Breaking News
light_mode

Master Plan Banjir Bandar Lampung Harus Dibuka ke Publik, SIKAM: Kebijakan Jangan Lagi Reaktif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • print Cetak

Desakan Transparansi Penanganan Banjir

Bandar Lampung, INC MEDIAMaster Plan Banjir Bandar Lampung dinilai harus segera diselesaikan dan dipaparkan secara terbuka kepada publik. Langkah ini dinilai penting agar arah kebijakan penanganan banjir di kota tersebut dapat diuji secara objektif oleh masyarakat, akademisi, serta pihak-pihak yang terdampak.

Desakan tersebut muncul setelah banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung dalam beberapa waktu terakhir. Banyak pihak menilai penanganan banjir tidak boleh lagi bersifat reaktif setiap kali bencana terjadi, melainkan harus berbasis perencanaan jangka panjang yang komprehensif.

Koordinator Presidium Sahabat Peduli Kemanusiaan dan Pembangunan Lampung (SIKAM Lampung), Martha Ardiansyah, menilai momentum banjir yang kembali terjadi harus menjadi titik evaluasi bagi pemerintah dalam menata ulang arah pembangunan kota.

“Pemerintah perlu menjelaskan kepada publik seperti apa sebenarnya master plan penanganan banjir di Bandar Lampung. Dengan begitu masyarakat, akademisi, serta pihak-pihak yang terdampak dapat memberikan masukan sekaligus melakukan pengujian secara objektif,” ujar Martha dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).

Banjir Dinilai Sudah Jadi Masalah Struktural

Menurut Martha, persoalan banjir di Bandar Lampung tidak bisa lagi dipandang sebagai fenomena musiman semata. Ia menilai banjir telah berkembang menjadi persoalan struktural yang berkaitan erat dengan tata kelola ruang dan arah pembangunan perkotaan.

Beberapa faktor yang dinilai turut memengaruhi meningkatnya risiko banjir antara lain perubahan tata ruang, alih fungsi lahan, serta kapasitas drainase dan sungai yang tidak lagi mampu menampung debit air ketika hujan deras.

Karena itu, ia menekankan pentingnya transparansi dalam Master Plan Banjir Bandar Lampung agar masyarakat dapat menilai sejauh mana kebijakan pembangunan telah selaras dengan upaya pengendalian banjir.

“Publik nantinya dapat menilai apakah terdapat konflik kepentingan atau persoalan kewenangan dalam perencanaan tersebut. Misalnya, di wilayah yang diketahui rawan banjir justru dilanjutkan pembangunan pusat perdagangan, atau kawasan yang sering tergenang masih diperbolehkan untuk pembangunan perumahan,” tegasnya.

Perlu Perencanaan Jangka Panjang

Martha menilai pertumbuhan kawasan permukiman di Bandar Lampung yang cukup pesat, terutama di daerah yang sebelumnya berfungsi sebagai kawasan resapan air, turut meningkatkan potensi banjir.

Oleh karena itu, penyelesaian masalah ini harus dimulai dari pembenahan perencanaan tata ruang serta pengelolaan sistem air perkotaan secara terpadu.

“Jika persoalan banjir ingin diselesaikan secara permanen, pendekatannya tidak bisa parsial. Harus ada perencanaan jangka panjang, mulai dari normalisasi sungai, pembangunan embung dan kolam retensi, hingga pengendalian pembangunan di kawasan resapan air,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi upaya koordinasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung dalam penanganan banjir.

Menurutnya, koordinasi lintas level pemerintahan menjadi kunci penting agar kebijakan pengendalian banjir dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dorongan Uji Publik dan Partisipasi Masyarakat

Selain transparansi, SIKAM Lampung juga mendorong agar penyusunan Master Plan Banjir Bandar Lampung melibatkan partisipasi publik secara luas.

Keterlibatan masyarakat sipil, akademisi, serta pakar tata kota dinilai dapat memperkaya perspektif dalam merumuskan solusi yang tepat bagi penanganan banjir di masa depan.

“Uji publik terhadap master plan penanganan banjir sangat penting agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berbasis kajian ilmiah dan kepentingan masyarakat luas. Dalam hal ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung harus menjadi ujung tombak,” tegasnya.

SIKAM Lampung berharap pemerintah dapat menyusun peta jalan penanganan banjir yang jelas untuk jangka waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Dengan adanya dokumen perencanaan yang transparan dan terukur, masyarakat dapat melihat keseriusan pemerintah dalam mengatasi persoalan banjir yang selama ini terus berulang.

“Dengan adanya master plan yang jelas, masyarakat dapat melihat keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan banjir. Arah pembangunan dapat diketahui publik, tinggal menunggu tahapan pelaksanaannya. Ini juga menjadi bentuk akuntabilitas pemerintah,” kata Martha.

Ia menambahkan, langkah besar yang dilakukan pemerintah saat ini akan berdampak signifikan di masa depan, yakni meminimalkan kerugian akibat banjir serta melindungi masyarakat dari risiko bencana yang berulang. | Red

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sabirin Kunang Lantik Maulana Marsad Sebagai Ketua MPAL Kabupaten Pesawaran Masa Bhakti 2024 – 2029

    Sabirin Kunang Lantik Maulana Marsad Sebagai Ketua MPAL Kabupaten Pesawaran Masa Bhakti 2024 – 2029

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran,  INC MEDIA — Ketua Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Provinsi Lampung, Sabirin Kunang S.H lantik Kepengurusan MPAL Kabupaten Pesawaran periode 2024-2029. Acara pengukuhan pengurus  MPAL Kabupaten Pesawaran itu dilangsungkan di Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Selasa (10/9/2024). Pelantikan Kepengurusan MPAL Kabupaten Pesawaran dihadiri secara langsung dan dikukuhkan oleh Ketua Kepengurusan MPAL […]

  • 200 Preman dari Ambon ke Universitas Malahayati Picu Ketegangan di Bandar Lampung

    200 Preman dari Ambon ke Universitas Malahayati Picu Ketegangan di Bandar Lampung

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA, – Suasana di Kota Bandar Lampung mendadak tegang setelah kedatangan empat bus yang membawa sekitar 200 orang dari Ambon ke Universitas Malahayati pada 2 Maret 2025. Kehadiran mereka memicu reaksi keras dari warga setempat, yang menilai hal ini sebagai ancaman terhadap ketertiban serta nilai-nilai budaya masyarakat Lampung. Aktivis sekaligus tokoh muda […]

  • CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

    CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Supriaman
    • 0Komentar

    KOTA LANGSA, INC MEDIA — CFD Langsa kembali menunjukkan perannya sebagai ruang publik yang tidak hanya menjadi tempat masyarakat berolahraga dan berekreasi, tetapi juga berkembang menjadi etalase ekonomi kerakyatan. Sebanyak 245 stand UMKM dan berbagai layanan meramaikan kawasan Lapangan Merdeka Kota Langsa, Minggu (13/9/2026). Kehadiran ratusan stand tersebut membuat suasana Car Free Day (CFD) semakin […]

  • Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Dek Fadh: Jaga Integritas dan Bangun Komunikasi yang Baik

    Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Dek Fadh: Jaga Integritas dan Bangun Komunikasi yang Baik

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle M.Isa Alima
    • 0Komentar

    BANDA ACEH, INC MEDIA – Taufik jadi Plt Sekda Aceh setelah menerima Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Aceh, Senin (24 Agustus 2026). Taufik yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh diminta bekerja profesional, menjaga integritas, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh mitra Pemerintah Aceh. Penyerahan […]

  • Sidang Praperadilan Debt Collector Masuk Tahap Pemeriksaan Saksi dan Ahli di PN Tanjungkarang

    Sidang Praperadilan Debt Collector Masuk Tahap Pemeriksaan Saksi dan Ahli di PN Tanjungkarang

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung – Sidang Praperadilan Debt Collector Berlanjut Bandar Lampung, INC MEDIA – Sidang praperadilan debt collector yang diajukan enam pemohon terhadap Polda Lampung kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Rabu (29/7/2026). Persidangan kini memasuki tahapan pemeriksaan saksi dari pihak pemohon serta penyampaian keterangan ahli dari pihak termohon sebagai bagian dari proses pengujian keabsahan […]

  • Ratusan warga Tiyuh Balam Jaya Tubaba gelar orasi terkait dugaan tanah Fasum yang diperjualbelikan oknum Pemerintah Tiyuh

    Ratusan warga Tiyuh Balam Jaya Tubaba gelar orasi terkait dugaan tanah Fasum yang diperjualbelikan oknum Pemerintah Tiyuh

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat (INC Media) —Ratusan Warga Tiyuh/Desa Balam Jaya Kecamatan Way Kenanga Kabupaten Tulang Bawang Barat datang berunjuk rasa di depan Balai Tiyuh/Desa setempat. Selasa (21/1/2025). Aksi ini merupakan puncak kekecewaan mereka kepada pemerintah Tiyuh terkait dengan kejelasan setatus tanah Fasilitas umum (Fasum) diwilayah setempat. Dalam aksi tersebut, warga menginginkan agar kepalo Tiyuh segera […]

expand_less