Breaking News

1.604 Aduan THR Masuk ke Kemnaker, Menaker: Perusahaan Bisa Kena Sanksi Berat!

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
  • print Cetak
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Jakarta, INC MEDIA – Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerima 1.604 aduan terkait pembayaran THR. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengungkapkan bahwa laporan tersebut mencakup konsultasi dan dugaan pelanggaran oleh perusahaan.

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

“Kami sudah menindaklanjuti sekitar 60 persen laporan. Namun, masih ada 127 pengaduan yang sedang kami verifikasi lebih lanjut,” ujar Yassierli saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (28/3/2025).

BACA JUGA : Dalang Pembunuhan Wartawan dan Keluarga Divonis Seumur Hidup, Dua Eksekutor Juga Dihukum Berat

Menaker menegaskan bahwa pembayaran THR adalah kewajiban yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (Permen) Nomor 6 Tahun 2016.

“THR bukan sekadar tradisi, tapi hak pekerja yang wajib dipenuhi oleh perusahaan. Kami optimis perusahaan akan mematuhinya,” tegasnya.

Dia juga memastikan bahwa pada tahun lalu semua pengaduan yang masuk telah diproses dan sebagian besar terselesaikan. Jika ada kasus yang belum tuntas, pihaknya siap membawa ke jalur hukum.

Lebih lanjut, Yassierli memperingatkan perusahaan agar tidak abai dalam memenuhi kewajibannya. Sanksi tegas, termasuk penghentian operasional, bisa diberlakukan bagi perusahaan yang tetap membandel.

“Kami tidak segan menjatuhkan sanksi berat, termasuk evaluasi izin usaha, bagi perusahaan yang tidak membayar THR pekerjanya,” tandasnya.

BACA JUGA : KPK Bantah Penyidik Cuti, Ini Alasan Febri Diansyah Batal Diperiksa

Pernyataan ini sekaligus menanggapi keluhan pegawai RSUP dr. Sardjito, yang melaporkan pemotongan THR hingga 30 persen. Kemnaker berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut sesuai regulasi yang berlaku.**

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPBU 24.353.150 Gading Rejo Diduga Terlibat Mafia Pengepul Solar Subsidi, Masyarakat Kecewa Tak Kebagian BBM

    SPBU 24.353.150 Gading Rejo Diduga Terlibat Mafia Pengepul Solar Subsidi, Masyarakat Kecewa Tak Kebagian BBM

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pringsewu (INC Media) — Masyarakat Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, tengah dihebohkan dengan dugaan keterlibatan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.353.150 dalam praktik penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kepada mafia pengepul. Dugaan ini mencuat setelah banyaknya keluhan dari konsumen yang kesulitan mendapatkan solar di SPBU tersebut, di tengah maraknya video yang beredar […]

  • Kapolda Lampung Tegaskan Netralitas Polri Harga Mati, Demokrasi Harus Tetap Terjaga

    Kapolda Lampung Tegaskan Netralitas Polri Harga Mati, Demokrasi Harus Tetap Terjaga

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, INC Media – Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menegaskan bahwa netralitas Polri dalam menyongsong Pilkada Serentak 2024 adalah prinsip yang tidak bisa ditawar. Komitmen ini selaras dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya menjaga profesionalitas Polri di tengah dinamika proses demokrasi. “Kami tidak akan terlibat dalam politik praktis. Tugas kami […]

  • PT Haida Biotechnology Indonesia Resmikan pabrik baru di Tanjung Bintang 

    PT Haida Biotechnology Indonesia Resmikan pabrik baru di Tanjung Bintang 

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan (INC Media) — PT Haida Biotechnology Indonesia resmi membuka pabrik baru di Kabupaten Lampung Selatan, acara grand opening ceremony tersebut digelar pada, Sabtu (18/1/2025). Dilansir dari Poultry Indonesia, dengan investasi sebesar Rp 350 miliar. CMO Haida Group, Ir. A. Bagus Pekik H, S.Pt, IPU Asean Eng mengungkapkan bahwa pabrik terbaru ini dilengkapi dengan […]

  • Lambat Tanggap, Kades Purwodadi Disorot Warga Gegara Shelter Anjing Ilegal

    Lambat Tanggap, Kades Purwodadi Disorot Warga Gegara Shelter Anjing Ilegal

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Aksi protes warga mewarnai Dusun V, Desa Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, pada selasa (3/6/2025). Ratusan warga menuntut penutupan tempat penampungan anjing (shelter) ilegal di Purwodadi yang dianggap meresahkan dan mengganggu ketertiban lingkungan. Aksi tersebut sebagai bentuk protes karena Pemerintah desa dianggap lamban dalam merespon keluhan masyarakat. Diketahui […]

  • Istri Luka Parah Dihantam Sapu, Seorang Pria di Pringsewu Ditangkap atas Dugaan KDRT

    Istri Luka Parah Dihantam Sapu, Seorang Pria di Pringsewu Ditangkap atas Dugaan KDRT

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pringsewu, INC MEDIA — Peristiwa memilukan kembali terjadi di Kabupaten Pringsewu. Seorang pria berinisial S (57), warga Pekon Kediri, Kecamatan Gadingrejo, harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya sendiri, AF (28). Penangkapan dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pringsewu pada Selasa, 1 Juli 2025 sekitar […]

  • Heboh! Oknum Kepala Dusun di Lampung Selatan Tertangkap Video Pakai Sabu, Warga Desak Polisi Tangkap Segera!

    Heboh! Oknum Kepala Dusun di Lampung Selatan Tertangkap Video Pakai Sabu, Warga Desak Polisi Tangkap Segera!

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan (INC Media) — Salah satu Oknum Kepala Dusun (Kadus) Desa Malang Sari, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu.  Dugaan ini mencuat, setelah sebuah rekaman video yang memperlihatkan Oknum Kadus berinisial “T” sedang menggunakan narkotika jenis sabu diterima oleh Media ini, dari sumber anonim yang enggan disebutkan namanya. […]

expand_less