2/2025).

BACA JUGAPasca Putusan MK, Polres Pesawaran Intensifkan Kegiatan Pengamanan Wilayah

Menurutnya, kasus ini menunjukkan betapa rentannya anak-anak terhadap kekerasan seksual. Ia menilai, keberadaan pelaku yang masih bebas setelah dilaporkan merupakan ancaman serius bagi keselamatan anak-anak di sekitar.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku dan memberikan perlindungan maksimal kepada korban. Selain itu, pemerintah juga harus lebih serius dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak serta memberikan dukungan penuh bagi korban dan keluarganya,” tambahnya.

BPDI juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan dan mencegah kasus kekerasan seksual terhadap anak.

“Jangan biarkan pelaku kejahatan seksual terhadap anak berkeliaran bebas! Laporkan setiap kasus yang kita ketahui dan dukung penuh upaya penegakan hukum. Bersama, kita bisa melindungi anak-anak dari kejahatan ini,” tegas Angga.

BACA JUGA : Anggota DPRD Provinsi Lampung Mohammad Reza Serap Aspirasi Warga di Pekon Sidodadi, Pringsewu

BPDI menegaskan bahwa pelaku harus segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Selain itu, mereka mendesak pemerintah untuk meningkatkan langkah-langkah perlindungan anak agar kejadian serupa tidak terulang. (Redaksi)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Anugerahi Penghargaan Anumerta untuk Tiga Anggota Polda Lampung yang gugur

    Polri Anugerahi Penghargaan Anumerta untuk Tiga Anggota Polda Lampung yang gugur

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung , INC MEDIA — Tiga anggota Polda Lampung yang gugur saat menjalankan tugas dalam penggerebekan judi sabung ayam di Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta (KPLBA) dari Polri. Mereka dianugerahi kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. BACA […]

  • Aksi Sigap Satnarkoba Polda Lampung Disambut Haru Warga Merak Batin Usai Gerebek Sarang Narkoba

    Aksi Sigap Satnarkoba Polda Lampung Disambut Haru Warga Merak Batin Usai Gerebek Sarang Narkoba

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Aksi penggerebekan sarang narkoba oleh tim Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polda Lampung disambut dengan rasa lega dan apresiasi tinggi dari warga Desa Merak Batin Induk, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 1 Juni 2025, sekitar pukul 16.00 WIB itu berlangsung di sebuah rumah yang terletak di belakang Kantor […]

  • Skandal Bansos Rp 92,4 Miliar di Lampung: DPP KAMPUD Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejati!

    Skandal Bansos Rp 92,4 Miliar di Lampung: DPP KAMPUD Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejati!

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung (incmedia.site) – Kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) kembali mencuat di Provinsi Lampung. Kali ini, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD) secara resmi melaporkan dugaan penyimpangan dana bansos senilai Rp 92,4 miliar yang dikelola oleh Koperasi Produsen Tebu Rakyat (KPTR) RPM Kabupaten Way Kanan. Laporan ini telah […]

  • Pemkab Lampung Selatan Gelar Pasar Murah di 17 Kecamatan!

    Pemkab Lampung Selatan Gelar Pasar Murah di 17 Kecamatan!

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan akan menggelar pasar murah serentak di 17 kecamatan mulai 3 hingga 24 Maret 2025. Program ini bertujuan untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri 1446 H. Rencana ini dibahas dalam rapat persiapan yang digelar di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada […]

  • Aksi Mahasiswa ‘Indonesia Gelap’: BEM SI Desak Presiden Prabowo Cabut Kebijakan Kontroversial

    Aksi Mahasiswa ‘Indonesia Gelap’: BEM SI Desak Presiden Prabowo Cabut Kebijakan Kontroversial

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta (INC Media) — Aksi Demonstrasi Mahasiswa Serentak: BEM SI Guncang Indonesia dengan Tuntutan Tegas Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memulai maraton aksi yang mengguncang seluruh Indonesia, dimulai pada Senin, 17 Februari, dan akan berlanjut hingga Rabu, 19 Februari 2025. Dengan tema “Indonesia Gelap”, mahasiswa dari berbagai penjuru tanah air turun ke jalan […]

  • Kemendagri Minta Pemda Segera Bentuk Satgas untuk Penertiban Ormas Nakal

    Kemendagri Minta Pemda Segera Bentuk Satgas untuk Penertiban Ormas Nakal

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya saat konferensi pers di Kantor Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2025). JAKARTA, INC MEDIA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menginstruksikan pemerintah daerah untuk mendata organisasi masyarakat (ormas) yang dinilai meresahkan masyarakat dan para investor. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengatakan, Kemendagri telah meminta para kepala […]

expand_less