Lampung Selatan, INC MEDIA – Media sosial kembali diramaikan dengan keluhan masyarakat terkait penegakan hukum di wilayah Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Sebuah unggahan viral dari akun atas nama Riski Andrean menyoroti lemahnya kinerja Polsek Tanjung Bintang dalam memberantas peredaran narkoba. Dalam postingan yang diunggah pada 9 dan 29 April 2025, Riski mengklaim telah menyampaikan informasi penting kepada pihak kepolisian mengenai keberadaan bandar dan kurir narkoba, namun tidak melihat adanya tindakan konkret. Ia bahkan menuding oknum aparat menerima suap dari para pelaku kejahatan narkotika.

Foto Dok. INC MEDIA: Download INC PAY di google play untuk kemudahan transaksi Anda

Unggahan tersebut memicu gelombang reaksi dari masyarakat di dunia maya. Sejumlah foto dan video yang memperlihatkan dugaan pelaku narkoba turut dibagikan, memperkuat keresahan warga atas kondisi keamanan di lingkungan mereka. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian terkait tuduhan tersebut.

Dok. Foto Screenshot: komentar netizen dimedia sosial Facebook , Rabu (30-4-2025).

Tak berhenti sampai di situ, sejumlah komentar lain bermunculan menyoroti kejahatan lain yang kini semakin meresahkan, seperti judi online dan pencurian. Muha Nas, salah satu pengguna media sosial, mendesak aparat untuk segera menangkap pelaku demi mencegah kejahatan meluas hingga ke lingkungan sekolah.

“Waduh.. kl emang bener, harus segera ditangkap, buat memutus rantai. Krn nanti sasaran selanjutnya bisa anak2 sekolah” tulis akun atas nama Muha Nas dalam komentarnya.

BACA JUGA : Polda Lampung : Satu Buronan Narkoba yang Kabur Ditangkap di Aceh

Zakeyn El-fatih bahkan menyinggung keterkaitan antara judi slot dan meningkatnya kasus pencurian.

Di tengah riuhnya kritik, Mustofa Tri Rumanto dalam komentarnya mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, sementara Ferdinand Madrim menilai perlunya klarifikasi sebelum menyimpulkan tingkat bahaya situasi yang ada. Meski demikian, keresahan publik tetap menguat, menandakan hilangnya kepercayaan terhadap efektivitas penegakan hukum di daerah tersebut.

BACA JUGA : Rosan Roeslani Perangi Premanisme Ormas: BYD hingga Vinfast Jadi Korban, Polri Turun Tangan!

Situasi ini menjadi alarm keras bagi aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah nyata. Warga mendesak agar kepolisian segera bertindak, memproses laporan yang telah diberikan, dan memulihkan rasa aman yang kini kian memudar di Tanjung Bintang.

(Hrs/red)