Pringsewu (INC Media) — Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Panutan di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, mempersiapkan serangkaian kegiatan keagamaan yang tidak hanya mendalami, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai toleransi antar umat beragama. Kegiatan yang akan digelar dari tanggal 06 hingga 28 Maret 2025 ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar siswa, dewan guru, dan masyarakat, serta memperkuat kehidupan keagamaan di sekolah.

Kegiatan yang diadakan selama bulan Ramadhan ini bukan hanya menjadi sarana untuk meningkatkan ketaqwaan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa-siswi dari berbagai latar belakang agama untuk lebih memahami nilai-nilai keislaman secara mendalam. Menariknya, sekolah ini turut memperhatikan siswa yang beragama non-Muslim, seperti Katolik, dengan mengadakan kegiatan Bina Iman dan Bina Rohani yang akan dipandu oleh dewan guru yang beragama Katolik.
BACA JUGA: Sidang Isbat Awal Ramadan 1446 H Akan Digelar Kemenag pada 28 Februari 2025
Kepala Sekolah SDN 1 Panutan, Ma’ruf, S.Pd., yang dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas namun penuh perhatian, mengungkapkan pentingnya kegiatan ini bagi siswa-siswi dari berbagai latar belakang agama.
“Kami ingin agar kegiatan ini tidak hanya meningkatkan ketaqwaan bagi siswa Muslim, tetapi juga menjadi wadah yang mempererat rasa toleransi dan saling menghargai antar umat beragama,” ujar Ma’ruf saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (11/2/2025).
Dalam kegiatan ini, selain pembelajaran mengenai tata cara berpuasa, mengaji, dan menghafal ayat-ayat pendek Al-Qur’an, sekolah juga mempersiapkan materi yang mendalami makna Ramadhan. Hal ini untuk memberikan pemahaman kepada siswa Muslim mengapa bulan Ramadhan sangat dimuliakan oleh umat Islam, sebagai waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Namun, yang lebih istimewa adalah perhatian sekolah terhadap siswa-siswi non-Muslim. Sekolah ini mengadakan Bina Iman dan Bina Rohani yang mengakomodasi keberagaman agama di dalamnya.
“Kami ingin agar semua siswa, tanpa terkecuali, merasa dihargai dan turut serta dalam setiap kegiatan keagamaan yang ada,” tambah Ma’ruf.
BACA JUGA : HPN 2025: Polda Lampung Dukung Pers sebagai Pilar Ketahanan Pangan dan Stabilitas Bangsa
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh komunitas sekolah, baik siswa, guru, dan masyarakat, dapat lebih menghargai perbedaan agama, suku, ras, dan budaya, serta saling bekerja sama untuk kelancaran kegiatan tersebut. Ma’ruf turut mendoakan dan berharap agar bulan suci Ramadhan dapat dilalui dengan baik, penuh kesehatan, dan membawa keberkahan bagi semua pihak.
Dengan semangat toleransi yang kuat, SDN 1 Panutan menunjukkan bahwa meskipun ada perbedaan agama, namun persatuan dan kesatuan dapat terjalin melalui saling pengertian dan respect antar sesama.
(Doni)











