Breaking News
light_mode

Pungli Rutan Bandar Lampung Menguak: Warga Binaan Diperas, Keluarga Menangis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • print Cetak

Bandar Lampung, INC MEDIAPungli Rutan Bandar Lampung kembali menjadi sorotan tajam publik. Di balik tembok kokoh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung, dugaan praktik pungutan liar (pungli) disebut berlangsung sistematis, terstruktur, dan masif. Kondisi ini tak hanya menekan warga binaan, tetapi juga memukul ekonomi keluarga mereka hingga ke titik nadir.

Berdasarkan penelusuran tim Warta Hukum dan kesaksian yang dihimpun pada Jumat (24/4/2026), praktik ini diduga telah berlangsung lama dan kian mengakar. Hak-hak dasar warga binaan, yang seharusnya dijamin negara, justru berubah menjadi komoditas berbayar.

Pungli Rutan Bandar Lampung: Hak Dasar Diduga Jadi Ladang Bisnis

Keluarga warga binaan mengaku dipaksa menanggung biaya yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara. Mulai dari sewa kamar, air galon, kebutuhan mandi, hingga makan, semuanya dikenakan tarif tidak resmi dengan nominal yang bisa mencapai jutaan rupiah setiap bulan.

Situasi ini membuat keluarga harus bekerja ekstra keras. Mereka tak hanya bertahan hidup di luar, tetapi juga harus menyuplai dana demi memastikan anggota keluarganya tetap “aman” di dalam rutan.

Kesaksian Keluarga: Tekanan Ekonomi dan Ancaman Nyata

Para keluarga, mayoritas berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, mengaku tidak memiliki pilihan selain mengikuti tuntutan tersebut. Rasa takut terhadap kondisi kerabat mereka di dalam rutan menjadi tekanan utama.

“Kami benar-benar bingung, Bang. Sudah dapat musibah suami ditahan, penghasilan putus total. Eh di dalam malah dimintai uang terus-menerus. Kadang tiap 2 atau 3 hari sekali minta Rp300 ribu sampai Rp500 ribu. Kami sampai harus berhutang sana-sini. Harusnya fasilitas dasar itu tanggung jawab negara, kenapa kami yang disuruh bayar terus?” ungkap salah satu pengunjung asal Lampung Selatan dengan suara bergetar.

Ancaman pun disebut nyata. Warga binaan yang tidak mampu membayar dikabarkan akan diperlakukan tidak layak—mulai dari dikucilkan, ditempatkan di kamar yang tidak manusiawi, hingga hanya mendapatkan air keran dan makanan yang tidak sesuai standar.

“Sangat kejam! Ini sama saja penyiksaan perlahan, fisik maupun mental. Mereka sudah dihukum, kenapa harus dipersulit hidupnya?” tambah kerabat lainnya dengan emosi.

ASWIN Lampung: Pungli Rutan Bandar Lampung Disebut Kejahatan Terstruktur

Bendahara Asosiasi Wartawan Internasional (Aswin) Lampung, Abdul Malik, mengecam keras dugaan praktik ini. Ia menilai kasus ini bukan persoalan baru, melainkan masalah lama yang dibiarkan tanpa penyelesaian tegas.

“Saya geram sekali. Ini sudah bukan rahasia umum, banyak mantan napi pun pernah mengalaminya. Kemana Kemenkumham Lampung? Pura-pura tidak tahu? Atau ada aliran dana haram yang dinikmati oknum sehingga dibiarkan berjalan?” tegas Malik.

“Memeras orang yang sedang dibina adalah dosa besar. Kalau tidak mampu bayar, apa harus dibiarkan mati kelaparan? Aswin Lampung tidak akan tinggal diam. Jika tidak ada tindakan tegas minggu ini juga, kami akan bawa kasus ini sampai ke pusat, bahkan melapor langsung ke Presiden Prabowo Subianto dan pimpinan Kemenkumham RI,” timpalnya.

Desakan Tindakan Tegas: Publik Menunggu Langkah Nyata

Sorotan publik kini mengarah pada Kementerian Hukum dan HAM untuk segera bertindak. Masyarakat menuntut langkah konkret, transparan, dan berkeadilan guna mengusut tuntas dugaan pungli yang mencoreng wajah penegakan hukum.

“Jika terbukti ada praktik pungli di Rutan Kelas I Bandar Lampung, kami harap pimpinan berani bertindak tegas dan memproses hukum oknum yang bersalah tanpa pandang bulu,” tukasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, belum memberikan konfirmasi. Pesan yang dikirim melalui WhatsApp belum mendapat tanggapan, meski status terpantau aktif.*


 

Berita ini dikutip dari wartahukum.com

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Euis Novana, SH
  • Sumber: Warta hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Gagalkan Penyelundupan 2,9 Ton Daging Celeng Ilegal asal Lampung Tengah di Pelabuhan Merak

    Petugas Gagalkan Penyelundupan 2,9 Ton Daging Celeng Ilegal asal Lampung Tengah di Pelabuhan Merak

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Serang, INC MEDIA – Upaya penyelundupan 2,9 ton daging celeng (babi hutan) ilegal berhasil digagalkan oleh petugas Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Banten di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Rabu (7/5/2025). Daging tanpa dokumen kesehatan ini diselundupkan dari Lampung Tengah dan hendak dikirim ke Palangkaraya. “Penangkapan dilakukan terhadap lalu lintas daging babi hutan atau […]

  • Perlindungan Anak Lampung: Menteri PPPA Soroti Pengasuhan Digital, Kasus Kekerasan di Lampung Selatan Jadi Alarm Penegakan Hukum

    Perlindungan Anak Lampung: Menteri PPPA Soroti Pengasuhan Digital, Kasus Kekerasan di Lampung Selatan Jadi Alarm Penegakan Hukum

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Komitmen Perlindungan Anak Lampung Diuji oleh Deretan Kasus yang Masih Bergulir BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA – Perlindungan Anak Lampung menjadi perhatian nasional setelah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, bersama Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmen memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak hingga ke tingkat desa. Namun, komitmen tersebut kini diuji oleh […]

  • Bantuan Kursi Roda Warnai Kunjungan Humanis Pemerintah Kemiling kepada Warga Sakit

    Bantuan Kursi Roda Warnai Kunjungan Humanis Pemerintah Kemiling kepada Warga Sakit

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Karim Saputra
    • 0Komentar

    Pemerintah dan Tenaga Kesehatan Hadir Langsung untuk Warga Bandar Lampung, INC MEDIA — bantuan kursi roda menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat dalam kunjungan sosial yang dilakukan di RT 04 Gang Waluh 10, Kelurahan Kemiling Raya, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Kecamatan Kemiling, Kelurahan Kemiling Raya, serta tenaga kesehatan […]

  • Kapolda Aceh Hadiri Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

    Kapolda Aceh Hadiri Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Helmy
    • 0Komentar

    Banda Aceh, INC MEDIA — Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan bersama masyarakat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin malam, 24 Agustus 2026. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 […]

  • Polri Siapkan Generasi Emas Indonesia, 297 Siswa Resmi Huni SMA Kemala Taruna Bhayangkara Berstandar Internasional

    Polri Siapkan Generasi Emas Indonesia, 297 Siswa Resmi Huni SMA Kemala Taruna Bhayangkara Berstandar Internasional

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Wahidin
    • 0Komentar

    Bogor – INC MEDIA Sekolah Unggulan Polri resmi memasuki babak baru dalam pengembangan pendidikan nasional. Sebanyak 297 siswa dari berbagai provinsi di Indonesia mulai menempati asrama dan mengikuti proses pembelajaran di SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB), sekolah berasrama bertaraf internasional yang diinisiasi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Program ini menjadi wujud nyata […]

  • Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU Wonosobo Disorot Publik, Warga Desak Aparat dan Pertamina Bertindak

    Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU Wonosobo Disorot Publik, Warga Desak Aparat dan Pertamina Bertindak

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Keluhan Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Memicu Perhatian Publik Wonosobo, Tanggamus, INC MEDIA – Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi menjadi sorotan masyarakat setelah beredar unggahan di media sosial yang memperlihatkan aktivitas pengisian bahan bakar menggunakan jeriken di sebuah SPBU yang disebut berada di Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Informasi tersebut memicu berbagai tanggapan dari masyarakat yang mendesak […]

expand_less