Breaking News

Amelia Nanda Sari Resmikan Pembangunan Gedung Baru Pondok Pesantren Arroudhotul Wahida

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
  • print Cetak

Lampung Selatan (INC Media) — Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Amelia Nanda Sari, S.H., M.H., resmi meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Baru Ruang Kelas dan Asmara Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Arroudhotul Wahida Jln. Sultan Pesirah Lappung Dusun V B Jati Sari, Desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Kabupeten Lampung Selatan, Minggu (2/2/2025). 

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Amel menegaskan, Pendidikan menjadi pilar utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Ia juga mengungkapkan bahwa alokasi anggaran 20% dari APBN maupun APBD untuk pendidikan harus dimanfaatkan secara maksimal demi kemajuan generasi muda. Menurutnya, pendidikan bukan hanya tentang ilmu akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak yang baik.

” Kita harus memastikan bahwa Lampung Selatan memiliki SDM unggul. Salah satu caranya adalah dengan mendorong pertumbuhan sekolah, baik swasta maupun pondok pesantren, agar semua anak mendapatkan akses pendidikan yang layak,” Jelas Amel.

BACA JUGA : Mayat Pemulung Ditemukan Tewas Tersengat Listrik di Bengkel Las di Lampung Selatan

Politisi Partai Gerinda ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersinergi dalam mendukung pendidikan berbasis keagamaan seperti yang dijalankan oleh Pondok Pesantren Arroudhotul Wahida.

Dok. Foto INC Media: sesi Foto bersama pada acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung baru Ruang kelas Dan Asrama Ponpes Arroudhotul Wahida

” Saya berharap, dengan adanya peletakan batu pertama ini, para santri semakin semangat dalam menimba ilmu, dan masyarakat juga turut berperan aktif dalam memaksimalkan pembangunan pondok ini,” tambahnya.

Dukungan Pemerintah Desa

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Desa (Pemdes) Jatimulyo. Sekretaris Desa, Anton, menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan pondok pesantren dalam berbagai aspek.

” Kami dari pemerintah desa tentu ikut mendukung segala bentuk kegiatan di Pondok Pesantren Arroudhotul Wahida, baik dari segi fisik maupun kegiatan keagamaan,” ujar Anton.

BACA JUGA : Konflik Tanah dan Pembangunan Lapangan Bola Voli di Desa Way Hui Memanas, GRIB Lampung Dukung langkah Hukum 

Ia juga menegaskan bahwa koordinasi antara pondok pesantren dengan pemerintah desa hingga saat ini berjalan dengan baik.

” Kami sering menjalin silaturahmi, baik dengan aparatur desa, RT, maupun masyarakat sekitar. Harapan kami, pondok ini terus berkembang dan menjadi pusat pendidikan agama yang berkualitas,” lanjutnya.

Sejarah Berdirinya Ponpes Arroudhotul Wahida

Pondok Pesantren Arroudhotul Wahida didirikan oleh Abi Hasan Basri pada tahun 2013 dengan dana awal hanya lima juta rupiah. Awalnya, dana tersebut direncanakan untuk pengurusan izin klinik, namun akhirnya dialokasikan untuk membangun pondokan asrama kecil beserta kolam ikan untuk budidaya lele.

” Sejak awal, saya ingin pondok ini memiliki kemandirian. Maka, kami mulai dengan budidaya lele. Alhamdulillah, kini berkembang dengan berbagai life skill seperti otomotif, gulung dinamo, jahit menjahit, dan budidaya anggur,” ungkap Abi Hasan Basri.

Meski mengalami banyak tantangan, pondok ini tetap bertahan berkat usaha mandiri dan bantuan dari para donatur. Saat ini, pondok juga memiliki pabrik tahu sebagai salah satu sumber pendanaan.

Abi Hasan berharap kelak masa yang akan datang santri-santrinya bisa mandiri dan menggapai cita cita, serta menjadi pribadi yang mandiri dan unggul serta bermanfaat.

“Harapan saya, Pondok ini bisa menciptakan santri yang kreatif, terampil, mandiri, dan kaffah adalah visi utama pondok pesantren ini,” tutup Abi Hasan Basri.

Peletakan batu pertama ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk aparatur desa dan tokoh agama setempat. Kehadiran Anggota DPRD Lampung Selatan, Amelia Nanda Sari, S.H., M.H., menjadi dorongan semangat bagi santri dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik.(Redaksi)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paksa Gadis 9 Tahun, Pria Hidung Belang di bekuk Satreskrim Polres Pesawaran

    Paksa Gadis 9 Tahun, Pria Hidung Belang di bekuk Satreskrim Polres Pesawaran

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Polres Pesawaran, Polda Lampung, Unit PPA Satreskrim Polres Pesawaran berhasil mengamankan Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan atau Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur. Pelaku diketahui berinisial S (44), yang merupakan warga Desa Pejambon, Kec. Negeri Katon Kab. Pesawaran. Pria hidung belang tersebut terpaksa mendekam di jeruji besi Polres Pesawaran lantaran aksi bejatnya merudapaksa […]

  • Terseret Skandal Korupsi, Bendahara P2KB Tubaba Resmi Jadi Tersangka

    Terseret Skandal Korupsi, Bendahara P2KB Tubaba Resmi Jadi Tersangka

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, INC MEDIA – Skandal korupsi yang mengguncang Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali memanas. Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat resmi menetapkan satu tersangka baru terkait penyalahgunaan anggaran tahun 2021 hingga 2022. Pada Rabu (16/4/2025), Kepala Kejaksaan Negeri Tubaba, Mochamad Iqbal, S.H., M.H., melalui Kasi Pidsus Gita […]

  • Warga Pekon Kemilin Gerak Cepat Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Pringsewu Diminta Turun Tangan

    Warga Pekon Kemilin Gerak Cepat Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Pringsewu Diminta Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pringsewu (Incmedia.site) – Jalan rusak di Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, telah menjadi keluhan warga selama bertahun-tahun. Sayangnya, hingga kini belum ada langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk memperbaikinya. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Pekon Kemilin semakin mendesak perbaikan jalan yang semakin parah, terutama karena jalur tersebut digunakan untuk mudik dan aktivitas sehari-hari. […]

  • Heboh! Diduga Pemkab Pesawaran Bagi-bagi Amplop Bergambar Calon Bupati Pesawaran 

    Heboh! Diduga Pemkab Pesawaran Bagi-bagi Amplop Bergambar Calon Bupati Pesawaran 

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Kegiatan Ziarah religius yang diadakan oleh Pemerintah Daerah kabupaten (Pemkab) Pesawaran menuai perhatian masyarakat dan kritik dari berbagai Kalangan, pasalnya muncul dugaan adanya kampanye terselubung oleh salah satu calon Bupati Pesawaran, Nanda Indira. Kegiatan yang seharusnya murni bernuansa religius tersebut diduga disusupi dengan kepentingan politik dengan pembagian amplop bergambar Calon Bupati […]

  • Polda Lampung Siap Kawal Suksesnya WSL Krui Pro 2025, 302 Peselancar Dunia Ramaikan Pesisir Barat

    Polda Lampung Siap Kawal Suksesnya WSL Krui Pro 2025, 302 Peselancar Dunia Ramaikan Pesisir Barat

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesisir Barat, INC MEDIA – Ajang internasional bergengsi World Surfing League (WSL) Krui Pro 2025 resmi dibuka hari ini, Selasa (10/6/25), di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Polda Lampung menyatakan kesiapannya untuk mengamankan dan mendukung penuh kesuksesan penyelenggaraan event olahraga selancar kelas dunia ini. Pembukaan acara berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai […]

  • Perdamaian Diuji, Badan Kehormatan dan PKS Didesak Evaluasi Etik Anggota DPRD Lampung Selatan

    Perdamaian Diuji, Badan Kehormatan dan PKS Didesak Evaluasi Etik Anggota DPRD Lampung Selatan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Perdamaian Diuji dalam sengketa batas lahan antara Suinah dan anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari PKS, Imam Rohadi. Meski Surat Pernyataan Perdamaian diteken pada 1 November 2025, realisasi pembongkaran pagar yang menjadi inti kesepakatan belum sepenuhnya terlaksana hingga pertengahan Februari 2026. Situasi ini memantik perhatian publik dan memunculkan pertanyaan tentang […]

expand_less