Wakapolres Pesisir Barat Tekankan Bahaya Narkoba dan Tawuran di MAN 1, Siswa Diingatkan Tertib Berlalu Lintas
- account_circle Redaksi
- calendar_month 18 menit yang lalu
- print Cetak

PESISIR BARAT, INC MEDIA — Wakapolres Pesisir Barat Kompol Sugeng Sumanto, S.E., M.H., mengingatkan pentingnya menjauhi narkoba, mencegah perundungan, menghindari tawuran, dan menaati aturan lalu lintas saat menjadi pembina upacara bendera di MAN 1 Pesisir Barat, Senin (19/10/2026).
Pesan tersebut menegaskan bahwa pembentukan karakter generasi muda tidak cukup hanya melalui pembelajaran di ruang kelas. Siswa juga perlu membangun kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesadaran untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi kepada pelajar agar mampu mengenali risiko perilaku negatif dan mengambil keputusan yang tepat demi masa depan mereka.
Wakapolres Pesisir Barat Ingatkan Bahaya Narkoba dan Perundungan
Dalam amanatnya, Kompol Sugeng Sumanto menekankan agar para siswa tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Ia juga mengingatkan bahwa tindakan perundungan atau bullying dapat merugikan korban dan mengganggu terciptanya lingkungan pendidikan yang aman.
Narkoba, perundungan, dan tawuran merupakan persoalan yang membutuhkan perhatian bersama. Sekolah, keluarga, dan aparat keamanan memiliki peran penting dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang pelajar secara sehat dan positif.
Siswa diharapkan tidak menganggap tindakan kekerasan sebagai bentuk keberanian atau cara menyelesaikan masalah. Sebaliknya, mereka perlu mengedepankan komunikasi, menghormati sesama, dan menyelesaikan perselisihan tanpa kekerasan.
Pencegahan juga perlu dilakukan sejak dini melalui edukasi, pengawasan yang proporsional, serta keberanian melaporkan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain kepada pihak yang tepat.
Wakapolres Pesisir Barat Tekankan Tertib Berlalu Lintas
Selain menyampaikan pesan tentang bahaya narkoba dan tawuran, Wakapolres Pesisir Barat mengingatkan para pelajar agar mematuhi peraturan lalu lintas.
Kedisiplinan di jalan raya merupakan bagian penting dari tanggung jawab setiap pengguna jalan. Kepatuhan terhadap rambu, penggunaan perlengkapan keselamatan, dan perilaku berkendara yang tertib dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Para siswa juga perlu memahami bahwa keselamatan tidak hanya menyangkut diri sendiri, tetapi turut melindungi penumpang, pejalan kaki, dan pengguna jalan lainnya.
Karena itu, edukasi keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah perlu mendapat perhatian berkelanjutan. Pemahaman yang baik diharapkan membentuk kebiasaan berkendara yang bertanggung jawab, bukan sekadar kepatuhan ketika ada pengawasan petugas.
MAN 1 Pesisir Barat Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
Kepala MAN 1 Pesisir Barat, Yunizar, S.Pd., M.M., turut mendukung lingkungan pendidikan yang menanamkan nilai kedisiplinan dan pembentukan karakter peserta didik.
Upacara bendera menjadi salah satu sarana untuk menanamkan tanggung jawab, memperkuat semangat kebangsaan, serta menyampaikan pesan edukatif yang relevan dengan kehidupan pelajar.
Kehadiran Wakapolres sebagai pembina upacara juga membuka ruang edukasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas. Melalui kegiatan semacam ini, siswa dapat memperoleh pemahaman bahwa menjaga ketertiban merupakan tanggung jawab bersama.
Sinergi antara sekolah dan kepolisian diharapkan mampu memperkuat pencegahan perilaku berisiko di kalangan remaja. Namun, pembinaan tersebut perlu berjalan secara konsisten agar pesan yang disampaikan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Wakapolres Pesisir Barat Ajak Siswa Fokus Meraih Cita-Cita
Selain mengingatkan siswa agar menjauhi perilaku negatif, Kompol Sugeng Sumanto juga mendorong para pelajar untuk tekun belajar, menetapkan cita-cita, dan berusaha sungguh-sungguh demi masa depan yang lebih baik.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa masa sekolah merupakan periode penting untuk membangun kemampuan, karakter, dan kebiasaan positif. Pelajar perlu memanfaatkan waktu untuk menambah pengetahuan, mengembangkan potensi, serta memperluas wawasan.
Menghindari narkoba, menolak tawuran, tidak melakukan perundungan, dan tertib berlalu lintas merupakan bagian dari upaya menjaga masa depan tersebut.
Melalui kegiatan upacara pada Senin (19/10/2026), MAN 1 Pesisir Barat diharapkan terus memperkuat pendidikan karakter yang berjalan seiring dengan pencapaian akademik.
Pada akhirnya, keberhasilan pembinaan pelajar tidak hanya diukur dari penyampaian imbauan, tetapi juga dari konsistensi penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dukungan sekolah, keluarga, masyarakat, dan kepolisian menjadi unsur penting untuk menciptakan generasi muda yang disiplin, berprestasi, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya.
Sumber: Tipikal.id
- Penulis: Redaksi






