Bupati Pringsewu Antusias Ikuti Magelang Retreat 2025, Bahas Sinergi Pusat dan Daerah
- account_circle Haris Efendi
- calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
- print Cetak

Magelang (incmedia.site) – Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, dengan penuh antusias menghadiri hari keenam Magelang Retreat 2025 yang berlangsung di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Acara bergengsi ini menjadi ajang strategis bagi para kepala daerah untuk berdiskusi langsung dengan pemerintah pusat mengenai arah kebijakan nasional.
Pada sesi ini, Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, menyampaikan pemaparan tentang kebijakan nasional yang menjadi fokus utama diskusi. Sejak pagi, berbagai materi strategis telah dipaparkan oleh pejabat tinggi negara. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, serta Kepala Badan Haji, Irfan Yusuf Hasyim, membuka sesi dengan membahas kebijakan kebudayaan dan penyelenggaraan ibadah haji.
BACA JUGA : Mendorong Kemandirian Ekonomi: Perempuan Pringsewu Didorong Berwirausaha untuk Pembangunan Daerah
Selanjutnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming memberikan gambaran arah kebijakan nasional guna memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, serta Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Haikal Hasan, turut hadir untuk menyoroti pentingnya perlindungan HAM serta implementasi kebijakan produk halal di Indonesia.
Bupati Pringsewu: Forum Strategis untuk Kepala Daerah
Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, menilai bahwa kehadiran para pemateri dalam Magelang Retreat 2025 sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah.
“Magelang Retreat 2025 menjadi wadah penting bagi kepala daerah untuk memahami secara langsung arah kebijakan nasional dan berdiskusi dengan pemerintah pusat. Pemaparan dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming sangat jelas dan memberikan arahan konkret bagi kami di daerah,” ujar Riyanto.
BACA JUGA : Disdikbud Lampung Tegaskan Pendidikan Berkarakter dan Anti Pungli dalam Kunjungan ke Lampung Utara
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan yang disampaikan dalam forum ini akan menjadi referensi utama dalam menyusun program kerja di Kabupaten Pringsewu.
“Kami akan menindaklanjuti poin-poin strategis yang relevan dengan kondisi di daerah kami, sehingga kebijakan pusat dapat terimplementasi secara efektif di tingkat daerah,” tambahnya.
Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan
Magelang Retreat 2025 menjadi momentum penting bagi kepala daerah untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat. Dengan pemaparan yang komprehensif dari berbagai pemangku kebijakan, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat dalam mendorong pembangunan merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Acara ini tidak hanya memberikan wawasan strategis, tetapi juga membuka peluang bagi daerah untuk lebih aktif dalam menyelaraskan program dengan kebijakan nasional, demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.(*)
- Penulis: Haris Efendi



