Breaking News
light_mode

GRIB Jaya Lampung Dampingi Tiga Ahli waris Tanah Peta Kepala Burung Desa Sabah Balau untuk mendapatkan Hak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
  • print Cetak

Lampung Selatan, INC Media — Lahan di Desa Sabah Balau yang di kenal dengan Peta Kepala Burung yang terbentuk Petanya seperti Kepala burung, Peta Tersebut Keluar dari Pemprov Provinsi Lampung Biro Aset Sudah beberapa kali pengurusan berdasarkan dari kekuatan Peta Pemprov tersebut dan di dukung oleh warkah dari ketiga ahli waris adalah hak milik orang tuanya berdasarkan asal usul/Riwayat Perolehan secara rinci telah disampaikan dalam surat yang dikelola sejak tahun 1990 ada pelepasan aset negara berupa tanah “OKUPASI” atau pendudukan, penggunaan, dan penempatan tanah kosong yang dikuasai secara fisik selama 20 tahun secara terus-menerus yang masuk dalam hak guna usaha (HGU) PTPN. 

Download INC MEDIA di Google play store

Pemerintah provinsi merasa memiliki lahan tersebut, sehingga warga yang bermukim diatas lahan yang berada dalam peta kepala burung tepatnya desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan di berikan surat agar mengosongkan lahan tersebut pada hari Kamis tanggal 4/11/2021 lalu.

BACA JUGA : PJ Walikota Pekanbaru Ditangkap KPK

Sebelumnya Pada tanggal 01 November 2011 Perwakilan dari Tiga Ahli waris,Lembaga Mabesbara dan LSM Galak mengajukan Untuk Mediasi di DPRD Provinsi Lampung Terkait permasalahan tanah hak milik tiga ahli waris berdasarkan surat yang disampaikan dan ditindak lanjuti oleh Komisi, kemudian Digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di laksanakan pada hari Rabu 3 November 2021 di Gedung DPRD Provinsi Lampung atas kepemilikan tanah di Sabah balau Bersama Tiga Ahli Waris.

Foto Dok INC Media : Agen PPOB termurah INC Pay, Download di Google Play Store Anda

Wakil ketua Komisi l DPRD Lampung Mardani Umar meminta Pemerintah Provinsi Lampung untuk menunda Eksekusi tanah di Sabah balau yang akan di rencanakan pada hari Kamis tanggal 4/11/2021.

Dari RDP tersebut saat ini lahan Sabah balau masih tetap aman warga masih tetap tinggal di lokasi lahan peta kepala burung.

BACA JUGAPasca Pilkada 2024,Kapolda Lampung Gass Pol Sikat Narkoba, Korupsi, dan Judi Sesuai Arahan Presiden

Namun saat ini walaupun pemprov tidak jadi melakukan eksekusi atau pengosongan lahan tetapi tiga ahli waris pemilik lahan Peta Kepala Burung masih merasa ketakutan

Karna hal itu, sebagai langkah awal Firdaus selaku penerima Kuasa dan di dampingi oleh Sekretaris Daerah (sekda) Ormas Grib Jaya provinsi Lampung Herman, mendatangi Kantor Desa Sabah Balau untuk berkoordinasi dengan Kades setempat, pada Senin (2/12/2024).

Kedatangan Pengurus Grib Jaya disambut Langsung oleh kepala Desa (Kades) Sabah Balau Pujianto,S.E. 

Pujianto menyebut, terkait lahan Peta Kepala Burung, Ia mengatakan bahwa permasalahan itu terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai kades, dan pihaknya telah meminta berkas-berkas bukti kepemilikan kepada tiga ahli waris yang nantinya akan diterbitkan Sporadik.

“Saya tau kalau ada lahan peta kepala burung di Sabah balau dan ini masalah nya memang sudah lama sebelum saya jadi kades sudah terdengar desas-desus lahan tersebut. jadi saya meminta Copy berkas-berkas kepemilikan punya Tiga Ahli waris dan dasar data-data itu saya akan proses Sporadik nya ,” ungkap Pujianto.

Sementara itu, Herman selaku tim pendamping dari Grib Jaya menjelaskan bahwa Kedatangan dari Tim Pengurus tiga ahli waris bertujuan agar permasalahan ini cepat selesai dan ia berharap Tiga Ahli waris yang mempunyai hak di lahan tersebut segera mempunyai legalitas yang sah, dan ia pinta kepada pemerintah agar segera memproses dari tahapan sporadik hingga Terbitnya sertifikat.

“Saya selaku Sekretaris daerah DPD GRiB Jaya Provinsi Lampung beserta Tim pengurus mengharapkan agar kiranya permasalahan ini secepatnya diselesaikan, karna diliat dari Warkah yang dimiliki oleh Tiga Ahli waris Akurat, karna GRiB Jaya ini Berdiri di tengah-tengah masyarakat dan tentunya membela masyarakat yang terzolimi,” jelasnya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 72 KPM di Jatimulyo Terima BLT Dana Desa 2025.

    72 KPM di Jatimulyo Terima BLT Dana Desa 2025.

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Jatimulyo, Lampung Selatan, INC MEDIA, – Pemerintah Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, melaksanakan kegiatan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2025. Acara ini berlangsung di Balai Desa Jatimulyo pada Kamis, 20 Maret 2025. Sebanyak 72 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan langsung tunai untuk periode Januari hingga Maret 2025 dengan […]

  • Monitoring Pembangunan KDKMP: Babinsa Koramil 421-09/Tanjung Bintang Kawal Proyek di Desa Kertosari

    Monitoring Pembangunan KDKMP: Babinsa Koramil 421-09/Tanjung Bintang Kawal Proyek di Desa Kertosari

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tanjung Sari – Lampung Selatan, incmedia.site – monitoring pembangunan KDKMP di Desa Kertosari Berjalan Aktif dan Terarah Monitoring pembangunan KDKMP di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, terus dilakukan secara intensif oleh Babinsa Koramil 421-09/Tanjung Bintang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan langsung terhadap progres pembangunan gedung KDKMP agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, serta […]

  • Pengawasan Program MBG Diperkuat: Kepala BGN Tegaskan Tata Kelola Berbasis Sistem yang Transparan dan Akuntabel

    Pengawasan Program MBG Diperkuat: Kepala BGN Tegaskan Tata Kelola Berbasis Sistem yang Transparan dan Akuntabel

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA – Pengawasan Program MBG menjadi salah satu fokus utama Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Komitmen tersebut ditegaskan BGN melalui penguatan sistem pengawasan dan tata kelola berbasis sistem yang dirancang untuk meminimalkan […]

  • Kapolres Pesawaran Tinjau lokasi Banjir dan Salurkan Bansos untuk Korban Banjir di Dusun Rawa Kijing Pesawaran

    Kapolres Pesawaran Tinjau lokasi Banjir dan Salurkan Bansos untuk Korban Banjir di Dusun Rawa Kijing Pesawaran

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran (INC Media) Banjir yang melanda Dusun Rawa Kijing, Desa Sindang Garut, Kabupaten Pesawaran, memantik perhatian Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, Dengan penuh kepedulian, Kapolres turun langsung memimpin penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak banjir. Selasa (21/01/2025). Sejumlah Bantuan berupa bahan pokok seperti beras, telur, mie instan, susu, snack, serta pakaian layak pakai disalurkan […]

  • Sambut Mudik Lebaran 2025, Jalan di Pesawaran Dikebut Bebas Lubang!

    Sambut Mudik Lebaran 2025, Jalan di Pesawaran Dikebut Bebas Lubang!

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA – Menyambut musim mudik Lebaran 2025, Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Pemerintah Provinsi Lampung tancap gas memperbaiki infrastruktur jalan demi memastikan perjalanan masyarakat lebih aman dan nyaman. Sejumlah ruas jalan strategis kini tengah diperbaiki, termasuk jalur Branti menuju Simpang Tugu Pengantin, Gedong Tataan, serta ruas Gedong Tataan-Kedondong. Upaya ini dikebut agar jalur-jalur utama […]

  • Tanpa BPJS, Dua Warga Tubaba Terbaring Sakit Tanpa Harapan: Akankah Ada Uluran Tangan?

    Tanpa BPJS, Dua Warga Tubaba Terbaring Sakit Tanpa Harapan: Akankah Ada Uluran Tangan?

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, INC MEDIA – Di tengah gencarnya program kesehatan nasional, masih ada warga yang terjebak dalam kesulitan tanpa akses layanan medis yang layak. Dua pasien dari Tiyuh berbeda di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kini berjuang melawan sakit parah, tetapi terkendala biaya karena BPJS mereka tidak lagi aktif. Salah satu pasien, warga Tiyuh […]

expand_less