Breaking News
light_mode

Prof. Zainal Abidin Mochtar Tegaskan SKPI Aries Sandi Sah dan Diakui Negara di Persidangan MK

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
  • print Cetak

Jakarta (INC Media) — Dalam persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi pada Jumat (7/2/2025), Prof. Zainal Abidin Mochtar, seorang ahli hukum terkemuka, menegaskan bahwa Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) milik Aries Sandi Darma Putra telah sah dan diakui oleh negara. Hal ini disampaikan Prof. Zainal sebagai keterangan ahli dalam sidang yang menguji validitas dokumen tersebut.

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Prof. Zainal menjelaskan bahwa SKPI yang dimiliki Aries Sandi telah digunakan berulang kali dalam pencalonan Pilkada dan Pileg, serta telah melalui verifikasi faktual.

“SKPI ini sudah dipakai dalam proses pencalonan berbagai pemilu, mulai dari Pilkada hingga Pileg, yang artinya sudah ada pengakuan dari negara bahwa dokumen tersebut sah,” ujar Prof. Zainal.

BACA JUGA : Inovasi Mahasiswa KKN UNILA Ubah Limbah Kulit Jagung Menjadi Peluang Usaha di Desa Canggu

Pada kesempatan tersebut, Prof. Zainal menambahkan bahwa sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan keputusan Mahkamah Konstitusi, SKPI dapat digunakan sebagai salah satu syarat pencalonan dalam pemilu.

 “Secara hukum, SKPI dianggap setara dengan ijazah dalam syarat pencalonan, dan peraturan serta putusan MK sudah menegaskan hal tersebut,” tegasnya.

BACA JUGA : Tingkatkan Kinerja: Kecamatan Pagelaran Utara Gelar Rapat Monev Bahas Program Strategis dan Permasalahan Infrastruktur

Terkait dengan tuduhan keabsahan SKPI, Prof. Zainal mengingatkan bahwa dalam hukum administrasi negara, ada asas praduga keabsahan.

“Prinsip hukum mengasumsikan bahwa setiap dokumen yang dikeluarkan oleh negara dianggap sah sampai ada bukti yang membuktikan sebaliknya,” jelasnya.

Selain itu, Prof. Zainal menegaskan bahwa pembatalan dokumen negara hanya dapat dilakukan melalui dua mekanisme: oleh lembaga yang mengeluarkan dokumen tersebut atau melalui putusan pengadilan yang berwenang.

“Sampai saat ini, belum ada pembatalan SKPI ini, baik oleh lembaga yang mengeluarkannya maupun oleh pengadilan,” tambahnya.

Prof. Zainal juga menjelaskan mekanisme penerbitan SKPI berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 29 Tahun 2010, yang menyebutkan adanya pengecualian dalam hal kehilangan ijazah dan prosedur penggantian yang berbeda dari penggantian biasa.

Sidang pembuktian dalam PHPU Pesawaran masih berlanjut, dengan sidang selanjutnya dijadwalkan pada Senin, 17 Februari 2025. (Red)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Irigasi Paving Block Dimulai, P3A Optimistis Pasokan Air Sawah di Giri Tunggal Meningkat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pembangunan Irigasi Paving Block Masuki Tahap Pencetakan Brikes PRINGSEWU, INC MEDIA – Pembangunan irigasi paving block di Pekon Giri Tunggal, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, kini memasuki tahap awal berupa pencetakan brikes sebagai material utama konstruksi. Proyek yang diharapkan mampu meningkatkan distribusi air ke lahan pertanian tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para petani […]

  • Pemko Langsa Umumkan Pemenang Pawai Alegoris HUT ke-81 Kemerdekaan RI

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kota Langsa, INC MEDIA – Pawai Alegoris dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Langsa berakhir dengan penyerahan penghargaan kepada para peserta terbaik. Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyerahkan piala, piagam, serta uang pembinaan kepada para pemenang, Rabu (19/8/2026). Pawai Alegoris Jadi Ruang Kreativitas Pelajar Penyerahan […]

  • Ketua DPD BPDI Pesawaran Minta Tindak Tegas ASN yang Terbukti Melanggar Aturan 

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Menjelang  Pilkada 2024, pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) kian masif, bahkan terang-terangan dipertontonkan kepada publik. Kondisi itu dikhawatirkan mengancam profesionalisme kerja aparatur dalam melayani publik, selain mobilisasi sumber daya birokrasi untuk pemenangan kandidat tertentu. Sesuai dengan peraturan ASN, Sebaiknya  bertindak untuk menjaga Netralitas dalam Pilkada 2024 yang masuki masa kampanye, […]

  • Cepat Tanggap! Dinas Sosial Tubaba Gerak Kilat Aktifkan BPJS Pasien Sakit Parah

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Tubaba, INC MEDIA – Dinas Sosial Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali membuktikan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Kali ini, respons cepat mereka berhasil mengaktifkan BPJS seorang pasien sakit parah dari Tiyuh Gunung Katun Malay, Kecamatan Tulang Bawang Udik, yang sebelumnya harus menjalani perawatan dengan biaya umum. Sebelum mendapatkan bantuan, keluarga pasien […]

  • Kematian Pasien Diduga Akibat Penolakan IGD: Peringatan Keras untuk Seluruh Rumah Sakit di Indonesia

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Padang, INC MEDIA — Peristiwa tragis menimpa seorang warga Padang bernama Desi Erianti, yang dilaporkan meninggal dunia setelah diduga ditolak mendapatkan layanan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Rasyidin Padang, Sabtu (31/5/2025). Kasus ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan menjadi sorotan publik, sekaligus peringatan keras bagi seluruh rumah sakit di Indonesia agar tidak […]

  • Dampak AI Pers: Diskusi FGD 2026 Soroti Etika, Verifikasi, dan Masa Depan Jurnalisme

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA – Dampak AI pers menjadi sorotan utama dalam Focus Group Discussion (FGD) 2026 bertema “Dampak Kecerdasan Buatan terhadap Kebebasan Pers dan Media” yang digelar di Bandar Lampung, Selasa (5/5/2026). Forum ini mengupas secara mendalam bagaimana teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah wajah jurnalistik, terutama dalam aspek verifikasi informasi dan kebebasan pers. […]

expand_less