Fachruddin Layak Gubernur Lampung, Dinilai Berintegritas dan Bijaksana
- account_circle Redaksi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

LAMPUNG, INC MEDIA — Fachruddin Layak Gubernur Lampung menjadi perbincangan di berbagai kalangan menjelang dinamika politik menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Lampung periode 2029–2034. Sejumlah tokoh masyarakat, pengamat, hingga kalangan media mulai menilai sosok Fachruddin sebagai figur yang memiliki karakter kepemimpinan kuat, berintegritas, serta dinilai mampu merangkul berbagai elemen masyarakat di provinsi tersebut.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah narasumber di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung menyebutkan bahwa nama Fachruddin mulai banyak disebut sebagai salah satu figur potensial dalam kontestasi politik daerah mendatang. Penilaian tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan didasarkan pada rekam jejak, karakter pribadi, serta kedekatannya dengan masyarakat.
Dukungan Muncul dari Berbagai Kalangan
Menanggapi dinamika tersebut, Pemimpin Redaksi Camera Nasional, Murtadho, menyampaikan pandangannya kepada sejumlah wartawan pada Kamis (12/03/2026), usai acara buka puasa bersama di kediamannya di Negeri Sakti, Kabupaten Pesawaran.
Dalam pernyataannya, Murtadho menilai bahwa Fachruddin Layak Gubernur Lampung jika melihat rekam jejak, karakter kepemimpinan, serta nilai-nilai moral yang melekat pada dirinya.
“Jika ditinjau dari bobot, bibit dan bebet yang berdiri tegak di atas sifat-sifat Nabi Muhammad SAW yang diberi julukan atau gelar istimewa ulul azmi yaitu siddik, fatonah, amanah dan tabligh maka Fachruddin sangat layak menjadi Gubernur Provinsi Lampung periode tahun 2029 – 2034,” kata Murtadho.
Menurutnya, kepemimpinan yang berlandaskan nilai kejujuran, kecerdasan, tanggung jawab, dan kemampuan menyampaikan kebenaran merupakan modal penting dalam memimpin daerah sebesar Provinsi Lampung.
Sosok Bijaksana dan Dekat dengan Masyarakat
Bagi sebagian masyarakat yang mengenalnya, Fachruddin dikenal sebagai pribadi yang sederhana, bijaksana, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Ia juga dinilai mampu bersikap tenang dalam menghadapi berbagai persoalan serta terbuka terhadap aspirasi masyarakat.
Beberapa tokoh masyarakat bahkan menilai bahwa karakter kepemimpinan yang dimiliki Fachruddin mencerminkan sosok pemimpin yang tidak hanya berpikir tentang pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan moral, sosial, dan kesejahteraan masyarakat.
Lampung sendiri terdiri dari 13 kabupaten dan dua kota, yakni Lampung Utara, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Way Kanan, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Timur, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Pesisir Barat, Mesuji, Lampung Barat, serta Kota Bandar Lampung dan Kota Metro. Dengan wilayah yang luas dan masyarakat yang beragam, kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen dinilai menjadi kebutuhan penting bagi masa depan daerah.
Komitmen Fachruddin untuk Masyarakat Lampung
Saat dimintai tanggapan terkait pernyataan tersebut, Fachruddin memilih merespons secara tenang. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memberikan kontribusi bagi masyarakat, bukan sekadar mengejar jabatan politik.
“Saya yakin jika dinilai dari karakter dan sifat yang ada pada diri saya tidak menutup kemungkinan bisa jadi Gubernur Provinsi Lampung tahun 2029 – 2034 dan mampu untuk mengelola sekaligus mengangkat harkat dan martabat masyarakat Provinsi Lampung di mata Indonesia dan dunia,” kata Fachruddin penuh semangat.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa semua keputusan tetap berada di tangan masyarakat serta kehendak Tuhan.
“Yang penting saya tanamkan niat, berjuang dan berdoa untuk membangun masyarakat Provinsi Lampung bukan untuk kepentingan pribadi melainkan untuk kepentingan masyarakat Lampung khususnya dan kepentingan bangsa, negara dan agama pada umumnya,” ujar Fachruddin.
Ia juga menambahkan bahwa jika suatu saat mendapat amanah memimpin daerah, hal pertama yang ingin ia lakukan adalah berbagi kebahagiaan dengan keluarga serta masyarakat yang membutuhkan.
“Kalaupun saya terpilih selaku Gubernur Lampung maka untuk pertama kali saya harus membahagiakan anak dan istri saya sekaligus bersamaan dengan para yatim piatu fakir dan miskin,” kata Fachruddin.
Menurutnya, seorang pemimpin harus berdiri tegak di atas aturan hukum dan nilai-nilai moral yang kuat.
“Yang jelas saya harus tegak di atas peraturan perundang undangan hukum yang berlaku serta tidak memutar balikan dalil,” pungkasnya.
Di tengah dinamika politik yang terus berkembang, munculnya figur-figur yang dinilai memiliki integritas, kepedulian sosial, serta visi pembangunan yang jelas menjadi harapan banyak pihak bagi masa depan Provinsi Lampung.
(Tim Liputan)
- Penulis: Redaksi
- Editor: Resmi Januari, SH



